Fisiologis

D.0020 Diare

 154 total views,  1 views today

D.0020 Diare.

Definisi :

Pengeluaran feses yang sering, lunak dan tidak terbentuk.

 

Penyebab

Fisiologis

  1. Inflamasi gastrointestinal.
  2. Iritasi gastrointestinal.
  3. Proses infeksi.
  4. Malabsorsi.

Psikologis

  1. Kecemasan.
  2. Tinkat stres tinggi.

Situasional

  1. Terpapar kontaminan.
  2. Terpapar toksin.
  3. Penyalahgunaan laksatif.
  4. Penyalahgunaan zat.
  5. Program pengobatan (Agen tiroid, analgesik, pelunak feses, ferosultat, antasida, cimetidine dan antibiotik).
  6. Perubahan air dan makanan.
  7. Bakteri pada air.

 

Gejala dan Tanda Mayor

Subjektif

  1. (tidak tersedia).

Objektif

  1. Defekasi lebih dari tiga kali dalam 24 jam.
  2. Feses lembek atau cair.

 

Gejala dan Tanda Minor

Subjektif

  1. Urgency.
  2. Nyeri/kram abdomen.

Objektif

  1. Frekuensi peristaltik meningkat.
  2. Bising usus hiperaktif.

 

Kondisi Klinis Terkait

  1. Kanker kolon.
  2. Divericulitis.
  3. Iritasi usus.
  4. Crohn’s disease.
  5. Ulkus peptikum.
  6. Gastritis.
  7. Spasme kolon.
  8. Kolitis ulseratif.
  9. Hipertiroidisme.
  10. Demam typoid.
  11. Malaria.
  12. Sigelosis.
  13. Kolera.
  14. Disentri.
  15. Hepatitis.

Tautan SDKI – SIKI :

Intervensi Utama :

  • Manajemen Diare
  • Pemantauan Cairan

Intervensi Pendukung :

  • Dukungan Perawatan Diri: BAB/BAK
  • Dukungan Kepatuhan Program Pengobatan Pemberian Makanan Enteral
  • Edukasi Kemoterapi
  • Pemantauan Elektrolit
  • Pemberian Obat
  • Pemberian Obat Intradermal
  • Pemberian Obat Intravena
  • Pemberian Obat Oral
  • Konsultasi
  • Irigasi Kolostorni
  • Insersi Intravena
  • Manajemen Cairan
  • Manajemen Elektrolit
  • Manajemeii Eliminasi Fekal
  • Manajemen Kemoterapi
  • Manajemen Lingkungan
  • Manajemen Medikasl
  • Manajemen Nutrisi
  • Manajemen Nutrisi Parenteral
  • Pengontrolan Infeksi
  • Perawatan Kateter Sentral Perifer
  • Perawatan Perineum
  • Perawatan Selang Gastrointestinal
  • Perawatan Stoma
  • Promosi Berat Badan
  • Reduksi Ansietas
  • Terapi Intravena

 

 


sumber :  



Tautan Luaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.