{"id":6417,"date":"2022-04-27T11:17:07","date_gmt":"2022-04-27T04:17:07","guid":{"rendered":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/?p=6417"},"modified":"2022-06-15T18:11:02","modified_gmt":"2022-06-15T11:11:02","slug":"d-program-nasional-prognas-akreditasi-kemenkes-kmk-1128","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/d-program-nasional-prognas-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/","title":{"rendered":"D. Program Nasional (PROGNAS) &#8211; Akreditasi Kemenkes &#8211; KMK 1128"},"content":{"rendered":"<h3><span style=\"color: #000000;\"><strong> Program Nasional<\/strong><\/span><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/snars.web.id\/rs\/instrumen-penilaian-program-nasional-prognas-starkes\/\"><button class=\"button\"><span style=\"color: #ff0000;\">Pelajari Ringkasan Instrumen Program Nasional<\/span><\/button><\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Gambaran <\/strong><strong>Umum<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) bidang kesehatan telah ditentukan prioritas pelayanan kesehatan dengan target yang harus dicapai. Salah satu fungsi rumah sakit adalah melaksanakan program pemerintah dan mendukung tercapainya target target pembangunan nasional. Pada standar akreditasi ini Program Nasional (Prognas) meliputi:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Peningkatan kesehatan ibu dan bayi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penurunan angka kesakitan Tuberkulosis\/TBC.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penurunan angka kesakitan HIV\/AIDS.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penurunan prevalensi stunting dan wasting.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pelayanan Keluarga Berencana Rumah Sakit.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pelaksanaan program nasional oleh rumah sakit diharapkan mampu mningkatkan akselerasi pencapaian target RPJMN bidang kesehatan sehingga upaya mingkatkan derajat kesehatan masyarakat meningkat segera terwujud.\u00a0<\/span><\/p>\n<hr \/>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>1. Peningkatan <\/strong><strong>Kesehatan<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Ibu<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>dan<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Bayi<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>a) Standar <\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>1<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Rumah\u00a0sakit\u00a0melaksanakan\u00a0program\u00a0PONEK\u00a024\u00a0jam\u00a0dan\u00a07\u00a0(tujuh)\u00a0hari\u00a0seminggu.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>b) Maksud <\/strong><strong>dan<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Tujuan<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>1<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Rumah sakit melaksanakan program PONEK sesuai\u00a0 dengan <\/span><span style=\"color: #000000;\">pedoman\u00a0PONEK\u00a0yang\u00a0berlaku\u00a0dengan\u00a0langkah\u00a0langkah\u00a0sebagai\u00a0berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1) Melaksanakan dan menerapkan standar pelayananperlindungan ibu dan bayi secara terpadu.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2) Mengembangkan kebijakan dan standar pelayanan ibu dan bayi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">3) Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">4) Meningkatkan kesiapan rumah sakit dalam melaksanakanfungsi pelayanan obstetric dan neonates termasuk pelayanan kegawatdaruratan (PONEK 24 jam).<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">5) Meningkatkanfungsi rumah sakit sebagai model dan Pembina teknis dalam pelaksanaan IMD dan ASI Eksklusif serta Perawatan Metode Kanguru (PMK) pada BBLR.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">6) Meningkatkan fungsi rumah sakit sebagai pusat rujukanpelayanan kesehatan ibu dan bayi bagi sarana pelayanan kesehatan lainnya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">7) Melaksanakanpemantauan dan evaluasi pelaksanaan program RSSIB 10 langkah menyusui dan peningkatan kesehatan ibu.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">8) Melakukanpemantauan dan analisis yang meliputi:<\/span>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">a) Angka keterlambatan operasi section caesaria<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">b) Angka kematian ibu dan anak<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">c) Kejadian tidak dilakukannya inisiasi menyusui dini (IMD) pada bayi baru lahir.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>c) Elemen <\/strong><strong>Penilaian<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>1<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1) Rumah sakit menetapkan regulasi tentang pelaksanaan PONEK 24 jam.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2) Terdapat Tim PONEK yang ditetapkan oleh rumah sakit dengan rincian tugas dan tanggungjawabnya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">3) Terdapat program kerja yang menjadi acuan dalam pelaksanaan program PONEK Rumah Sakit sesuai maksud dan tujuan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">4) Terdapat bukti pelaksanaan program PONEK Rumah Sakit.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">5) Program PONEK Rumah Sakit dipantau dan dievaluasi secara rutin.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>d) Standar <\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>1<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Untuk meningkatkan efektifitas sistem rujukan maka Rumah\u00a0<\/span><span style=\"color: #000000;\">sakit melakukan pembinaan kepada jejaring fasilitas Kesehatan\u00a0rujukan\u00a0yang ada.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>e) Maksud <\/strong><strong>dan<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Tujuan<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>1<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Salah satu tugas dari rumah sakit dengan kemampuan PONEK adalah melakukan pembinaan kepada jejaring rujukan seperti Puskesmas, Klinik bersalin, praktek perseorangan dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. Pembinaan jejaring rujukan\u00a0 dapat dilakukan dengan mengadakan pelatihan kepada fasilitas kesehatan jejaring, berbagi pengalaman dalam pelayanan ibu dan anak serta peningkatanan kompetensi jejaring rujukan secara berkala. Rumah sakit memetakan jejaring rujukan yang ada dan membuat program pembinaan setiap tahun.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>f) Elemen<\/strong><strong>Penilaian<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Standar<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>1<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1) Rumah sakit menetapkan program pembinaan jejaringrujukan rumah sakit.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2) Rumah sakit melakukan pembinaan terhadap jejaring secara berkala.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">3) Telah dilakukan evaluasi program pembinaan jejaring rujukan.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<hr \/>\n<h4><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>2. Penurunan <\/strong><strong>Angka<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Kesakitan<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Tuberkulosis\/TBC<\/strong><\/span><\/span><\/h4>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>a) Standar <\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>2<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Rumah\u00a0sakit\u00a0melaksanakan\u00a0program\u00a0penanggulangan\u00a0tuberkulosis.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>b) Maksud <\/strong><strong>dan<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Tujuan<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>2<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Pemerintah mengeluarkan kebijakan penanggulangan tuberkulosis berupa upaya kesehatan yang mengutamakan aspek promotif, preventif, tanpa mengabaikan aspek kuratif dan rehabilitatif yang ditujukan untuk melindungi kesehatan masyarakat, menurunkan angka kesakitan, kecatatan atau kematian, memutuskan penularan mencegah resistensi obat dan mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan akibat tuberkulosis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Rumah sakit dalam melaksanakan penanggulangan tubekulosis\u00a0melakukan\u00a0kegiatan\u00a0yang meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1) Promosi kesehatan yang diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan yang benar dan komprehensif mengenai <\/span>pencegahan penularan, penobatan, pola hidup bersih dan\u00a0sehat (PHBS) sehingga terjadi perubahan sikap dan perilaku\u00a0sasaran yaitu pasien dan keluarga, pengunjung serta staf\u00a0rumah sakit.<\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2) Surveilans tuberkulosis, merupakan kegiatan memperolehdata epidemiologi yang diperlukan dalam sistem informasi program penanggulangan tuberkulosis, seperti pencatatan dan pelaporan tuberkulosis sensitif obat, pencatatan dan pelaporan tuberkulosis resistensi obat.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">3) Pengendalianfaktor risiko tuberkulosis, ditujukan untuk mencegah, mengurangi penularan dan kejadian penyakit tuberkulosis, yang pelaksanaannya sesuai dengan pedoman pengendalian pencegahan infeksi tuberkulosis di rumah sakit pengendalian faktor risiko tuberkulosis, ditujukan untuk mencegah, mengurangi penularan dan kejadian penyakit tuberkulosis, yang pelaksanaannya sesuai dengan pedoman pengendalian pencegahan infeksi tuberkulosis di rumah sakit.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">4) Penemuan dan penanganan kasus tuberkolosis. <\/span>Penemuan kasus tuberkulosis dilakukan melalui pasien yang datang kerumah sakit, setelah pemeriksaan, penegakan diagnosis, penetapan klarifikasi dan tipe pasien tuberkulosis. Sedangkan untuk penanganan kasus dilaksanakan sesuai tata laksana pada pedoman nasional pelayanan kedokteran tuberkulosis dan standar lainnya sesuai dengan peraturan perundang- undangan.<\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">5) Pemberian kekebalan <\/span>Pemberian\u00a0kekebalan\u00a0dilakukan\u00a0melalui\u00a0pemberian\u00a0imunisasi\u00a0BCG\u00a0terhadap\u00a0bayi\u00a0dalam\u00a0upaya\u00a0penurunan\u00a0risiko\u00a0tingkat\u00a0pemahaman\u00a0tuberkulosis\u00a0sesuai\u00a0dengan\u00a0peraturan\u00a0perundang-undangan.<\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">6) Pemberian obat<br \/>\n<\/span>Pemberian obat pencegahan selama 6 (enam) bulan yang ditujukan pada anak usia dibawah 5 (lima) tahun yang kontak erat dengan pasien tuberkulosis aktif; orang dengan HIV dan AIDS (ODHA) yang tidak terdiagnosis tuberkulosis; populasi tertentu lainnya sesuai peraturan perundang-undangan.<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Untuk menjalankan kegiatan tersebut maka rumah sakit\u00a0 dapat membentuk tim\/panitia pelaksana program TB Paru Rumah Sakit.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>c) Elemen <\/strong><strong>Penilaian <\/strong><strong>Prognas <\/strong><strong>2<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1) Rumah sakit menerapkan regulasi tentang pelaksanaan penanggulangan tuberkulosis di rumah sakit.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2) Direktur menetapkan tim TB Paru Rumah sakit beserta program kerjanya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">3) Ada bukti pelaksanaan promosi kesehatan, surveilans dan upaya pencegahan tuberkulosis<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">4) Tersedianyalaporan pelaksanaan promosi kesehatan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>d) Standar<\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong> 2.<\/strong><strong>1<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Rumah\u00a0sakit\u00a0menyediakan\u00a0sarana\u00a0dan\u00a0prasarana\u00a0pelayanan\u00a0tuberkulosis\u00a0sesuai\u00a0peraturan\u00a0perundang-undangan.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>e) Maksud<\/strong><strong>dan<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Tujuan<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong> 2.<\/strong><strong>1<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Dalam melaksanakan pelayanan kepada penderita TB Paru dan\u00a0program TB Paru di rumah sakit, maka harus tersedia sarana\u00a0dan prasarana yang memenuhi syarat pelayanan TB Paru sesuai\u00a0dengan\u00a0Pedoman\u00a0Pelayanan\u00a0TB\u00a0Paru.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>f) Elemen <\/strong><strong>Penilaian<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong> 2.<\/strong><strong>1<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tersedia ruang pelayanan rawat jalan yang memenuhi pedoman pencegahan dan pengendalian infeksi tuberkolosis.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bila rumah sakit memberikan pelayanan rawat inap bagipasien tuberkulosis paru dewasa maka rumah sakit harus memiliki ruang rawat inap yang memenuhi pedoman pencegahan dan pengendalian infeksi tuberkolosis.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tersedia ruang pengambilan spesimen sputum yang memenuhi pedoman pencegahan dan pengendalian infeksi tuberkulosis.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>g) Standar <\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>2.2<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Rumah sakit telah melaksanakan pelayanan tuberkulosis dan\u00a0upaya pengendalian faktor risiko tuberkulosis sesuai peraturan\u00a0perundang-undangan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>h) Elemen <\/strong><strong>Penilaian<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>2.2<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1) Rumah sakit telah menerapkan kepatuhan staf medisterhadap panduan praktik klinis tuberkulosis.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2) Rumah sakit merencanakan dan mengadakan penyediaan Obat Anti tuberkulosis.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">3) Rumah sakit melaksanakan pelayanan TB MDR (bagirumah sakit rujukan TB MDR).\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">4) Rumah sakit melaksanakan pencatatan dan\u00a0 pelaporankasus TB Paru sesuai ketentuan.