L.03022 — Kestabilan Kadar Glukosa Darah
Definisi
Kadar glukosa darah (gula darah) berada pada rentang normal.
📖 Glukosa adalah sumber energi utama bagi sel-sel tubuh. Kadar gula darah yang terlalu tinggi (hiperglikemia) atau terlalu rendah (hipoglikemia) keduanya berbahaya. Pankreas mengatur kadar gula darah melalui hormon insulin.
Kriteria Hasil
- Koordinasi — Kemampuan menggerakkan tubuh dengan terkoordinasi; terganggu = kadar gula tidak stabil memengaruhi saraf
- Tingkat kesadaran — Kebingungan atau pingsan bisa tanda hipoglikemia atau hiperglikemia berat
- Mengantuk — Rasa kantuk berlebih bisa tanda kadar gula tinggi
- Pusing — Kepala terasa ringan, bisa tanda kadar gula rendah
- Lelah/lesu — Kelelahan karena sel-sel tidak mendapat cukup energi dari glukosa
- Keluhan lapar — Rasa lapar berlebih bisa tanda hipoglikemia
- Gemetar — Tangan gemetar, berkeringat = tanda hipoglikemia
- Berkeringat — Keringat dingin tanpa aktivitas = tanda hipoglikemia
- Mulut kering — Mulut terasa kering = tanda dehidrasi akibat kadar gula tinggi
- Rasa haus — Haus berlebih = tanda hiperglikemia (gula tinggi menarik cairan keluar sel)
- Perilaku aneh — Perubahan perilaku yang tidak biasa bisa tanda gangguan kadar gula
- Kesulitan konsentrasi — Sulit fokus karena otak kekurangan energi
- Penglihatan kabur — Pandangan tidak jelas, bisa tanda kadar gula tidak stabil
- Kadar glukosa darah puasa — Normal: 70–100 mg/dL. Pradiabetes: 100–125 mg/dL. Diabetes: ≥126 mg/dL
- Kadar HbA1c — Rata-rata kadar gula darah selama 2–3 bulan terakhir (normal: <5,7%)
Sumber: Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI)