L.02015 — Sirkulasi Spontan
Definisi
Kemampuan untuk mempertahankan sirkulasi yang adekuat (cukup untuk kebutuhan tubuh) untuk menunjang kehidupan.
📖 Sirkulasi spontan berarti jantung bisa memompa darah sendiri tanpa bantuan pijatan jantung atau alat. Luaran ini mengukur apakah sirkulasi darah pasien bisa mempertahankan kehidupan secara mandiri.
Ekspektasi
Meningkat
Kriteria Hasil
- Tingkat kesadaran — Seberapa jernih pasien sadar; penurunan = kurang oksigen ke otak
- Frekuensi nadi — Jumlah denyut jantung per menit (normal: 60–100 kali/menit)
- Tekanan darah — Tensi sistolik/diastolik; hipotensi = sirkulasi tidak adekuat
- Frekuensi napas — Jumlah napas per menit (normal: 12–20 kali/menit)
- Saturasi oksigen — Persentase oksigen dalam darah (normal: ≥95%); rendah = sirkulasi atau pernapasan terganggu
- Gambaran EKG aritmia — Hasil rekam jantung menunjukkan irama tidak teratur
- ETCO2 (End-Tidal CO2) — Kadar karbondioksida di ujung exhalation; mencerminkan efektivitas sirkulasi dan pernapasan
- Produksi urine — Volume urine per jam; berkurang = ginjal kekurangan aliran darah

Sumber: Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI)
Tinggalkan Balasan