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<hr \/>\n<h4><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>3. Penurunan <\/strong><strong>Angka<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Kesakitan<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>HIV\/AIDS<\/strong><\/span><\/span><\/h4>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>a) Standar <\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>3<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Rumah sakit melaksanakan penanggulangan HIV\/AIDS sesuai dengan peraturan perundang-undangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>b) Maksud <\/strong><strong>dan<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Tujuan<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>3<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Rumah sakit dalam melaksanakan penanggulangan HIV\/AIDS sesuai standar pelayanan bagi rujukan orang dengan\u00a0 HIV\/AIDS (ODHA) dan satelitnya dengan langkah-langkah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1) Meningkatkan fungsi pelayanan <em>Voluntary Counseling and <\/em><em>Testing<\/em><em> \u00a0<\/em>(VCT).\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2) Meningkatkan fungsi pelayanan <em>Antiretroviral Therapy <\/em>(ART) atau bekerja sama dengan rumah sakit yang ditunjuk.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">3) Meningkatkan fungsi pelayanan Infeksi Oportunistik (IO).\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">4) Meningkatkan fungsi pelayanan pada ODHA dengan factorrisiko <em>Injection Drug<\/em><em>\u00a0<\/em><em>Use<\/em><em>\u00a0<\/em>(IDU).\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">5) Meningkatkan fungsi pelayanan penunjang yang meliputi pelayanan gizi, laboratorium dan radiologi, pencatatan dan pelaporan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>c) Elemen <\/strong><strong>Penilaian<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>3<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1) Rumah sakit telah melaksanakan kebijakan programpenanggulangan HIV\/AIDS sesuai ketentuan perundangan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2) Rumah sakit telah menerapkan fungsi rujukan HIV\/AIDS pada rumah sakit sesuai dengan kebijakan yang berlaku.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">3) Rumah sakit melaksanakan pelayanan PITC dan PMTC.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">4) Rumah sakit memberikan pelayanan ODHA dengan faktor risiko IO.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">5) Rumah sakit merencanakan dan mengadakan penyediaan ART.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">6) Rumah sakit melakukan pemantauan dan evaluasi program penanggulangan HIV\/AIDS.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<hr \/>\n<h4><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>4. Penurunan <\/strong><strong>Prevalensi<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong><em>Stunting<\/em><\/strong><strong><em>\u00a0<\/em><\/strong><strong>dan<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong><em>Wasting<\/em><\/strong><\/span><\/span><\/h4>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>a) Standar <\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>4<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Rumah Sakit melaksanakan program penurunan prevalensi\u00a0<\/span><span style=\"color: #000000;\"><em>stunting<\/em><em>\u00a0<\/em>dan\u00a0<em>wasting<\/em>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>b) Standar <\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong> 4.<\/strong><strong>1<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Rumah Sakit melakukan edukasi, pendampingan intervensi\u00a0 dan pengelolaan gizi serta penguatan jejaring rujukan kepada rumah sakit kelas di bawahnya dan FKTP di wilayahnya serta rujukan masalah gizi.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>c) Maksud <\/strong><strong>dan<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Tujuan<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>4<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>dan<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>1<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Tersedia\u00a0regulasi\u00a0penyelenggaraan\u00a0program\u00a0penurunan\u00a0prevalensi <em>stunting <\/em>dan prevalensi <em>wasting <\/em>di rumah sakit yang\u00a0meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1) Program penurunan prevalensi <em>stunting<\/em><em>\u00a0<\/em>dan prevalensi <\/span><em style=\"color: #000000;\">wasting<\/em><span style=\"color: #000000;\">.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2) Panduan tata<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">3) Organisasipelaksana program terdiri dari tenaga kesehatan yang kompeten dari unsur:<\/span>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">a) Staf Medis.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">b) Staf Keperawatan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">c) Staf Instalasi Farmasi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">d) Staf Instalasi Gizi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">e) Tim Tumbuh Kembang.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">f) Tim Humas Rumah Sakit.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Organisasi\u00a0program\u00a0penurunan\u00a0prevalensi\u00a0<em>stunting<\/em><em>\u00a0<\/em>dan\u00a0<em>wasting <\/em>dipimpin oleh staf medis atau dokter spesialis anak. Rumah sakit menyusun program penurunan prevalensi <em>stunting<\/em><em>\u00a0<\/em>dan\u00a0<em>wasting<\/em><em>\u00a0<\/em>di\u00a0rumah\u00a0sakit terdiri\u00a0dari:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1) Peningkatan pemahaman dan kesadaran seluruh staf, pasien dan keluarga tentang masalah <em>stunting<\/em><em>\u00a0<\/em>dan\u00a0<em>wasting<\/em>;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2) Intervensi spesifik di rumah sakit;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">3) Penerapan Rumah Sakit Sayang Ibu Bayi;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">4) Rumah sakit sebagai pusat rujukan kasus <em>stunting<\/em><em>\u00a0<\/em>dan <\/span><em style=\"color: #000000;\">wasting<\/em><span style=\"color: #000000;\">;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">5) Rumahsakit sebagai pendamping klinis dan manajemen serta merupakan jejaring rujukan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">6) Program pemantauan dan\u00a0 evaluasi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Penurunan prevalensi <em>stunting<\/em> dan prevalensi <em>wasting\u00a0<\/em><\/span><span style=\"color: #000000;\">meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1) Kegiatan sosialisasi dan pelatihan staf tenaga kesehatan rumah sakit\u00a0 tentang Program Penurunan <em>Stunting<\/em><em>\u00a0<\/em>dan\u00a0<em>Wasting<\/em>.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2) Peningkatan efektifitas intervensi<\/span>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">a) Program1000 HPK<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">b) SuplementasiTablet Besi Folat pada ibu hamil.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">c) Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada ibu hamil.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">d) Promosi dan konseling IMD dan ASI Eksklusif.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">e) PemberianMakanan Bayi dan Anak (PMBA).<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">f) Pemantauan Pertumbuhan (Pelayanan\u00a0 Tumbuh Kembang bayi dan balita).<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">g) Pemberian Imunisasi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">h) Pemberian Makanan Tambahan Balita Gizi Kurang.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">i) Pemberian Vitamin A.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">j) Pemberian taburia pada Baduta (0-23 bulan).<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">k) Pemberian obat cacing pada ibu hamil.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">3) Penguatan sistem surveilans gizi<\/span>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">a) Tata laksana tim asuhan gizi meliputi Tata laksanaGizi <em>Stunting<\/em>, Tata Laksana Gizi Kurang, Tata Laksana\u00a0Gizi Buruk (Pedoman Pencegahan dan Tata Laksana\u00a0Gizi\u00a0Buruk pada\u00a0Balita).<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">b) Pencatatan dan Pelaporan kasus masalah gizi melaluiaplikasi ePPGBM (Aplikasi Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat).<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">c) Melakukan evaluasi pelayanan, audit kesakitan dankematian, pencatatan dan pelaporan gizi buruk dan stunting dalam Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Rumah sakit melaksanakan pelayanan sebagai pusat\u00a0 rujukan kasus\u00a0<em>stunting<\/em><em>\u00a0<\/em>dan\u00a0kasus\u00a0<em>wasting<\/em><em>\u00a0<\/em>dengan menyiapkan\u00a0\u00a0<\/span><span style=\"color: #000000;\">sebagai:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1) Rumah sakit sebagai pusat rujukan kasus <em>stunting <\/em>untuk memastikan kasus, penyebab dan tata laksana lanjut oleh dokter spesialis anak.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2) Rumah sakit sebagai pusat rujukan balita gizi buruk dengan komplikasi medis.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">3) Rumah sakit dapat melaksanakan pendampingan klinis dan manajemen serta penguatan jejaring rujukan kepada\u00a0 rumah sakit dengan kelas di bawahnya dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di wilayahnya dalam tata laksana stunting dan gizi buruk.