D.0056 Intoleransi Aktivitas.

Loading

Loading

D.0056 Intoleransi Aktivitas

Definisi

Ketidakmampuan untuk menyediakan atau mempertahankan jumlah energi yang diperlukan untuk aktivitas sehari-hari yang diinginkan.


Penyebab

  1. Kelemahan otot — Penurunan kekuatan otot yang mengakibatkan ketidakmampuan melakukan aktivitas fisik..
  2. Kelelahan — Kondisi kelelahan yang berlebihan dan tidak berkurang dengan istirahat..
  3. Dispnea — Kesulitan bernapas saat melakukan aktivitas yang mengakibatkan penurunan toleransi..
  4. Penurunan fungsi kardiorespirasi — Gangguan pada sistem jantung dan paru yang membatasi kapasitas aktivitas..
  5. Imobilisasi — Keterbatasan gerak yang mengakibatkan dekondisi fisik..

Kondisi Klinis Terkait

  1. Kesan takut bergerak — Rasa takut yang berlebihan terhadap aktivitas fisik akibat pengalaman sebelumnya..
  2. Wajah pucat — Pucat saat melakukan aktivitas yang mengindikasian kurangnya oksigenasi..
  3. Peningkatan frekuensi nadi — Denyut jantung meningkat secara tidak proporsional dengan aktivitas..
  4. Penurunan saturasi oksigen — Penurunan kadar oksigen darah saat melakukan aktivitas..

SLKI (Sistem Luaran Keperawatan Indonesia)

Luaran Utama:

Intoleransi Aktivitas — Pasien mampu melakukan aktivitas sehari-hari yang diinginkan tanpa gejala berlebih..

Luaran Tambahan:

  1. Toleransi aktivitas — Penurunan gejala yang berhubungan dengan aktivitas fisik..
  2. Pengetahuan pasien — Pasien memahami cara memodifikasi aktivitas sesuai kemampuan..

SIKI (Sistem Intervensi Keperawatan Indonesia)

Intoleransi Aktivitas

Intervensi Utama:

  • Evaluasi toleransi aktivitas — Mengukur respons fisiologis pasien terhadap aktivitas menggunakan skala Borg..
  • Program aktivitas bertahap — Merencanakan peningkatan aktivitas secara bertahap sesuai toleransi..
  • Penghematan energi — Mengajari teknik penghematan energi selama aktivitas sehari-hari..

Intervensi Pendukung:

  • Modifikasi lingkungan — Mengatur lingkungan untuk mengurangi kebutuhan energi..
  • Dukungan psikologis — Memberikan motivasi dan dukungan untuk meningkatkan kepercayaan diri pasien..

Sumber: Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI)

Comments

One response to “D.0056 Intoleransi Aktivitas.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *