{"id":47,"date":"2019-09-25T13:27:08","date_gmt":"2019-09-25T06:27:08","guid":{"rendered":"http:\/\/budirahayu.ip-dynamic.com:81\/sdki\/?p=47"},"modified":"2026-08-24T22:01:52","modified_gmt":"2026-08-24T15:01:52","slug":"d0003-ganguan-pertukaran-gas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/snars.web.id\/sdki\/d0003-ganguan-pertukaran-gas\/","title":{"rendered":"D0003 Ganguan Pertukaran Gas"},"content":{"rendered":"<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p id=\"pvc_stats_47\" class=\"pvc_stats all  \" data-element-id=\"47\" style=\"\"><i class=\"pvc-stats-icon medium\" aria-hidden=\"true\"><svg aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\" data-prefix=\"far\" data-icon=\"chart-bar\" role=\"img\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" viewBox=\"0 0 512 512\" class=\"svg-inline--fa fa-chart-bar fa-w-16 fa-2x\"><path fill=\"currentColor\" d=\"M396.8 352h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V108.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v230.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm-192 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V140.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v198.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm96 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V204.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v134.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zM496 400H48V80c0-8.84-7.16-16-16-16H16C7.16 64 0 71.16 0 80v336c0 17.67 14.33 32 32 32h464c8.84 0 16-7.16 16-16v-16c0-8.84-7.16-16-16-16zm-387.2-48h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8v-70.4c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v70.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8z\" class=\"\"><\/path><\/svg><\/i> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"16\" height=\"16\" alt=\"Loading\" src=\"https:\/\/snars.web.id\/sdki\/wp-content\/plugins\/page-views-count\/ajax-loader-2x.gif\" border=0 \/><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p><strong>D.0003 Gangguan Pertukaran Gas<\/strong><\/p>\n<p><strong>Definisi<\/strong><\/p>\n<p>Gangguan Pertukaran Gas adalah kelebihan atau kekurangan oksigenasi (masuknya oksigen ke dalam tubuh) dan\/atau eliminasi (pengeluaran) karbondioksida pada membran alveolus-kapiler (selaput tipis di paru tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida terjadi antara udara dan darah).<\/p>\n<hr \/>\n<p><strong>Penyebab<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li><strong>Ketidakseimbangan ventilasi-perfusi<\/strong> &#8212; Ketidaksesuaian antara aliran udara ke paru (ventilasi) dan aliran darah di paru (perfusi), sehingga pertukaran gas tidak optimal.<\/li>\n<li><strong>Perubahan membran alveolus-kapiler<\/strong> &#8212; Selaput paru menjadi tebal, kaku, atau rusak sehingga pertukaran oksigen dan karbon dioksida terganggu.<\/li>\n<\/ol>\n<hr \/>\n<p><strong>Gejala dan Tanda Mayor<\/strong><\/p>\n<p><em>Mayor<\/em> berarti tanda-tanda utama atau yang paling khas dari gangguan ini.<\/p>\n<p><strong>Subjektif (apa yang dirasakan pasien):<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li><strong>Dispnea<\/strong> &#8212; Pasien merasa sesak napas atau sulit bernapas.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Objektif (yang bisa diamati oleh perawat\/dokter):<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li><strong>PCO2 meningkat atau menurun<\/strong> &#8212; Tekanan parsial karbon dioksida dalam darah tidak normal (tinggi berarti karbon dioksida tidak terbuang, rendah berarti terlalu banyak terbuang).<\/li>\n<li><strong>PO2 menurun<\/strong> &#8212; Tekanan parsial oksigen dalam darah rendah, menandakan tubuh kekurangan oksigen.<\/li>\n<li><strong>Takikardia<\/strong> &#8212; Detak jantung lebih cepat dari normal (lebih dari 100 kali\/menit) sebagai kompensasi kekurangan oksigen.<\/li>\n<li><strong>pH arteri meningkat atau menurun<\/strong> &#8212; Kadar keasaman darah dari pembuluh nadi tidak normal, bisa terjadi asidosis (terlalu asam) atau alkalosis (terlalu basa).<\/li>\n<li><strong>Bunyi napas tambahan<\/strong> &#8212; Terdengar suara napas abnormal seperti mengi (wheezing) atau krekels (crackles) saat diperiksa dengan stetoskop.<\/li>\n<\/ol>\n<hr \/>\n<p><strong>Gejala dan Tanda Minor<\/strong><\/p>\n<p><em>Minor<\/em> berarti tanda-tanda tambahan yang mungkin menyertai gangguan ini.<\/p>\n<p><strong>Subjektif (apa yang dirasakan pasien):<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li><strong>Pusing<\/strong> &#8212; Pasien merasa kepala berputar atau ringan karena kurang oksigen ke otak.<\/li>\n<li><strong>Penglihatan kabur<\/strong> &#8212; Penglihatan menjadi tidak jelas karena kurangnya suplai oksigen ke mata.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Objektif (yang bisa diamati):<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li><strong>Sianosis<\/strong> &#8212; Warna bibir, ujung jari, atau kulit kebiruan karena kekurangan oksigen dalam darah.<\/li>\n<li><strong>Diaforesis<\/strong> &#8212; Banyak berkeringat, terutama di wajah dan dada.<\/li>\n<li><strong>Gelisah<\/strong> &#8212; Pasien tidak tenang, sulit diam, sering bergerak-gerak.<\/li>\n<li><strong>Napas cuping hidung<\/strong> &#8212; Cuping hidung mengembang saat bernapas, menandakan upaya napas berat.<\/li>\n<li><strong>Pola napas abnormal<\/strong> &#8212; Pola napas bisa cepat (takipnea) atau lambat (bradipnea), teratur atau tidak teratur, dalam atau dangkal.