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>d) Elemen <\/strong><strong>Penilaian<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>4<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1) Rumah sakit telah menetapkan kebijakan tentangpelaksanaan program gizi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2) Terdapat tim untuk program penurunan prevalensistunting dan wasting di rumah sakit.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">3) Rumahsakit telah menetapkan sistem rujukan untuk kasus gangguan gizi yang perlu penanganan lanjut.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>e) Elemen <\/strong><strong>Penilaian<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong> 4.<\/strong><strong>1<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1) Rumah sakit membuktikan telah melakukan pendampingan intervensi dan pengelolaan gizi serta penguatan jejaring rujukan kepada rumah sakit kelas di bawahnya dan FKTP di wilayahnya serta rujukan masalah gizi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2) Rumah sakit telah menerapkan sistem pemantauan dan evaluasi, bukti pelaporan, dan analisis.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<hr \/>\n<h4><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>5. Pelayanan <\/strong><strong>Keluarga<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Berencana<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Rumah<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Sakit<\/strong><\/span><\/span><\/h4>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>a) Standar <\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>5<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Rumah sakit melaksanakan program pelayanan keluarga berencana\u00a0 dan kesehatan reproduksi di rumah sakit beserta pemantauan dan evaluasinya.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>b) Standar <\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong> 5.<\/strong><strong>1<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Rumah sakit menyiapkan sumber daya untuk\u00a0 penyelenggaraan pelayanan keluarga dan kesehatan reproduksi.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>c) Maksud <\/strong><strong>dan<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Tujuan<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>5<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>dan<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong> 5.<\/strong><strong>1<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Pelayanan Keluarga Berencana di Rumah Sakit (PKBRS)\u00a0<\/span><span style=\"color: #000000;\">merupakan bagian dari program keluarga berencana (KB), yang sangat berperan dalam menurunkan angka kematian ibu\u00a0 dan percepatan penurunan stunting. Kunci keberhasilan PKBRS adalah ketersediaan alat dan obat kontrasepsi, sarana penunjang pelayanan kontrasepsi dan tenaga kesehatan yang sesuai kompetensi serta manjemen yang handal. Rumah sakit dalam melaksanakan PKBRS sesuai dengan pedoman pelayanan KB yang berlaku, dengan langkah-langkah pelaksanaan sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1) Melaksanakan dan menerapkan standar pelayanaan KB secara terpadu dan paripurna.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2) Mengembangkan kebijakan dan Standar Prosedur Operasional (SPO) pelayanan KB dan meningkatkan kualitas pelayanan KB.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">3) Meningkatkan kesiapan rumah sakit dalam melaksanakan PKBRS termasuk pelayanan KB Pasca Persalinan dan Pasca Keguguran.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">4) Meningkatkan fungsi rumah sakit sebagai model dan pembinaan teknis dalam melaksanakan PKBRS.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">5) Meningkatkan fungsi rumah sakit sebagai pusat rujukan pelayanan KB bagi sarana pelayanan kesehatan lainnya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">6) Melaksanakan sistem pemantauan dan evaluasi pelaksanaan PKBRS.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">7) Adanya regulasi rumah sakit yang menjamin pelaksanaan PKBRS, meliputi SPO pelayanan KB per metode kontrasepsi termasuk pelayanan KB Pasca Persalinan dan Pasca keguguran.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">8) Upaya peningkatan PKBRS masuk dalam rencana strategis (Renstra) dan rencana kerja anggaran (RKA) rumah sakit.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">9)Tersedia ruang pelayanan yang memenuhi persyaratan untuk PKBRS antara lain ruang konseling dan ruang pelayanan KB.