L.05047-Toleransi Aktivitas

L.05047 — Toleransi Aktivitas

Definisi

Kemampuan untuk melakukan aktivitas fisik atau mental dalam waktu tertentu.

📖 Toleransi aktivitas adalah kemampuan seseorang melakukan aktivitas tanpa mengalami gejala yang memburuk — seperti sesak napas, nyeri dada, atau kelelahan berlebih. Toleransi yang baik berarti tubuh bisa menangani aktivitas dengan baik.

Ekspektasi

Meningkat

Kriteria Hasil

  • Aktivitas fisik — Mampu melakukan aktivitas fisik tanpa gejala yang memburuk
  • Aktivitas mental — Mampu berkonsentrasi dan berpikir tanpa kelelahan mental
  • Respon terhadap aktivitas — Tidak ada sesak napas, nyeri dada, atau pusing setelah beraktivitas
  • Waktu pemulihan — Waktu yang dibutuhkan untuk pulih setelah beraktivitas
  • Peningkatan intensitas — Mampu meningkatkan intensitas aktivitas secara bertahap
  • Istirahat cukup — Mampu beristirahat saat dibutuhkan
  • Pengukuran tanda vital — Frekuensi napas dan detak jantung kembali normal setelah beraktivitas
  • Penggunaan alat bantu — Menggunakan alat bantu jika diperlukan

Sumber: Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *