L.02017 — Tingkat Pendarahan
Definisi
Kehilangan darah baik internal (terjadi di dalam tubuh) maupun eksternal (terjadi hingga keluar tubuh).
📖 Pendarahan adalah pengeluaran darah dari pembuluh darah yang rusak. Pendarahan internal lebih berbahaya karena tidak terlihat dari luar, tapi bisa menyebabkan syok jika tidak segera ditangani.
Ekspektasi
Menurun
Kriteria Hasil
- Kelembapan membran mukosa — Kelembapan mulut, bibir, dan selaput lendir lainnya; kering = dehidrasi akibat kehilangan darah
- Kelembapan kulit — Kulit kering atau pucat bisa tanda kehilangan cairan dan darah
- Fungsi kognitif — Kemampuan berpikir dan merespons; bingung atau tidak fokus = otak kekurangan oksigen
- Hemoptisis — Batuk berdarah (darah keluar dari saluran napas)
- Hematemesis — Muntah darah (darah keluar dari saluran pencernaan atas)
- Hematuria — Air seni berdarah (darah dalam urine, bisa tanda masalah ginjal atau saluran kemih)
- Pendarahan anus — BAB berdarah atau darah segar keluar dari anus (bisa tanda wasir, luka, atau perdarahan saluran pencernaan bawah)
- Distensi abdomen — Perut membuncit karena penumpukan darah di dalam rongga perut
- Pendarahan vagina — Perdarahan dari vagina di luar waktu haid normal
- Pendarahan pasca operasi — Perdarahan yang terjadi setelah tindakan pembedahan
- Hemoglobin — Kadar sel darah merah dalam darah (normal: pria 13,5–17,5 g/dL; wanita 12,5–16 g/dL). Jika rendah = kekurangan darah
- Hematokrit — Persentase volume sel darah merah dari total darah (normal: 37–52%). Jika rendah = anemia akibat pendarahan
- Tekanan darah — Hipotensi (tensi rendah) = tanda kehilangan darah banyak
- Denyut nadi apikal — Denyut jantung di titik apex (ujung kiri bawah dada); cepat dan lemah = kompensasi pendarahan
- Suhu tubuh — Dingin di ekstremitas = sirkulasi terganggu akibat kehilangan darah

Sumber: Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI)
Tinggalkan Balasan