{"id":229,"date":"2019-10-01T18:29:02","date_gmt":"2019-10-01T11:29:02","guid":{"rendered":"http:\/\/budirahayu.ip-dynamic.com:81\/slki\/?p=229"},"modified":"2026-08-25T07:48:11","modified_gmt":"2026-08-25T00:48:11","slug":"l-13124-proses-pengasuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/l-13124-proses-pengasuhan\/","title":{"rendered":"L.13124 &#8211; Proses Pengasuhan."},"content":{"rendered":"<h2>L.13124 \u2014 Proses Pengasuhan<\/h2>\n<h3>Definisi<\/h3>\n<p>Perilaku yang ditunjukkan oleh pemberi asuhan dalam memberikan perawatan kepada individu.<\/p>\n<p><em>\ud83d\udcd6 Proses pengasuhan adalah cara seseorang (orang tua, pengasuh, atau perawat) memberikan perawatan dan perhatian kepada orang yang membutuhkan \u2014 termasuk bayi, anak kecil, lansia, atau orang sakit.<\/em><\/p>\n<h3>Ekspektasi<\/h3>\n<p>Meningkat<\/p>\n<h3>Kriteria Hasil<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Kebersamaan<\/strong> \u2014 Pemberi asuhan hadir dan terlibat dalam perawatan<\/li>\n<li><strong>Pengetahuan perawatan<\/strong> \u2014 Memahami cara merawat dengan benar<\/li>\n<li><strong>Kemampuan teknis<\/strong> \u2014 Mampu melakukan tindakan perawatan yang diperlukan<\/li>\n<li><strong>Respon terhadap kebutuhan<\/strong> \u2014 Mampu mengenali dan memenuhi kebutuhan yang dirawat<\/li>\n<li><strong>Komunikasi<\/strong> \u2014 Berkomunikasi dengan baik dengan orang yang dirawat<\/li>\n<li><strong>Dukungan emosional<\/strong> \u2014 Memberikan perhatian dan kasih sayang<\/li>\n<li><strong>Kepatuhan prosedur<\/strong> \u2014 Mengikuti prosedur perawatan yang benar<\/li>\n<li><strong>Pengelolaan stres<\/strong> \u2014 Mampu mengelola stres saat memberikan perawatan<\/li>\n<\/ul>\n<p><em>Sumber: Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI)<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>L.13124 \u2014 Proses Pengasuhan Definisi Perilaku yang ditunjukkan oleh pemberi asuhan dalam memberikan perawatan kepada individu. \ud83d\udcd6 Proses pengasuhan adalah cara seseorang (orang tua, pengasuh, atau perawat) memberikan perawatan dan perhatian kepada orang yang membutuhkan \u2014 termasuk bayi, anak kecil, lansia, atau orang sakit. Ekspektasi Meningkat Kriteria Hasil Kebersamaan \u2014 Pemberi asuhan hadir dan terlibat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8,5],"tags":[],"class_list":["post-229","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-interaksi-sosial","category-relasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/229","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=229"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/229\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1166,"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/229\/revisions\/1166"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=229"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=229"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/slki\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=229"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}