D.0053 Disorganisasi Perilaku Bayi.

D.0053 Disorganisasi Perilaku Bayi.

 124 total views

 124 total views D.0053 Disorganisasi Perilaku Bayi.   Definisi : Disentegrasi respon fisiologis dan neurobehaviour bayi terhadap lingkungan   Penyebab Keterbatasan lingkungan fisik Ketidaktepatan sensori Kelebihan stimulasi sensorik Imaturitas sistem sensoris Prematuritas Prosedur invasi Malnutrisi Gangguan motorik Kelainan kongenital Kelainan genetik Terpapar teratogenik   Gejala dan Tanda Mayor Subjektif (tidak tersedia)   Objektif Hiperekstensi ekstemitas Jari-jari meregang atau tangan menggenggam Respon abnormal terhadap stimulus sensorik Gerakan tidak terkoordinasi   Gejala dan Tanda Minor Subjektif (tidak tersedia)   Objektif Menangis Tidak mampu menghambat respon terkejut Iritabilitas Gangguan refleks Tonus motorik berubah Tangan di wajah Gelisah Tremor Tersentak Aritmia Bradikardia atau takikardia Saturasi menurun Tidak mau menyusu Warna kulit berubah   Kindisi Klinis Terkait Hospitalisasi Prosedur invasif Prematuritas Gangguan Neurologis Gangguan pernapasan Gangguan kardiovaskuler   Tautan SDKI – SIKI : Intervensi Utama : Perawatan Bayi Intervensi Pendukung : Dukungan Tidur Edukasi Nutrisi Bayi Edukasi Orangtua: Fase Bayi Konseling Genetika Konseling Laktasi Manajemen Energi Manajemen Lingkungan Manajemen Nyeri Pemantauan Neurologis Pemantauan Nutrisi Pemantauan Tanda […]

D.0052 Risiko Konstipasi.

D.0052 Risiko Konstipasi.

 123 total views,  1 views today

 123 total views,  1 views today D.0052 Risiko Konstipasi.   Definisi : Berisiko mengalami penurunan frekuensi normal defekasi disertai kesulitan dan pengeluaran feses tidak lengkap.   Faktor Risiko Fisiologis Penurunan motilitas gastrointestinal. Pertumbuhan gigi tidak adekuat. Ketidakcukupan diet. Ketidakcukupan asupan serat. Ketidakcukupan cairan. Aganglionik (mis.penyakit Hircsprung). Kelemahan otot abdomen.   Psikologis Konfusi. Depresi. Gangguan emosional.   Situasional Perubahan kebiasaan makan (mis.jenis makanan, jadwal makan). Ketidakadekuatan toileting. Aktivitas fisik harian kurang dari yang dianjurkan. Penyalahgunaan laksatif. Efek agen farmakologis. Ketidakteraturan kebiasaan defekasi. Kebiasaan menahan dorongan defekasi. Perubahan lingkungan.   Kondisi Klinis Terkait Lesi/cedera pada medula spinalis. Spina bifida. Stroke. Sklerosis multipel. Penyakit Parkinson.  Demensia. Hiperparatiroidisme. Hipoparatiroidisme.   Tautan SDKI – SIKI Intervensi Utama : Pencegahan Konstipasi.   Intervensi Pendukung: Dukungan perawatan diri : BAB / BAK Edukasi Diet Edukasi Toilet Training …   sumber :

D.0051 Risiko Inkontinensia Urin Urgensi.

 126 total views

 126 total views D.0051 Risiko Inkontinensia Urin Urgensi. Definisi :… Beresiko mengalami pengeluaran urin yang tidak tekendali.   Faktor Risiko Efek samping obat, kopi dan alkohol Hiperrefleks destrussor Gangguan sistem saraf pusat Kerusakan kontraksi kandung kemih: relaksasi spingter tidak terkendali Ketidakefektifan kebiasaan berkemih Kapasitas kandung kemih kecil   Kondis Klinis Terkait Infeksi/tumor/batu saluran kemih dan/atau ginjal Gangguan sistem saraf pusat   sumber :

D.0050 Retensi Urin.

