![]()
![]()
D.0060 Risiko Intoleransi Aktivitas
Definisi
Beresiko mengalami ketidakmampuan untuk menyediakan atau mempertahankan energi yang diperlukan untuk aktivitas sehari-hari.
Faktor Risiko
- Kelemahan otot progresif — Penurunan kekuatan otot yang terus berlanjut..
- Penurunan fungsi kardiorespirasi — Gangguan pada sistem jantung dan paru..
- Kelelahan kronis — Keletihan yang berkelanjutan dan tidak membaik dengan istirahat..
- Imobilisasi — Keterbatasan gerak yang mengakibatkan dekondisi..
- Penyakit kronis — Kondisi medis berkepanjangan yang membatasi aktivitas..
Kondisi Klinis Terkait
- Riwayat intoleransi aktivitas sebelumnya — Pengalaman sebelumnya dengan intoleransi aktivitas..
- Kondisi yang membatasi mobilitas — Penyakit atau kondisi yang membatasi kemampuan bergerak..
- Usia lanjut — Penuaan alami yang mempengaruhi kemampuan fisik..
SLKI (Sistem Luaran Keperawatan Indonesia)
Luaran Utama:
Risiko Intoleransi Aktivitas — Pasien mampu melakukan aktivitas sehari-hari tanpa gejala berlebih..
Luaran Tambahan:
- Toleransi aktivitas — Respons fisiologis yang adekuat terhadap aktivitas..
- Kemandirian — Kemampuan untuk melakukan aktivitas mandiri secara adekuat..
SIKI (Sistem Intervensi Keperawatan Indonesia)
Risiko Intoleransi Aktivitas
Intervensi Utama:
- Evaluasi baseline — Menilai kapasitas aktivitas pasien sebelum merencanakan intervensi..
- Perencanaan aktivitas — Merencanakan aktivitas yang sesuai dengan kemampuan pasien..
- Pemantauan respons — Memantau respons fisiologis pasien selama aktivitas..
Intervensi Pendukung:
- Pendidikan tentang aktivitas — Memberikan informasi tentang cara mengatur aktivitas..
- Penggunaan alat bantu — Menggunakan alat bantu yang sesuai untuk memudahkan aktivitas..
Sumber: Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI)

Tinggalkan Balasan