![]()
![]()
D.0116 Manajemen Kesehatan Tidak Efektif
Definisi
Pola pengaturan program terapeutik dari diri sendiri yang tidak memadai untuk mengontrol atau mengatasi masalah kesehatan.
Penyebab
Fisiologis
- Gangguan kognitif — Penurunan kemampuan berpikir yang mempengaruhi pengambilan keputusan terkait kesehatan..
- Gangguan fungsional — Keterbatasan fisik yang menghambat kemampuan mengelola kesehatan..
Psikologis
- Kurangnya motivasi — Ketidaktertarikan atau keengganan untuk mengelola kesehatan secara aktif..
- Kecemasan berlebihan — Kecemasan yang mengganggu kemampuan pengambilan keputusan..
- Depresi — Kondisi psikologis yang menurunkan inisiatif dan kemampuan bertindak..
Situasional
- Kurangnya pengetahuan — Tidak memiliki informasi yang memadai tentang cara mengelola kondisi kesehatan..
- Kurangnya dukungan sosial — Minimnya bantuan dari keluarga atau orang terdekat..
- Keterbatasan akses layanan kesehatan — Kesulitan mengakses fasilitas atau tenaga kesehatan yang diperlukan..
Kondisi Klinis Terkait
- Peningkatan risiko komplikasi — Kemungkinan terjadinya komplikasi akibat manajemen kesehatan yang buruk..
- Penurunan kualitas hidup — Kondisi kesehatan yang memburuk akibat pengelolaan yang tidak tepat..
SLKI (Sistem Luaran Keperawatan Indonesia)
Luaran Utama:
Peningkatan kemampuan manajemen kesehatan — Klien mampu mengidentifikasi dan melaksanakan strategi pengelolaan kesehatan secara efektif..
Luaran Tambahan:
- Perubahan perilaku kesehatan — Klien mengadopsi kebiasaan sehat sesuai rencana pengelolaan..
- Peningkatan kemandirian — Klien mampu mengelola kondisi kesehatan secara mandiri..
SIKI (Sistem Intervensi Keperawatan Indonesia)
Manajemen Kesehatan Tidak Efektif
Intervensi Utama:
- Manajemen pengajaran — Memberikan edukasi tentang strategi pengelolaan kesehatan yang efektif..
- Manajemen kesehatan komunitas — Membantu klien mengakses sumber daya kesehatan yang tersedia..
Intervensi Pendukung:
- Dukungan keluarga — Melibatkan keluarga dalam proses pengelolaan kesehatan..
- Perubahan perilaku kesehatan — Mendorong adopsi perilaku sehat melalui pemantauan dan umpan balik..
Sumber: Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI)

Tinggalkan Balasan