D.0118 Gangguan Interaksi Sosial

Loading

Loading

D.0118 Gangguan Interaksi Sosial

Definisi

Berkurangnya kualitas atau kuantitas interaksi sosial seseorang dengan orang lain.


Penyebab

Fisiologis

  1. Gangguan penglihatan atau pendengaran — Keterbatasan indera yang menghambat komunikasi dan interaksi..
  2. Gangguan neurologis — Kondisi neurologis yang mempengaruhi kemampuan berinteraksi..

Psikologis

  1. Kecemasan sosial — Ketakutan berlebihan terhadap situasi sosial atau penilaian orang lain..
  2. Depresi — Kondisi psikologis yang menarik individu dari interaksi sosial..
  3. Rendahnya harga diri — Perasaan tidak berharga yang menghambat keinginan berinteraksi..

Situasional

  1. Isolasi sosial — Kurangnya kesempatan atau lingkungan untuk berinteraksi dengan orang lain..
  2. Perbedaan budaya — Hambatan komunikasi akibat perbedaan latar belakang budaya..
  3. Pengalaman traumatis — Trauma masa lalu yang menyebabkan ketakutan dalam berinteraksi..

Kondisi Klinis Terkait

  1. Penurunan kualitas hubungan — Berubahnya kualitas hubungan interpersonal dengan orang lain..
  2. Perilaku sosial maladaptif — Perilaku yang tidak sesuai dalam situasi sosial..

SLKI (Sistem Luaran Keperawatan Indonesia)

Luaran Utama:

Peningkatan kualitas interaksi sosial — Klien mampu berpartisipasi aktif dalam interaksi sosial dengan orang lain..

Luaran Tambahan:

  1. Peningkatan frekuensi interaksi — Klien berinteraksi dengan orang lain secara lebih rutin..
  2. Peningkatan kualitas hubungan — Klien memiliki hubungan sosial yang lebih bermakna..

SIKI (Sistem Intervensi Keperawatan Indonesia)

Gangguan Interaksi Sosial

Intervensi Utama:

  • Manajemen interaksi sosial — Membantu klien mengidentifikasi dan mengatasi hambatan dalam berinteraksi..
  • Peningkatan harga diri — Mendukung klien dalam membangun rasa percaya diri untuk berinteraksi..

Intervensi Pendukung:

  • Dukungan sosial — Menciptakan lingkungan yang mendukung interaksi sosial yang positif..
  • Terapi perilaku sosial — Melatih keterampilan sosial melalui simulasi atau peran..

Sumber: Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *