Penulis: WebMaster

  • 1.02029 Code Manajement

    Code Manajement

    Tindakan

    OBSERVASI
    • Monitor tingkat kesadaran.
    • Monitor irama jantung.
    • Monitor pemberian Advance Cardiac Life Support sesuai protokol yang tersedia.
    • Monitor kualitas resusitasi jantung paru yang diberikan (mis. kedalaman kompresi, kecepatan kompresi, rekoll dada penuh, tidak ada interupsi).
    • Interpretasi EKG dengan akurat untuk pemberian kardioversi/defibrilasi yang tepat, jika perlu.
    • Periksa ketersediaan obat-obat emergensi.
    TERAPEUTIK
    • Panggil bantuan jika pasien tidak sadar.
    • Aktifkan code blue.
    • Pastikan nadi tidak teraba dan napas tidak ada.
    • Lakukan resusitasi jantung paru, jika perlu.
    • Pastikan jalan napas terbuka.
  • 1.12359 Bimbingan Antisipatif

    1.12359 Bimbingan Antisipatif

    Bimbingan Antisipatif

    Istilah Kesehatan

    • Koping — Cara seseorang mengatasi masalah atau tekanan hidup

    Tindakan

    OBSERVASI
    • Identifikasi metode penyelesaian masalah yang biasa digunakan.
    • Identifikasi kemungkinan perkembangan atau krisis situasional yang akan terjadi serta dampaknya pada individu dan keluarga.
    TERAPEUTIK
    • Fasilitasi memutuskan bagaimana masalah akan diselesaikan.
    • Fasilitasi memutuskan siapa yang akan dilibatkan dalam menyelesaikan masalah.
    • Gunakan contoh kasus untuk meningkatkan keterampilan menyelesaikan masalah.
    • Fasilitasi mengidentifikasi sumber daya yang tersedia.
    • Fasilitasi menyesuaikan diri dengan perubahan peran.
    • Jadwalkan kunjungan peda setiap tnhnp perkembangan atau sesuai kebutuhan.
    • Jadwalkan tindak lanjut untuk memantau atau memberi dukungan..
    • Berikan nomor kontak yang dapat dihubungi, jika perlu.
    • Libatkan keluarga dan pihak terkait, jika perlu.
    • Berikan referensi baik cetak ataupun elektronik (mis. materi pendidikan, pamflet).
    EDUKASI
    • Jelaskan perkembangan dan perilaku normal.
    • Informasikan harapan yang realistis terkait perilaku pasien.
    • Latih teknik koping yang dibutuhkan untuk mengatasi perkembangan atau krisis situasional.
  • 1.09284 Bibliografi

    1.09284 Bibliografi

    Definisi :

    • Menggunakan literatur untuk mengekspresikan perasaan, menyelesaikan masalah secara aktif, meningkatkan kemampuan koping atau pengetahuan.

     

    Tindakan

    Observasi

    • – Identifikasi kebutuhan emosional, kognitif, perkembangan, dan situasional
    • – Identifikasikemampuan membaca

     

    Terapeutik

    • Tetapkan tujuan terapi (mis. perubahan emosi, pengembangan kepribadian, pembelajaran perilaku baru)
    • Pilih literatur (cerita, puisi, esai, artikel, buku, atau novel) berdasarkan kemampuan membaca, atau sesuai situasi/perasaan yang dialami
    • Gunakan gambar dan ilustrasi
    • Diskusikan perasaan yang diungkapkan oleh karakter
    • Diskusikan untuk membandingkan citra, karakter, situasi konsep dalam literatur dengan situasi yang dialami
    • Fasilitasi mengenali situasi dalam literatur untuk melakukan perubahan perilaku
    • Lanjutkan sesi membaca dengan sesi bermain individu maupun kelompok
    • Berikan waktu jeda beberapa menit agar pasien dapat merefleksikan materi bacaannya.

    Edukasi

    • Jelaskan tujuan dan prosedur biblioterapi
    • Anjurkan membaca dengan suara yang dapat didengar, jika perlu
    • Anjurkan membaca ulang

     

    Kolaborasi

    • Konsultasikan dengan pustakawan untuk penelusuran buku/literatur yang tepat

     

  • 1.08233 Aromaterapi

    1.08233 Aromaterapi

    Aromaterapi

    Tindakan

    OBSERVASI
    • – Identifikasi pilinan aroma yang disukai dan tidak disukai.
    • – Identifikasi tingkat nyeri, stres, kecemasan, dan alam perasaan sebelum dan sesudah aromaterapi.
    • – Monitor ketidaknyamanan sebelum dan setelah pemberian (mis. mual, pusing).
    • – Monitor masalah yang terjadi saat pemberian aromaterapi (mis. dermatitis kontak, asthma).
    • – Monitor tanda-tanda vital sebelum dan sesudah aromaterapi.
    TERAPEUTIK
    • Pilih minyak esensial yang tepat sesuai dengan indikasi.
    • Lakukan uji kepekaan kulit dengan uji tempel (patch test) dengan larutan 2% pada daerah lipatan lengan atau lipatan belakang leher.
    • Berikan minyak esensial dengan metode yang tepat (mis. inhalasi, pemijatan, mandi uap, atau kompres).
    EDUKASI
    • Ajarkan cara menyimpan minyak ensesial dengan tepat.
    • Anjurkan menggunakan minyak esensial secara bervariasi.
    • Anjurkan menghindarkan kemasan minyak esensial dari jangkauan anak-anak.
  • 1-01006 Latihan Batuk Efektif

    1-01006 Latihan Batuk Efektif

    Latihan Batuk Efektif

    Tindakan

    OBSERVASI
    • Identifikasikemampuan batuk.
    • Monitor adanya retensi sputum.
    • Monitor tanda dan gejala infeksi saluran napas.
    • Monitor input dan output cairan (mis. jumlah dan karakteristik).
    TERAPEUTIK
    • Atur posisi semi-Fowler atau Fowler.
    • Pasang perlak dan bengkok di pangkuan pasien.
    • Buang sekret pada tempat sputum.
    EDUKASI
    • Jelaskan tujuan dan prosedur batuk efektif.
    • Anjurkan tarik napas dalam melalui hidung selama 4 detik, ditahan selama 2 detik,
      kemudian keluarkan dari mulut dengan bibir mencucu (dibulatkan) selama 8 detik.
    • Anjurkan mengulangitarik napas dalam hingga 3 kali.
    • Anjurkan batuk dengan kuat langsung setelah tarik napas dalam yang ke-3.