L.02014 — Perfusi Serebral
Definisi
Keadekuatan aliran darah serebral (ke otak) untuk menunjang fungsi otak.
📖 Otak membutuhkan 15–20% dari total aliran darah tubuh meskipun hanya beratnya ±2% dari berat badan. Perfusi serebral yang baik berarti darah mengalir cukup ke otak sehingga fungsi berpikir, menggerakkan tubuh, dan organ vital tetap terjaga.
Ekspektasi
Meningkat
Kriteria Hasil
- Tingkat kesadaran — Seberapa jernih pasien sadar dan bisa merespons (bila menurun = otak kekurangan oksigen)
- Fungsi kognitif — Kemampuan berpikir, mengingat, dan memahami (gangguan = tanda perfusi serebral berkurang)
- Tekanan intrakranial — Tekanan di dalam tengkorak (normal: 1–15 mmHg). Jika tinggi = bisa merusak jaringan otak
- Sakit kepala — Nyeri di kepala; bisa tanda tekanan darah tinggi atau gangguan aliran darah ke otak
- Gelisah — Tidak tenang karena otak kekurangan oksigen
- Kecemasan — Rasa cemas berlebih, bisa karena gangguan fungsi otak
- Agitasi — Gelisah hebat atau tidak bisa dikendalikan
- Demam — Suhu tubuh meningkat; demam tinggi bisa memperburuk kerusakan otak
- Nilai rata-rata tekanan darah (MAP) — Tekanan darah rata-rata yang dibutuhkan untuk menjaga aliran darah ke otak tetap cukup
- Kesadaran — Tingkat responsivitas pasien (Glasgow Coma Scale: 3–15)
- Tekanan darah sistolik — Angka atas tensi; harus cukup tinggi untuk memompa darah ke otak
- Tekanan darah diastolik — Angka bawah tensi
- Refleks saraf — Respons refleks tubuh (pupil, menelan, tendon); gangguan = kerusakan saraf pusat

Sumber: Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI)
Tinggalkan Balasan