 139 total views,  3 views today

 139 total views,  3 views today D.0050 Retensi Urin.   Definisi :… Pengosongan kandung kemih yang tidak lengkap   Penyebab peningkatan tekanan uretra Kerusakan arklus refleks Blok springter Disfungsi neurologis (mis. trauma, penyakit saraf) Efek agen farmakologis (mis. atropine, belladonna, psikotropik, antihistamin, opiate)   Gejala dan Tanda Mayor Subjektif Sensasi penuh pada kandungan kemih Objektif disuria/anuria Distensi kandung kemih   Gejala dan Tanda Minor Subjektif Dribbling Objektif Inkontinensia berlebih Residu urin   Kondisi Klinis Terkait Benigna prostat hiperplasia Pembengkakan perineal Cedera medula spinalis Rektokel Tumor di saluran kemih   sumber :

D.0049 Konstipasi.

 139 total views,  1 views today

 139 total views,  1 views today D.0049 Konstipasi.   Definisi :… Penurunan defekasi normal yang disertai pengeluaran feses sulit dan tidak tuntas serta fases kering dan banyak   Penyebab Fisiologis Penurunan motilitas gastrointestinal Ketidakadekuatan pertumbuhan gigi Ketidakcukupan diet Ketidakcukupan asupan serat Ketidakcukupan asupan cairan Aganglionik (mis. penyakit Hircsprung) Kelemahan otot abdomen Psikologis Konfusi Depresi Gangguan emosional Situasional Perubahan kebiasaan makan (mis. jenis makanan, jadwal makan) Ketidakadekuatan toileting Aktivitas fisik harian kurang dari yang dianjurkan Penyalahgunaan laksatif Efek agen farmakologis Ketidakteraturan kebiasaan defekasi Kebiasaan menahan dorongan defekasi Perubahan lingkungan   Gejala dan Tanda Mayor Subjektif Defekasi kurang dari 2 kali seminggu Pengeluaran fases lama dan sulit Objektif Feses keras Peristalitik usus menurun   Gejala dan Tanda Minor Subjektif Mengejan saat defekasi Objektif Distensi abdomen Kelemahan umum Teraba massa pada rektal   Kondisi Klinis Terkait Lesi/cedera pada medula spinalis Spina bifida Stroke Sklerosis multipel Penyakit parkinson Demensia Hiperparatiroidisme Hipoparatiroidisme Ketidakseimbangan elektrolit Hemoroid Obesitas Pasca operasi obstruksi bowel Kehamilan Pembesaran prostat Abses rektal Fisura anorektal […]

D.0048 Kesiapan Peningkatan Eliminasi Urine

D.0048 Kesiapan Peningkatan Eliminasi Urine

 125 total views

 125 total views D.0048 Kesiapan Peningkatan Eliminasi Urin.   Definisi :… Pola fungsi sistem perkemihan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan eliminasi yang dapat ditingkatkan   Gejala dan Tanda Mayor Subjektif Mengungkapkan keinginan untuk meningkatkan eliminasi urin Objektif Jumlah urin normal Karakteristik urin normal   Gejala dan Tanda Minor Sujektif (tidak tersedia) Objektif Asupan cairan cukup   Kondisi Klinis Terkait Cedera medula spinalis Sklerosis multiple Kehamilan Trauma pelvis Pembedahan abdomen Penyakit prostat Tautan SDKI – SIKI : Kesiapan Peningkatan Eliminasi Urine Intervensi Utama :  Manajemen Elminasi Urine   Intervensi Pendukung: Dukungan Perawatan Diri: BAB/BAK Dukungan Kepatuhan Program Pengobatan Pemantauan Cairan Edukasi Toilet Training Latihan Otot Panggul Manajemen Cairan Manajemen Medikasi Manajemen Prolapsus Uten Perawatan Kateter Urine Promosi Eliminasi Urine Promosi Harga Diri Promosi Kesadaran Diri     sumber :

D.0047 Inkontinensia Urine Urgensi.

D.0047 Inkontinensia Urine Urgensi.

