Blog

  • 1.09259 Dukungan Keyakinan

    Dukungan Keyakinan

    Istilah Kesehatan

    • Prognosis — Perkiraan perkembangan penyakit ke depannya

    Tindakan

    OBSERVASI
    • Identifikasi keyakinan, masalah, dan tujuan peralatan.
    • Identifikasi keseimbuhan jangka panjang sesuai kondisi pasien.
    • Monitor kesehatan fisik dan mental pasien.
    TERAPEUTIK
    • Integrasikan keyakinan dalam rencana perawatan sepanjang tidak membahayakan/berisiko keselamatan, sesuai kebutuhan.
    • Berikan harapan yang realistis sesuai prognosis.
    • Fasilitasi pertemuan antara keluarga dan tim kesehatan untuk membuat keputusan.
    • Fasilitasi memberikan makna terhadap kondisi kesehatan.
    EDUKASI
    • Jelaskan bahaya atau risiko yang terjadi akibat keyakinan negatif.
    • Jelaskan alternatif yang berdampak positif untuk memenuhi keyakinan dan perawatan.
    • Berikan penjelasan yang relevan dan mudah dipahami..
  • 1.12361 Dukungan Kepatuhan Program Pengobatan

    Dukungan Kepatuhan Program Pengobatan

    Tindakan

    OBSERVASI
    • Identifikasi kepatuhan menjalani program pengobatan.
    TERAPEUTIK
    • Buat komitmen menjalani program pengobatan dengan baik.
    • Buat jadwal pendampingan keluarga untuk bergantian menemani pasien selama menjalani program pengobatan, jika perlu.
    • Dokumentasikan aktivitas selama menjalani proses pengobatan.
    • Diskusikan hal-hal yang dapat mendukung atau menghambat berjalannya program pengobatan.
    • Libatkan keluarga untuk mendukung program pengobatan yang dijalani.
    EDUKASI
    • Informasikan program pengobatan yang harus dijalani.
    • Informasikan manfaat yang akan diperoleh jika teratur menjalani program pengobatan.
    • Anjurkan keluarga untuk mendampingi dan merawat pasien selama menjalani program pengobatan.
    • Anjurkan pasien dan keluarga melakukan konsultasi ke pelayanan kesehatan terdekat, jika perlu..
  • 1.13477 Dukungan Keluarga merencanakan perawatan

    1.13477 Dukungan Keluarga merencanakan perawatan

    Dukungan Keluarga merencanakan perawatan

    Tindakan

    OBSERVASI
    • Identifikasi kebutuhan dan harapan keluarga tentang kesehatan.
    • Identifikasi konsekuensi tidak melakukan tindakan bersama keluarga.
    • Identifikasi sumber-sumber yang dimiliki keluarga.
    • Identifikasi tindakan yang dapat dilakukan keluarga.
    TERAPEUTIK
    • Motivasi pengembangan sikap dan emosi yang mendukung upaya kesehatan.
    • Gunakan sarana dan fasilitas yang ada dalam keluarga.
    • Ciptakan perubahan lingkungan rumah secara optimal.
    EDUKASI
    • Informasikan fasilitas kesehatan yang ada di lingkungan keluarga.
    • Anjurkan menggunakan fasilitas kesehatan yang ada.
    • Ajarkan cara perawatan yang bisa dilakukan keluarga.
  • 1.09258 Dukungan Kelompok

    1.09258 Dukungan Kelompok

    Dukungan Kelompok

    Tindakan

    OBSERVASI
    • Identifikasi masalah yang sebenarnya dialami kelompok.
    • ldentifikasi kelompok memiliki masalah yang sama.
    • Identifikasi hambatan menghadiri sesi kelompok (mis. stigma, cemas, tidak aman).
    • Identifikasi aturan dan norma yang perlu dimodifikasi pada sesi selanjutnya, jika peru.
    TERAPEUTIK
    • Siapkan lingkungan terapeutik dan rileks.
    • Bentuk kelompok dengan pengalaman dan masalah yang sama.
    • Mulai sesi kelompok dengan mengenalkan semua anggota kelompok dan terapis.
    • Mulai dengan percakapan ringan, berbagi informasi tentang diri masing-masing dan alasan terlibat dalam kelompok.
    • Buat aturan dan norma dalam kelompok dalam kelompok, terutama kerahasiaan dalam kelompok.
    • Sepakati Jumlah sesi yang diperlukan dalam kelompok.
    • Bangun rasa tanggung jawab dalam kelompok.
    • Diskusikan penyelesaian masalah dalam kelompok.
    • Berikan kesempatan individu untuk berhenti sejenak saat merasa distress akibat topik
      tertentu sampai mampu berpartisipasi kembali.
    • Berikan kesempatan istirahat di setiap sesi untuk memfasilitasi percakapan individual
      dalam kelompok.
    • Berikan kesempatan saling mendukung dalam kelompok terkait masalah dan
      penyelesaian masalah.
    • Berikan kesempatan kelompok menyimpulkan masalah, penyelesaian masalah dan
      dukungan yang diperlukan untuk setiap anggota kelompok.
    • Hindarkan percakapan ofensif, tidak sensitif, seksual atau humor yang tidak perlu/tidak
      pada tempaitnya..
    • Sediakan media untuk kebutuhan berkomunikasi di luar kelompok (mis. email, telepon,
      SMS, WA).
    • Lakukan refleksi manfaat dukungan kelompok pada setiap awal dan akhir pertemuan.
    • Akhiri kegiatan sesuai sesi yang disepakati.
    EDUKASI
    • – Anjurkan anggota kelompok mendengarkan dan memberi dukungan saat mendiskusikan
      masalah dan perasaan.
    • – Anjurkan bersikap jujur dalam menceritakan perasaan dan masalah.
    • – Anjurkan setiap anggota kelompok mengemukakan ketidakpuasan, keluhan, kritik dalam
      kelompok dengan cara santun.
    • – Anjurkan kelompok untuk menuntaskan ketidakpuasan, keluhan dan kritik.
    • – Ajarkan relaksasi pada setiap sesi, jika perlu.
  • 1.09257 Dukungan Hipnosis Diri

    1.09257 Dukungan Hipnosis Diri

    Dukungan Hipnosis Diri

    Istilah Kesehatan

    • Hipnosis Diri — Teknik relaksasi mendalam untuk mengendalikan pikiran
    • Terapi — Pengobatan atau perawatan untuk menyembuhkan penyakit

    Tindakan

    TERAPEUTIK
    • Tetapkan tujuan hipnosis diri.
    • Buatkan jadwal latihan, jika perlu.
    EDUKASI
    • Jelaskan jenis hipnosis diri sebagai penunjang terapi modalitas (mis. hipnoterapi, psikoterapi, terapi kelompok, terapi keluarga).
    • Ajarkan prosedur hipnosis diri sesuai kebutuhan dan tujuan.
    • AnjurkKan memodifikasi prosedur hipnosis diri (frekuensi, intensitas, teknik) berdasarkan respons dan kenyamanan..
  • 1.09256 Dukungan Emosional

    1.09256 Dukungan Emosional

    Dukungan Emosional

    Tindakan

    OBSERVASI
    • Identifikasi fungsi marah, frustrasi, dan amuk bagi pasien.
    • Identifikasi hal yang telah memicu emosi.
    TERAPEUTIK
    • Fasilitasi mengungkapkan perasaan cemas, marah, atau sedih.
    • Buat pernyataan suportif atau empati selama fase berduka.
    • Lakukan sentuhan untuk memberikan dukungan (mis. merangkul, menepuk-nepuk).
    • Tetap bersama pasien dan pastikan keamanan selama ansietas, jika perlu.
    • Kurangi tuntutan berpikir saat sakit atau lelah.
    EDUKASI
    • Jelaskan konsekuensi tidak menghadapi rasa bersalah dan malu.
    • Anjurkan mengungkapkan perasaan yang dialami (mis. ansietas, marah, sedih).
    • Anjurkan mengungkapkan pengalaman emosional sebelumnya dan pola respons yang biasa digunakan.
    • Ajarkan penggunaan mekanisme pertahanan yang tepat.
  • 1.01001 Dukungan berhenti merokok

    1.01001 Dukungan berhenti merokok

    Dukungan berhenti merokok

    Istilah Kesehatan

    • Terapi — Pengobatan atau perawatan untuk menyembuhkan penyakit

    Tindakan

    TERAPEUTIK
    • Diskusikan motivasi penghentian merokok.
    • Diskusikan kesiapan perubahan gaya hidup.
    • Lakukan pendekatan psikoedukasi untuk mendukung dan membimbing upaya berhenti merokok.
    EDUKASI
    • Jelaskan efek langsung berhenti merokok.
    • Jelaskan berbagai intervensi dengan farmakoterapi (mis. terapi penggantian nikotin).
  • 1.06171 Dukungan Ambulasi

    1.06171 Dukungan Ambulasi

    Dukungan Ambulasi

    Istilah Kesehatan

    • Ambulasi — Berjalan atau berpindah tempat, termasuk dengan bantuan alat seperti tongkat atau kursi roda
    • Mobilisasi — Gerakan atau perpindahan tubuh, termasuk bangun dari tempat tidur
    • Kruk — Alat bantu jalan berbentuk huruf L yang dipegang di ketiak

    Tindakan

    OBSERVASI
    • Identifikasi adanya nyeri atau keluhan fisik lainnya.
    • Identifikasi toleransi fisik melakukan ambulasi.
    • Monitor frekuensi jantung dan tekanan darah sebelum memulai ambulasi.
    • Monitor kondisi umum selama melakukan ambulasi.
    TERAPEUTIK
    • Fasilitasi aktivitas ambulasi dengan alat bantu (mis. tongkat, kruk).
    • Fasilitasi melakukan mobilisasi tisik, jika peru.
    • Libatkan keluarga untuk membantu pasien dalam meningkatkan ambulasi.
    EDUKASI
    • – Jelaskan tujuan dan prosedur ambulasi.
    • – Anjurkan melakukan ambulasi dini.
    • – Ajarkan ambulasi sederhana yang harus dilakukan (mis. berjalan dan tempat tidur ke
      kursi roda, berjalan dari tempat tidur ke kamar mandi, berjalan sesuai toleransi).
  • 1.09255 Diskusi Kelompok Terarah

    1.09255 Diskusi Kelompok Terarah

    Diskusi Kelompok Terarah

    Tindakan

    OBSERVASI
    • Identifikasi kebutuhan diskusi kelompok terarah.
    • Identifikasi peserta diskusi.
    • Catat pemikiran atau ide yang muncul dalam diskusi.
    TERAPEUTIK
    • Atur ruangan dengan suasana nyaman, rancang posisi tempat duduk.
    • Persiapkan alat (mis. sistem audio, perekam, media tulis).
    • Lakukan orientasi kelompok: salam, peserta diminta memberikan nama dan
      informasi data diri.
    • Lakukan kontrak waktu.
    • Sampaikan diskusi akan direkam.
    • Arahkan pertanyaan sesuai tujuan dan hindari pertanyaan yang tidak relevan.
    • Berikan kesempatan semua peserta untuk berpartisipasi selama diskusi.
    • Motivasi interaksi peserta untuk berbicara satu sama lain, tidak harus ke fasilitator.
    • Motivasi peserta yang enggan berbicara.
    • Batasi peserta yang mendominasi diskusi melalui isyarat verbal dan nonverbal.
    • Tunjukkan sikap mendengar aktif agar menjadi model perilaku bagi peserta.
    • Lakukan eksplorasi mendalam tanpa mengarahkan peserta.
    • Sampaikan ringkasan secara verbal.
    • Berikan umpan balik diskusi berupa analisis dan laporan.
    EDUKASI
    • Jelaskan tujuan dan prosedur FGD.
    • Informasikan topik yang akan didiskusikan.
  • 1.13476 Delegasi

    Delegasi

    Tindakan

    OBSERVASI
    • Identifikasi tugas-tugas yang dapat dilimpahkan.
    • Identifikasi orang yang tepat untuk didelegasikan.
    • Monitor kinerja dalam pelaksanaan delegasi.
    TERAPEUTIK
    • Susun perencanaan delegasi.
    • Tetapkan tujuan dan sasaran yang realistis.
    • Sesuaikan tugas atau kewajiban dengan kemampuan staf.
    • Hindari mengambil kembali tugas yang sudah didelegasikan.
    • Kontrol dan koordinasikan pekerjaan staf dengan mengukur pencapaian tujuan berdasarkan standar.
    EDUKASI
    • Jelaskan tujuan dilakukan delegasi.
    • Latih staf dengan memberikan tugas dan wewenang baik secara tertulis maupun lisan.