{"id":249,"date":"2019-10-01T11:45:55","date_gmt":"2019-10-01T04:45:55","guid":{"rendered":"http:\/\/budirahayu.ip-dynamic.com:81\/slki\/?p=249"},"modified":"2026-08-25T07:34:44","modified_gmt":"2026-08-25T00:34:44","slug":"l-09076r-kontrol-diri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/l-09076r-kontrol-diri\/","title":{"rendered":"L.09076r-Kontrol Diri"},"content":{"rendered":"<h2>L.09076r \u2014 Kontrol Diri<\/h2>\n<h3>Definisi<\/h3>\n<p>Kemampuan untuk mengatur tingkah laku sesuai dengan situasi.<\/p>\n<p><em>\ud83d\udcd6 Kontrol diri adalah kemampuan seseorang mengatur perilaku, emosi, dan reaksi sesuai dengan situasi yang dihadapi. Tanpa kontrol diri, seseorang bisa melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri atau orang lain.<\/em><\/p>\n<h3>Ekspektasi<\/h3>\n<p>Meningkat<\/p>\n<h3>Kriteria Hasil<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Pengendalian impuls<\/strong> \u2014 Mampu menahan keinginan untuk melakukan hal yang tidak pantas<\/li>\n<li><strong>Perilaku sesuai norma<\/strong> \u2014 Bertingkah laku sesuai aturan dan etika yang berlaku<\/li>\n<li><strong>Pengendalian emosi<\/strong> \u2014 Tidak mudah marah atau kehilangan kendali<\/li>\n<li><strong>Penilaian situasi<\/strong> \u2014 Mampu menilai situasi sebelum bertindak<\/li>\n<li><strong>Tanggung jawab<\/strong> \u2014 Menanggung akibat dari tindakan yang dilakukan<\/li>\n<li><strong>Interaksi sosial<\/strong> \u2014 Berinteraksi dengan orang lain tanpa perilaku yang mengganggu<\/li>\n<li><strong>Tidak ada perilaku agresif<\/strong> \u2014 Tidak melakukan kekerasan fisik atau verbal<\/li>\n<\/ul>\n<p><em>Sumber: Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI)<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>L.09076r \u2014 Kontrol Diri Definisi Kemampuan untuk mengatur tingkah laku sesuai dengan situasi. \ud83d\udcd6 Kontrol diri adalah kemampuan seseorang mengatur perilaku, emosi, dan reaksi sesuai dengan situasi yang dihadapi. Tanpa kontrol diri, seseorang bisa melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri atau orang lain. Ekspektasi Meningkat Kriteria Hasil Pengendalian impuls \u2014 Mampu menahan keinginan untuk melakukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12,3],"tags":[],"class_list":["post-249","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-integritas-ego","category-psikologis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/249","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=249"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/249\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1129,"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/249\/revisions\/1129"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=249"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=249"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=249"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}