L.04036-Kontinensia Urine

Written by

in

,

L.04036 — Kontinensia Urine

Definisi

Pola kebiasaan buang air kecil.

📖 Kontinensia urine adalah kemampuan mengontrol pengeluaran urine secara sadar. Seseorang yang kontinen bisa menahan BAK sampai menemukan toilet yang tepat.

Ekspektasi

Membaik

Kriteria Hasil

  • Kemampuan berkemih — Kemampuan memulai dan mengontrol aliran urine
  • Nokturia — Terbangun dari tidur untuk BAK; normalnya maksimal 1 kali/malam. Lebih dari itu = gangguan
  • Residu volume urine setelah berkemih — Sisa urine dalam kandung kemih setelah BAK (normal: <50 ml)
  • Distensi kandung kemih — Perut bawah terasa penuh karena kandung kemih tidak kosong
  • Dribbling — Urine menetes setelah BAK selesai (tanda inkontinensia atau masalah prostat)
  • Hesitancy — Kesulitan memulai BAK; harus menunggu atau mengejan
  • Enuresis — Ketidakmampuan mengontrol BAK, terutama saat tidur (ngompol)
  • Verbalisasi pengeluaran urine — Pasien menjelaskan pola BAK-nya (frekuensi, volume, kemudahan)
  • Frekuensi BAK — Jumlah kali BAK per hari (normal: 6–8 kali/hari)
  • Urgensi — Dorongan mendesak untuk BAK segera, tidak bisa ditahan

Sumber: Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *