SPO – MENGUKUR SUHU BADAN DENGAN TERMOMETER AIR RAKSA

Belum kesempatan Baca , Klik aja disini !

PENGERTIAN :
Mengukur  suhu  badan  klien  dengan  mempergunakan thermometer suhu.

 

TUJUAN :

Mengetahui suhu badan klien untuk membantu :

  1. Menentukan diagnosa.
  2. Menentukan langkah – langkah perawatan.

 

KEBIJAKAN :
Surat       Keputusan       Direktur       RS.  …     No.  … Tentang Kebijakan Pelayanan Instalasi Rawat Inap.

 

PROSEDUR :

  1. Persiapan alat
    1. Baki berisi :
      • Thermometer bersih dan tempatnya.
      • 2 botol masing – masing berisi air sabun dan air bersih.
    2. Bengkok.
    3. Potongan tissue.
    4. Vaselin dalam tempatnya.
    5. Buku catatan.
  2. Klien diberitahu supaya istirahat.
  3. Cara kerja (seperti pada penjelasan di bawah ini).

 

Pengukuran suhu pada ketiak :

  1. Bawa alat-alat ke dekat klien.
  2. Identifikasi pasien(sesuai SPO)
  3. Cuci tangan (sesuai SPO)
  4. Bila perlu buka lengan baju klien , ketiak diseka (menggunakan tissue dengan gerakan menepuk).
  5. Ambil thermometer dari tempat   penyimpanannya, sapu  dengan tissue dan turunkan air raksa pada posisi terendah.
  6. Pasang tepat pada reserviornya, jepitkan di tengah – tengah ketiak.
  7. Lengan klien yang bersangkutan dilipatkan di dada.
  8. Jangan meninggalkan kamar selama thermometer ada di dalam ketiak klien.
  9. Thermometer dibersihkan dengan larutan sabun, memakai tissue, lalu dibersihkan dengan air bersih dan dikeringkan.
  10. Air raksa diturunkan dan thermometer dimasukkan ke dalam tempatnya dan siap dipakai klien berikutnya.

 

Pengukuran suhu pada mulut :

Klien harus mempunyai thermometer sendiri.

  1.  Alat – alat diletakkan di meja klien.

    • Klien disuruh membuka mulutnya, thermometer dicek kembali, lalu ujungnya sampai batas reservoirnya diletakkan di bawah lidah klien.
    • Mulut dikatubkan ± 5 menit dan bernafas melalui hidung.
    • Selama thermometer dipasang klien tidak boleh bicara.
    • Selama 3 – 5 menit thermometer diangkat, dilap dengan tissue lalu dibaca dan dicatat.
  2. Alat – alat dibereskan.

 

Pengukuran suhu pada rectal :

  1. Alat – alat diletakkan di meja klien.
  2. Setelah klien diberitahu, klien dimiringkan (sikap SIM).
  3. Pakaian klien diturunkan sampai di bawah bokong.
  4. Thermometer diperiksa, ujungnya dioles dengan vaselin, lalu dimasukkan melalui anus, sampai batas reservoir air raksa.
  5. Thermometer tetap dipegang.
  6. Setelah 3 – 5 menit thermometer dikeluarkan, dilap dengan tissue, dibaca dan hasilnya dicatat.

 

Perhatian :

  1. Cucilah tangan sebelum dan sesudah mengerjakan prosedur.
  2. Sebelum dipakai, thermometer dicek apakah dalam keadaan baik dan air raksanya sudah diturunkan.
  3. Waktu menurunkan air raksa, thermometer dalam keadaan kering dan jangan sampai menyentuh sesuatu.
  4. Jangan membersihkan thermometer dengan air panas.
  5. Sebaiknya tidak mengukur suhu klien pada saat klien baru bangun tidur.
  6. Klien harus mempunyai thermometer sendiri.
  7. Bentuk thermometer berbeda dengan thermometer untuk ketiak / rectal.
  8. Pengukuran suhu cara mulut tidak dilakukan pada anak / bayi.

     
     

UNIT TERKAIT

  1. Instalasi Rawat Jalan
  2. Instalasi Gawat Darurat Instalasi Rawat Inap