D.0061 Disrefleksia Otonom.

Written by

in

,

Loading

Loading

D.0061 Disrefleksia Otonom

Definisi

Hiperreaktivitas sistem saraf otonom di atas level spinal T6 sebagai respons terhadap iritasi di bawah level lesi.


Penyebab

  1. Lesi spinal di atas T6 — Cedera tulang belakang yang memutus jalur simpatis di atas T6..
  2. Iritasi bawah level lesi — Pemicu seperti kandung kemih penuh, impaksi feses, atau infeksi..
  3. Pengisian kandung kemih — Distensi kandung kemih yang merangsang respons simpatis..
  4. Impaksi feses — Penumpukan feses yang mengiritasi rektum dan memicu disrefleksia..

Kondisi Klinis Terkait

  1. Hipertensi berat — Peningkatan tekanan darah yang signifikan dan mendadak..
  2. Bradikardia — Penurunan denyut jantung sebagai respons baroreseptor..
  3. Vasokonstriksi perifer — Pelebaran pembuluh darah di atas lesi dan kontriksi di bawah lesi..
  4. Diaphoresis di atas lesi — Berkeringat berlebih di area di atas level lesi spinal..
  5. Flushing — Kemerahan pada wajah dan leher..

SLKI (Sistem Luaran Keperawatan Indonesia)

Luaran Utama:

Disrefleksia Otonom — Tekanan darah dan respons otonom kembali normal..

Luaran Tambahan:

  1. Identifikasi pemicu — Pemicu disrefleksia dapat diidentifikasi dan dihilangkan..
  2. Pengetahuan pasien — Pasien memahami tanda-tanda dan penanganan disrefleksia..

SIKI (Sistem Intervensi Keperawatan Indonesia)

Disrefleksia Otonom

Intervensi Utama:

  • Pencarian dan eliminasi pemicu — Mengidentifikasi dan menghilangkan penyebab iritasi di bawah level lesi..
  • Posisi duduk tegak — Mengubah posisi pasien ke duduk tegak untuk mengurangi tekanan darah..
  • Pengosongan kandung kemih — Memastikan kateter tidak tertekuk dan kandung kemih terkeringkan..

Intervensi Pendukung:

  • Pemantauan tanda vital — Memantau tekanan darah dan denyut jantung secara rutin..
  • Edukasi pasien — Mengajari pasien mengenali dan menangani episode disrefleksia..

Sumber: Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI)

Comments

One response to “D.0061 Disrefleksia Otonom.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *