![]()
![]()
D.0085 Gangguan Persepsi Sensori
Definisi
Perubahan dalam rangkaian persepsi stimuli yang dapat berupa berkurangnya, bertambahnya, atau distorsi dari salah satu atau lebih panca indera.
Penyebab
- Fisiologis — Penurunan aliran darah ke otak, penurunan oksigenasi, perubahan biokimia otak, atau gangguan neurologis.
- Psikologis — Stres, ansietas, depresi, atau pengalaman traumatis.
- Situasional — Isolasi sosial, perubahan lingkungan, atau penggunaan obat-obatan tertentu.
Kondisi Klinis Terkait
- Penyakit neurologis — Stroke, tumor otak, demensia, atau multiple sclerosis.
- Gangguan metabolik — Hipoglikemia, hiponatremia, atau gangguan elektrolit lainnya.
- Infeksi — Ensefalitis, meningitis, atau sepsis.
- Cedera kepala — Trauma kepala yang mempengaruhi fungsi sensori.
- Usia lanjut — Penurunan fungsi sensori yang berkaitan dengan penuaan.
SLKI (Sistem Luaran Keperawatan Indonesia)
Luaran Utama:
Fungsi Sensori — Klien mampu merespons stimuli dengan adekuat.
Luaran Tambahan:
- Keamanan — Klien terhindar dari cedera akibat gangguan persepsi.
- Komunikasi — Klien mampu berkomunikasi secara efektif meskipun ada gangguan sensori.
- Orientasi — Klien terorientasi pada waktu, tempat, dan orang.
SIKI (Sistem Intervensi Keperawatan Indonesia)
D.0085 Gangguan Persepsi Sensori
Intervensi Utama:
- Pemantauan Sensori — Memantau fungsi panca indera secara berkala.
- Stimulasi Sensori — Memberikan stimulasi yang adekuat untuk menjaga fungsi sensori.
Intervensi Pendukung:
- Lingkungan yang Aman — Menciptakan lingkungan yang aman bagi klien dengan gangguan persepsi.
- Pendidikan Keluarga — Mengajarkan keluarga cara berkomunikasi dan merawat klien.
- Konsultasi Spesialis — Merujuk ke spesialis saraf atau terapis sensori.
Sumber: Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI)