<\/li>\n<li><strong>Warna kulit abnormal (pucat, kebiruan)<\/strong> &#8212; Kulit tampak pucat atau kebiruan karena kurang oksigen.<\/li>\n<li><strong>Kesadaran menurun<\/strong> &#8212; Pasien menjadi bingung, mengantuk, atau sulit diajak bicara.<\/li>\n<\/ol>\n<hr \/>\n<p><strong>Kondisi Klinis Terkait<\/strong><\/p>\n<p>Kondisi-kondisi medis yang sering menyertai gangguan pertukaran gas:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)<\/strong> &#8212; Penyakit paru yang menyebabkan penyumbatan saluran napas secara permanen.<\/li>\n<li><strong>Gagal Jantung Kongestif<\/strong> &#8212; Jantung tidak mampu memompa darah dengan baik sehingga cairan menumpuk di paru.<\/li>\n<li><strong>Asma<\/strong> &#8212; Radang kronis pada saluran napas yang membuat napas berat dan mengi.<\/li>\n<li><strong>Pneumonia<\/strong> &#8212; Infeksi pada jaringan paru yang mengisi kantung udara dengan cairan atau nanah.<\/li>\n<li><strong>Tuberkulosis Paru<\/strong> &#8212; Infeksi bakteri yang merusak jaringan paru.<\/li>\n<li><strong>Penyakit Membran Hialin<\/strong> &#8212; Penumpukan membran tipis di kantung udara paru, sering pada bayi prematur.<\/li>\n<li><strong>Asfiksia<\/strong> &#8212; Kekurangan oksigen total yang mengancam jiwa.<\/li>\n<li><strong>Persistent Pulmonary Hypertension of Newborn (PPHN)<\/strong> &#8212; Tekanan darah tinggi di pembuluh darah paru pada bayi baru lahir.<\/li>\n<li><strong>Prematuritas<\/strong> &#8212; Bayi lahir sebelum waktunya dengan paru yang belum matang.<\/li>\n<li><strong>Infeksi Saluran Napas<\/strong> &#8212; Infeksi yang mengganggu aliran udara di saluran pernapasan.<\/li>\n<\/ol>\n<hr \/>\n<p><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>SLKI (Sistem Luaran Keperawatan Indonesia)<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Luaran Utama:<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Pertukaran Gas<\/strong> &#8212; Proses masuknya oksigen dan keluarnya karbondioksida di paru-paru berjalan adekuat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Luaran Tambahan:<\/strong><\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Keseimbangan Asam-Basa<\/strong> &#8212; Kadar keasaman darah dalam rentang normal.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Konservasi Energi<\/strong> &#8212; Kemampuan mengatur tenaga agar tidak cepat lelah.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Perfusi Paru<\/strong> &#8212; Aliran darah ke jaringan paru-paru berjalan lancar.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Respons Ventilasi Mekanik<\/strong> &#8212; Tubuh merespons baik terhadap bantuan mesin ventilator jika diperlukan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Tingkat Delirium<\/strong> &#8212; Tingkat kebingungan atau gangguan kesadaran terkontrol.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<hr \/>\n<p><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>SIKI (Sistem Intervensi Keperawatan Indonesia)<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Gangguan Pertukaran Gas<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Intervensi Utama:<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Pemantauan Respirasi<\/strong> &#8212; Memantau frekuensi, kedalaman, pola napas, dan saturasi oksigen secara rutin.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Terapi Oksigen<\/strong> &#8212; Memberikan suplementasi oksigen tambahan sesuai kebutuhan pasien.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Intervensi Pendukung:<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Dukungan Berhenti Merokok<\/strong> &#8212; Membantu pasien berhenti merokok untuk menjaga kesehatan paru.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Dukungan Ventilasi<\/strong> &#8212; Merawat dan memastikan alat ventilator berfungsi dengan baik.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Edukasi Berhenti Merokok<\/strong> &#8212; Memberikan informasi tentang bahaya rokok bagi kesehatan paru.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Edukasi Pengukuran Respirasi<\/strong> &#8212; Mengajarkan cara memantau pernapasan sendiri.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Edukasi Fisioterapi Dada<\/strong> &#8212; Mengajarkan teknik latihan untuk membersihkan lendir dari paru.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Fisioterapi Dada<\/strong> &#8212; Teknik fisik untuk membantu pengeluaran lendir dari saluran napas.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Manajemen Ventilasi Mekanik<\/strong> &#8212; Mengatur dan memantau penggunaan mesin ventilator.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Pencegahan Aspirasi<\/strong> &#8212; Mencegah masuknya cairan atau makanan ke saluran napas.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Pemberian Obat<\/strong> &#8212; Memberikan obat sesuai resep untuk mengatasi gangguan pertukaran gas.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Pemberian Obat Inhalasi<\/strong> &#8212; Memberikan obat melalui hirupan untuk membuka saluran napas.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Pemberian Obat Interpleura<\/strong> &#8212; Memberikan obat ke dalam rongga pleura (selaput paru) jika diperlukan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Pemberian Obat Intradermal<\/strong> &#8212; Memberikan obat melalui suntikan ke lapisan kulit.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Pemberian Obat Intramuskular<\/strong> &#8212; Memberikan obat melalui suntikan ke otot.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Pemberian Obat Intravena<\/strong> &#8212; Memberikan obat melalui infus ke pembuluh darah.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Manajemen Asam-Basa<\/strong> &#8212; Menjaga keseimbangan asam-basa dalam tubuh.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Manajemen Asam-Basa: Alkalosis Respiratorik<\/strong> &#8212; Mengatasi kondisi darah terlalu basa akibat pernapasan berlebih.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Manajemen Asam-Basa: Asidosis Respiratorik<\/strong> &#8212; Mengatasi kondisi darah terlalu asam akibat penumpukan karbon dioksida.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Manajemen Energi<\/strong> &#8212; Membantu pasien mengatur aktivitas agar tidak kelelahan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Manajemen Jalan Napas<\/strong> &#8212; Menjaga kepatenan saluran napas dari sumbatan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Manajemen Jalan Napas Buatan<\/strong> &#8212; Merawat alat bantu napas buatan seperti ventilator.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Pemberian Obat Oral<\/strong> &#8212; Memberikan obat melalui mulut.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Pengaturan Posisi<\/strong> &#8212; Menempatkan pasien dalam posisi terbaik untuk pernapasan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Pengambilan Sampel Darah Arteri<\/strong> &#8212; Mengambil sampel darah dari pembuluh nadi untuk pemeriksaan gas darah.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Penyapihan Ventilasi Mekanik<\/strong> &#8212; Membantu proses pelepasan ventilator secara bertahap.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Perawatan Emboli Paru<\/strong> &#8212; Merawat kondisi penyumbatan pembuluh darah paru oleh bekuan darah.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Perawatan Selang Dada<\/strong> &#8212; Merawat selang chest tube yang membuang cairan dari rongga dada.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Reduksi Ansietas<\/strong> &#8212; Mengurangi rasa cemas pasien.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<hr \/>\n<p><em>Sumber: Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI)<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p id=\"pvc_stats_47\" class=\"pvc_stats all  \" data-element-id=\"47\" style=\"\"><i class=\"pvc-stats-icon medium\" aria-hidden=\"true\"><svg aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\" data-prefix=\"far\" data-icon=\"chart-bar\" role=\"img\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" viewBox=\"0 0 512 512\" class=\"svg-inline--fa fa-chart-bar fa-w-16 fa-2x\"><path fill=\"currentColor\" d=\"M396.8 352h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V108.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v230.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm-192 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V140.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v198.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm96 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V204.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v134.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zM496 400H48V80c0-8.84-7.16-16-16-16H16C7.16 64 0 71.16 0 80v336c0 17.67 14.33 32 32 32h464c8.84 0 16-7.16 16-16v-16c0-8.84-7.16-16-16-16zm-387.2-48h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8v-70.4c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v70.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8z\" class=\"\"><\/path><\/svg><\/i> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"16\" height=\"16\" alt=\"Loading\" src=\"https:\/\/snars.web.id\/sdki\/wp-content\/plugins\/page-views-count\/ajax-loader-2x.gif\" border=0 \/><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p>D.0003 Gangguan Pertukaran Gas Definisi Gangguan Pertukaran Gas adalah kelebihan atau kekurangan oksigenasi (masuknya oksigen ke dalam tubuh) dan\/atau eliminasi (pengeluaran) karbondioksida pada membran alveolus-kapiler (selaput tipis di paru tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida terjadi antara udara dan darah). Penyebab Ketidakseimbangan ventilasi-perfusi &#8212; Ketidaksesuaian antara aliran udara ke paru (ventilasi) dan aliran darah di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1367,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,7],"tags":[59,58,57],"class_list":["post-47","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fisiologis","category-respirasi","tag-emboli","tag-paru-paru","tag-pernafasan"],"a3_pvc":{"activated":true,"total_views":16800,"today_views":1},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/sdki\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/sdki\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/sdki\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/sdki\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/sdki\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47"}],"version-history":[{"count":21,"href":"https:\/\/snars.web.id\/sdki\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3312,"href":"https:\/\/snars.web.id\/sdki\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47\/revisions\/3312"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/sdki\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1367"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/sdki\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/sdki\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/sdki\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}