{"id":68,"date":"2019-10-01T09:05:54","date_gmt":"2019-10-01T02:05:54","guid":{"rendered":"http:\/\/budirahayu.ip-dynamic.com:81\/slki\/?p=68"},"modified":"2026-08-25T07:08:50","modified_gmt":"2026-08-25T00:08:50","slug":"l-02011b-perfusi-perifer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/l-02011b-perfusi-perifer\/","title":{"rendered":"L.02011b-Perfusi Perifer"},"content":{"rendered":"<h2>L.02011b \u2014 Perfusi Perifer<\/h2>\n<h3>Definisi<\/h3>\n<p>Keadekuatan aliran darah pada pembuluh darah <strong>distal<\/strong> (jauh dari pusat, seperti tangan dan kaki) untuk menunjang fungsi jaringan.<\/p>\n<p><em>\ud83d\udcd6 Perfusi perifer adalah aliran darah ke ekstremitas (tangan, kaki, jari). Jika aliran darah terganggu, jaringan kekurangan oksigen dan nutrisi yang bisa menyebabkan nyeri, kebas, hingga kerusakan jaringan.<\/em><\/p>\n<h3>Ekspektasi<\/h3>\n<p>Meningkat<\/p>\n<h3>Kriteria Hasil<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Denyut nadi perifer<\/strong> \u2014 Denyut nadi yang diraba di pergelangan tangan, kaki, atau belakang lutut (lemah\/tidak ada = aliran darah terganggu)<\/li>\n<li><strong>Penyembuhan luka<\/strong> \u2014 Kecepatan luka sembuh (lambat = aliran darah ke area luka kurang)<\/li>\n<li><strong>Sensasi<\/strong> \u2014 Kemampuan merasakan sentuhan, suhu, dan rasa sakit di ekstremitas<\/li>\n<li><strong>Warna kulit pucat<\/strong> \u2014 Kulit pucat pada tangan\/kaki = aliran darah berkurang<\/li>\n<li><strong>Edema perifer<\/strong> \u2014 Pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, atau tangan karena penumpukan cairan<\/li>\n<li><strong>Nyeri ekstremitas<\/strong> \u2014 Nyeri pada lengan atau kaki, bisa memburuk saat beraktivitas (claudicatio)<\/li>\n<li><strong>Parestesia<\/strong> \u2014 Kesemutan, kebas, atau rasa &#8220;terbakar&#8221; pada tangan\/kaki karena saraf kekurangan oksigen<\/li>\n<li><strong>Kelemahan otot<\/strong> \u2014 Kekuatan otot berkurang karena kurang aliran darah<\/li>\n<li><strong>Kram otot<\/strong> \u2014 Kejang otot yang menyakitkan, sering terjadi di betis saat berjalan<\/li>\n<li><strong>Bruit femoralis<\/strong> \u2014 Suara &#8220;berdesir&#8221; yang terdengar melalui stetoskop di area selangkangan, tanda penyumbatan pembuluh darah<\/li>\n<li><strong>Nekrosis<\/strong> \u2014 Kematian jaringan kulit (menghitam) karena tidak mendapat aliran darah sama sekali<\/li>\n<li><strong>Pengisian kapiler<\/strong> \u2014 Waktu yang dibutuhkan setelah menekan kuku hingga kembali merah (normal: \u22642 detik; lebih lama = sirkulasi buruk)<\/li>\n<li><strong>Ekstremitas hangat\/dingin<\/strong> \u2014 Tangan\/kaki dingin = aliran darah berkurang<\/li>\n<li><strong>Turgor kulit<\/strong> \u2014 Elastisitas kulit saat dicubit; berkurang = dehidrasi atau gangguan sirkulasi<\/li>\n<li><strong>Tekanan darah sistolik<\/strong> \u2014 Angka atas tensi, tekanan saat jantung berdetak<\/li>\n<li><strong>Tekanan darah diastolik<\/strong> \u2014 Angka bawah tensi, tekanan saat jantung beristirahat<\/li>\n<li><strong>Tekanan arteri rata-rata (MAP)<\/strong> \u2014 Rata-rata tekanan darah selama satu sikus jantung (normal: 70\u2013100 mmHg)<\/li>\n<li><strong>Indeks ankle-brachial (ABI)<\/strong> \u2014 Perbandingan tekanan darah di pergelangan kaki dengan lengan; jika rendah = penyumbatan pembuluh darah di kaki<\/li>\n<\/ul>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone \" src=\"\/slki\/data\/l02011r.jpg\" width=\"100%\" height=\"850\" \/><\/p>\n<p><em>Sumber: Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI)<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>L.02011b \u2014 Perfusi Perifer Definisi Keadekuatan aliran darah pada pembuluh darah distal (jauh dari pusat, seperti tangan dan kaki) untuk menunjang fungsi jaringan. \ud83d\udcd6 Perfusi perifer adalah aliran darah ke ekstremitas (tangan, kaki, jari). Jika aliran darah terganggu, jaringan kekurangan oksigen dan nutrisi yang bisa menyebabkan nyeri, kebas, hingga kerusakan jaringan. Ekspektasi Meningkat Kriteria Hasil [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,15],"tags":[],"class_list":["post-68","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-fisiologis","category-sirkulasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=68"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1075,"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/68\/revisions\/1075"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=68"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=68"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=68"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}