L.03032 — Tingkat Syok
Definisi
Ketidakcukupan aliran darah ke jaringan tubuh, yang dapat mengakibatkan disfungsi seluler yang mengancam jiwa.
📖 Syok adalah kondisi darurat di mana organ-organ tubuh tidak mendapat cukup darah dan oksigen. Tanpa penanganan segera, syok bisa menyebabkan kerusakan organ permanen dan kematian.
Ekspektasi
Menurun
Kriteria Hasil
- Kekuatan nadi — Nadi lemah dan cepat = tanda syok; tidak teraba = syok berat
- Output urine — Volume urine menurun (<0,5 ml/kg/jam) = ginjal kekurangan aliran darah
- Tingkat kesadaran — Gelisah, bingung, atau tidak sadar = otak kekurangan oksigen
- Saturasi oksigen — Persentase oksigen dalam darah; menurun = paru-paru atau sirkulasi terganggu
- Kadar laktat — Sisa metabolisme sel; tinggi = sel tidak mendapat cukup oksigen (anaerobik)
- pH darah — Keasaman darah; asidosis = tubuh terlalu asam karena akumulasi asam laktat
- Tekanan darah — Hipotensi = tanda syok; sistolik <90 mmHg = syok berat
- Frekuensi nadi — Takikardia (nadi cepat) = kompensasi tubuh terhadap kurangnya darah
- Suhu tubuh — Dingin di ekstremitas = sirkulasi terganggu; hangat di syok septik
- Warna kulit — Pucat atau kebiruan = kurang oksigen; kemerahan di syok septik
- Tingkat kesadaran — Glasgow Coma Scale menurun = otak tidak mendapat cukup darah
- Kapasitas aerobik — Kemampuan tubuh menggunakan oksigen untuk aktivitas
- Fungsi kognitif — Kemampuan berpikir dan merespons terganggu
Sumber: Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI)
Tinggalkan Balasan