Aromaterapi

Tindakan

OBSERVASI
  • – Identifikasi pilinan aroma yang disukai dan tidak disukai.
  • – Identifikasi tingkat nyeri, stres, kecemasan, dan alam perasaan sebelum dan sesudah aromaterapi.
  • – Monitor ketidaknyamanan sebelum dan setelah pemberian (mis. mual, pusing).
  • – Monitor masalah yang terjadi saat pemberian aromaterapi (mis. dermatitis kontak, asthma).
  • – Monitor tanda-tanda vital sebelum dan sesudah aromaterapi.
TERAPEUTIK
  • Pilih minyak esensial yang tepat sesuai dengan indikasi.
  • Lakukan uji kepekaan kulit dengan uji tempel (patch test) dengan larutan 2% pada daerah lipatan lengan atau lipatan belakang leher.
  • Berikan minyak esensial dengan metode yang tepat (mis. inhalasi, pemijatan, mandi uap, atau kompres).
EDUKASI
  • Ajarkan cara menyimpan minyak ensesial dengan tepat.
  • Anjurkan menggunakan minyak esensial secara bervariasi.
  • Anjurkan menghindarkan kemasan minyak esensial dari jangkauan anak-anak.