L.14134 — Termoregulasi
Definisi
Kemampuan mempertahankan suhu tubuh dalam rentang yang kompatibel untuk kehidupan.
📖 Termoregulasi adalah kemampuan tubuh menjaga suhu tetap stabil (±36,5–37,5°C). Tubuh memiliki mekanisme untuk memproduksi panas (menggigil) atau membuang panas (berkeringat) sesuai kebutuhan.
Ekspektasi
Meningkat
Kriteria Hasil
- Suhu tubuh — Suhu normal: 36,5–37,5°C. Di atas 37,5°C = demam; di bawah 35°C = hipotermia
- Kulit dingin — Kulit terasa dingin saat disentuh, bisa tanda hipotermia atau sirkulasi buruk
- Menggigil — Otot bergetar tak terkendali sebagai respons tubuh untuk menghasilkan panas
- Berkeringat — Produksi keringat berlebih sebagai upaya mendinginkan tubuh
- Warna kulit — Pucat = sirkulasi terganggu; kemerahan = demam; kebiruan = hipotermia berat
- Frekuensi nadi — Nadi cepat saat demam; lambat saat hipotermia
- Frekuensi napas — Napas cepat saat demam; lambat saat hipotermia berat
- Kram otot — Kejang otot bisa terjadi saat suhu tubuh sangat rendah
- Tingkat kesadaran — Penurunan kesadaran pada hipotermia atau hipertermia berat
Sumber: Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI)
Tinggalkan Balasan