![]()
![]()
D.0063 Gangguan Menelan
Definisi
Ketidakmampuan untuk melewati makanan dan/atau cairan dari mulut ke lambung.
Penyebab
- Gangguan neurologis — Kondisi seperti stroke, ALS, atau Parkinson yang mempengaruhi kontrol menelan..
- Obstruksi anatomik — Tumor, striktur, atau kelainan anatomis pada saluran pencernaan..
- Efek samping obat — Obat yang menyebabkan xerostomia atau gangguan koordinasi menelan..
- Penurunan kesadaran — Penurunan tingkat kesadaran yang mempengaruhi refleks menelan..
Kondisi Klinis Terkait
- Kesulitan memulai menelan — Kesulitan dalam memulai proses menelan makanan atau cairan..
- Batuk atau tersedak saat menelan — Refleks batuk yang muncul saat menelan..
- Regurgitasi — Kembalinya makanan atau cairan ke mulut setelah ditelan..
- Penurunan berat badan — Penurunan berat badan akibat asupan makanan yang berkurang..
- Pneumonia aspirasi — Peradangan paru akibat aspirasi makanan atau cairan ke saluran napas..
SLKI (Sistem Luaran Keperawatan Indonesia)
Luaran Utama:
Gangguan Menelan — Pasien mampu menelan makanan dan cairan tanpa kesulitan..
Luaran Tambahan:
- Asupan nutrisi adekuat — Pasien memperoleh nutrisi yang cukup melalui makanan oral..
- Berat badan stabil — Berat badan pasien stabil sesuai kebutuhan..
SIKI (Sistem Intervensi Keperawatan Indonesia)
Gangguan Menelan
Intervensi Utama:
- Evaluasi menelan — Melakukan pengujian menelan untuk menentukan tingkat gangguan..
- Modifikasi tekstur makanan — Menyesuaikan tekstur dan konsistensi makanan sesuai kemampuan pasien..
- Posisi makan — Memastikan pasien dalam posisi tegak saat makan dan setelah makan..
Intervensi Pendukung:
- Terapi menelan — Merujuk ke ahli terapi wicara untuk latihan menelan..
- Pemantauan nutrisi — Memantau asupan makanan dan status nutrisi pasien..
Sumber: Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI)

Tinggalkan Balasan