L.02011-Perfusi Miokard

Written by

in

,

L.02011 — Perfusi Miokard

Definisi

Keadekuatan aliran darah arteri koronaria (pembuluh darah yang memasok darah ke otot jantung) untuk mempertahankan fungsi jantung.

📖 Miokard adalah otot jantung. Arteri koronaria adalah pembuluh darah kecil yang membungkus jantung seperti mahkota, menyuplai oksigen dan nutrisi ke otot jantung. Jika aliran darah ini terganggu, bisa terjadi serangan jantung.

Ekspektasi

Meningkat

Kriteria Hasil

  • Gambaran EKG aritmia — Hasil rekam jantung (EKG) menunjukkan irama jantung tidak teratur
  • Nyeri dada — Rasa nyeri atau sesak di dada, bisa menjalar ke lengan, rahang, atau punggung (tanda kurang oksigen ke otot jantung)
  • Diaforesis — Berkeringat berlebih, terutama di dahi dan wajah, saat nyeri dada
  • Mual — Perasaan ingin muntah, sering menyertai serangan jantung
  • Muntah — Keluar isi lambung melalui mulut
  • Arteri apikal — Denyut nadi di ujung kiri bawah dada (titik apex jantung), mencerminkan irama jantung
  • Tekanan arteri rata-rata (MAP) — Rata-rata tekanan darah arteri (normal: 70–100 mmHg)
  • Takikardia — Detak jantung cepat (>100 kali/menit), bisa tanda kompensasi kekurangan oksigen
  • Bradikardia — Detak jantung lambat (<60 kali/menit), bisa tanda gangguan irama jantung
  • Denyut nadi radial — Denyut nadi di pergelangan tangan, mencerminkan jumlah darah yang dipompa jantung
  • Tekanan darah — Tensi sistolik/diastolik; hipotensi = jantung tidak bisa memompa cukup darah
  • Fraksi ejeksi — Persentase darah yang keluar dari ventrikel kiri setiap kali berdetak (normal: 55–70%)
  • Tekanan baji arteri pulmonal (PAWP) — Tekanan di pembuluh darah paru-paru, mencerminkan tekanan di jantung kiri (normal: 6–12 mmHg)
  • Cardiac Index (CI) — Curah jantung disesuaikan dengan ukuran tubuh (normal: 2,5–4,2 L/menit/m²)

Sumber: Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *