Dukungan Kelompok

Tindakan

OBSERVASI
  • Identifikasi masalah yang sebenarnya dialami kelompok.
  • ldentifikasi kelompok memiliki masalah yang sama.
  • Identifikasi hambatan menghadiri sesi kelompok (mis. stigma, cemas, tidak aman).
  • Identifikasi aturan dan norma yang perlu dimodifikasi pada sesi selanjutnya, jika peru.
TERAPEUTIK
  • Siapkan lingkungan terapeutik dan rileks.
  • Bentuk kelompok dengan pengalaman dan masalah yang sama.
  • Mulai sesi kelompok dengan mengenalkan semua anggota kelompok dan terapis.
  • Mulai dengan percakapan ringan, berbagi informasi tentang diri masing-masing dan alasan terlibat dalam kelompok.
  • Buat aturan dan norma dalam kelompok dalam kelompok, terutama kerahasiaan dalam kelompok.
  • Sepakati Jumlah sesi yang diperlukan dalam kelompok.
  • Bangun rasa tanggung jawab dalam kelompok.
  • Diskusikan penyelesaian masalah dalam kelompok.
  • Berikan kesempatan individu untuk berhenti sejenak saat merasa distress akibat topik
    tertentu sampai mampu berpartisipasi kembali.
  • Berikan kesempatan istirahat di setiap sesi untuk memfasilitasi percakapan individual
    dalam kelompok.
  • Berikan kesempatan saling mendukung dalam kelompok terkait masalah dan
    penyelesaian masalah.
  • Berikan kesempatan kelompok menyimpulkan masalah, penyelesaian masalah dan
    dukungan yang diperlukan untuk setiap anggota kelompok.
  • Hindarkan percakapan ofensif, tidak sensitif, seksual atau humor yang tidak perlu/tidak
    pada tempaitnya..
  • Sediakan media untuk kebutuhan berkomunikasi di luar kelompok (mis. email, telepon,
    SMS, WA).
  • Lakukan refleksi manfaat dukungan kelompok pada setiap awal dan akhir pertemuan.
  • Akhiri kegiatan sesuai sesi yang disepakati.
EDUKASI
  • – Anjurkan anggota kelompok mendengarkan dan memberi dukungan saat mendiskusikan
    masalah dan perasaan.
  • – Anjurkan bersikap jujur dalam menceritakan perasaan dan masalah.
  • – Anjurkan setiap anggota kelompok mengemukakan ketidakpuasan, keluhan, kritik dalam
    kelompok dengan cara santun.
  • – Anjurkan kelompok untuk menuntaskan ketidakpuasan, keluhan dan kritik.
  • – Ajarkan relaksasi pada setiap sesi, jika perlu.