 126 total views

 126 total views D.0047 Inkontinensia Urine Urgensi.   Definisi :… Keluarnya urin tidak terkendali sesaat setelah keinginan yang kuat untuk berkemih (kebelet)   Penyebab Iritasi reseptor kontraksi kamdung kemih Penurunan kapasitas kandung kemih Hiperaktivasi detrusor dengan kerusakan kontraktilitas kandung kemih Efek agen farmakologis (mis. deurtik)   Gejala dan Tanda Mayor Subjektif Keinginan berkemih yang kuat disertai dengan inkontinensia Objektif (tidak tersedia)   Gejala dan Tanda Minor Subjektif (tidak tersedia) Objektif (tidak tersedia)   Kondisi Klinis Terkait Riwayat penyakit peradangan pelvis dan/atau vagina Riwayat penurunan kateter urin Infeksi kandungan kemih dan/atau uretra Gangguan neurogenik/tumor/infeksi Penyakit Parkinson Neuropati diabetikum Operasi abdomen Tautan SDKI – SIKI Inontinensia Urine Urgensi   Intervensi Utama : Latihan Berkemih Perawatan Inkontinensia Urine   Intervensi Pendukung : Dukungan Kepatuhan Program Pengobatan Manajemen Lingkungan Dukungan Perawatan Diri. BAB/BAK Dukungan Perawatan Diri: Mandi Edukasi Toilet Training Kateterisasi Urine Manajemen medikasi Pemantauan Cairan Pemberian Obat Oral Manajemen Cairan Manajemen Elminasi Urine Manajemen Inkontinensia Urine Pengontrolan Infeksi Perawatan Kateter Urine Perawatan Perineum     […]

D.0046 Inkontinensia Urin Stres.

 123 total views,  1 views today

 123 total views,  1 views today D.0046 Inkontinensia Urin Stres.   Definisi :… Kebocoran urin mendadak dan tidak dapat dikendalikan karena aktivitas yang meningkat tekanan intraabdominal   Penyebab Kelemahan intrinsik spinkter uretra Perubahan degenerasi/non degenerasi otot pelvis Kekurangan estrogen Peningkatan tekanan intraabdomen Kelemahan otot pelvis   Gejala dan Tanda Mayor Subjektif Mengeluh keluar urin <50 ml saat tekanan abdominal meningkat (mis. saat berdiri, bersin, tertawa, berlari, atau mengangkat benda berat) Objektif (tidak tersedia)   Gejala dan Tanda Minor Subjektif Pengeluaran urin tidak tuntas urgensi miksi Frekuensi berkemih meningkat Objektif Overdistensi abdomen   Kondisi Klinis Terkait Obesitas Kehamilan/melahirkan Menopose Infeksi saluran kemih Operasi abdomen Operasi prostat Penyakit Alzheimer Cedera medula spinalis   sumber :

D.0045 Inkontinensia Urin Refleks.

 126 total views,  1 views today

 126 total views,  1 views today D.0045 Inkontinensia Urin Refleks.   Definisi :… Pengeluaran urin yang tidak terkendali pada saat volume kandung kemih tertentu tercapai   Penyebab Kerusakn konduksi inplus di atas arkus refleks Kerusakan jaringan (mis. terapi radiasi)   Gejala dan Tanda Mayor Subjektif Tidak mengalami sensasi berkemih Dribbling Sering buang air kecil Hesitnacy Nokturia Enuresis   Objektif Volume residu urin meningkat   Gejala dan Tanda Minor Subjektif (tidak tersedia)   Objektif (tidak tersedia)   Kondisi Klinis Terkait Cedera/tumor/infeksi medula spinalis Cyistitis Pembedahan pelvis Sklerosis multipel Kanker kandung kemih atau pelvis Penyakit Parkinson Demensia     sumber :

D.0044 Inkontinensia Urin Berlebih.

 121 total views

 121 total views D.0044 Inkontinensia Urin Berlebih. Definisi :… pengeluaran urin tidak terkendali karena kesulitan dan tidak mampu mencapai toilet pada waktu yang tepat   Penyebab Ketidakmampuan atau penurunan mengenali tanda-tanda berkemih Penurunan tonus kandung kemih Hambatan monilitas Faktor psikologis : penurunan perhatian pada tanda-tanda keinginan berkemih (depresi, bingung, delirium) Hambatan lingkungan (toilet jauh, tempat tidur terlalu tinggi, lingkungan baru) Kehilangan sensorik dan motorik (pada geriatri) Gangguan penglihatan   Gejala dan Tanda Mayor Subjektif Mengompol sebelum mencapai atau selama usaha mencapai toilet   Objektif (tidak tersedia)   Gejala dan Tanda Minor Subjektif Mengompol di waktu pagi hari Mampu mengosongkan kandung kemih lengkap Kondisi Klinis Terkait Cedera kepala Neuropati alkoholik Penyakit Parkinson Penyakit dimielinsasi Sklerosis multipel Stroke Demensia progresif Depresi     sumber :