L.03020 — Keseimbangan Cairan
Definisi
Ekuilibrium antara volume cairan di ruang intraseluler (di dalam sel) dan ekstraseluler (di luar sel, termasuk darah dan cairan antar jaringan) tubuh.
📖 Tubuh manusia terdiri dari ±60% air. Keseimbangan cairan berarti jumlah cairan yang masuk (minuman, makanan) seimbang dengan yang keluar (urine, keringat, feses). Ketidakseimbangan bisa menyebabkan dehidrasi (kekurangan) atau edema (kelebihan).
Ekspektasi
Meningkat
Kriteria Hasil
- Asupan cairan — Jumlah cairan yang diminum dan dimakan per hari
- Haluaran urine — Volume urine yang dihasilkan per hari (normal: 800–2000 ml)
- Kelembapan membran mukosa — Kelembapan mulut dan bibir; kering = tanda dehidrasi
- Asupan makan — Jumlah makanan yang dikonsumsi (makanan juga mengandung cairan)
- Edema — Pembengkakan pada jaringan karena penumpukan cairan
- Dehidrasi — Kekurangan cairan tubuh (tanda: haus, mulut kering, urine pekat, lemas)
- Berat badan — Peningkatan cepat = penumpukan cairan; penurunan cepat = dehidrasi
- Turgor kulit — Elastisitas kulit saat dicubit; berkurang = dehidrasi
- Tekanan darah — Hipotensi bisa tanda kekurangan cairan; hipertensi bisa tanda kelebihan cairan
- Frekuensi nadi — Nadi cepat dan lemah = kekurangan cairan
Sumber: Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI)
Tinggalkan Balasan