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">10) Pembentukan tim PKBRS serta program kerja dan bukti pelaksanaannya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">11) Terselenggarakegiatan peningkatan kapasitas untuk meningkatkan kemampuan pelayanan PKBRS, termasuk KB Pasca Persalinan dan Pasca keguguran.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">12) Pelaksanaan rujukan sesuai dengan ketentuan peraturanperundangan-undangan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">13) Pelaporandan analisis meliputi:<\/span>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">a) Ketersediaansemua jenis alat dan obat kontrasepsi sesuai dengan kapasitas rumah sakit dan kebutuhan pelayanan KB.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">b) Ketersediaan sarana penunjang pelayanan KB.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">c) Ketersediaantenaga kesehatan yang memberikan pelayanan KB.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">d) Angka capaian pelayanan KB per metode kontrasepsi, baik Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dan Non MKJP.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">e) Angka capaian pelayanan KB Pasca Persalinan dan Pasca Keguguran.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">f) Kejadian tidak dilakukannya KB Pasca Persalinan pada ibu baru bersalin dan KB Pasca Keguguran pada Ibu pasca keguguran.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>d) Elemen <\/strong><strong>Penilaian<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>5<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1) Rumah sakit telah menetapkan kebijakan tentang pelaksanaan PKBRS.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2) Terdapat tim PKBRS yang ditetapkan oleh direktur disertai program kerjanya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">3) Rumah sakit telah melaksanakan program KB Pasca Persalinan dan Pasca Keguguran.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">4) Rumah sakit telah melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan PKBRS.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>e) Elemen <\/strong><strong>Penilaian<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>Prognas<\/strong><strong> 5.<\/strong><strong>1<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1) Rumah sakit telah menyediakan alat dan obat kontrasepsi dan sarana penunjang pelayanan KB.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2) Rumah sakit menyediakan layanan konseling bagi peserta dan calon peserta program KB.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">3) Rumah sakit telah merancang dan menyediakan ruang pelayanan KB yang memadai.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<hr \/>\n<h5><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>BAB IV PENUTUP<\/strong><\/span><\/h5>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Penyelenggaraan akreditasi rumah sakit sesuai dengan standar dilaksanakan agar tercapainya peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien serta tata kelola rumah sakit yang baik, sehingga terwujudnya penyelenggaraan pelayanan kesehatan di rumah sakit yang bermutu, profesional, dan bertangggung jawab.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dengan disusunnya standar akreditasi rumah sakit, diharapkan semua pihak baik rumah sakit, lembaga penyelenggara akreditasi rumah sakit, pemerintah pusat, pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kabupaten\/kota, tenaga kesehatan, maupun pemangku kepentingan lainnya dapat melaksanakan akreditasi rumah sakit dengan efektif, efisien dan berkelanjutan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">MENTERI KESEHATAN <\/span><span style=\"color: #000000;\">REPUBLIK INDONESIA,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">ttd.<\/span><br \/>\n<strong><span style=\"color: #000000;\">BUDI G. SADIKIN<\/span><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p id=\"pvc_stats_6417\" class=\"pvc_stats all  \" data-element-id=\"6417\" style=\"\"><i class=\"pvc-stats-icon medium\" aria-hidden=\"true\"><svg aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\" data-prefix=\"far\" data-icon=\"chart-bar\" role=\"img\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" viewBox=\"0 0 512 512\" class=\"svg-inline--fa fa-chart-bar fa-w-16 fa-2x\"><path fill=\"currentColor\" d=\"M396.8 352h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V108.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v230.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm-192 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V140.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v198.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm96 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V204.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v134.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zM496 400H48V80c0-8.84-7.16-16-16-16H16C7.16 64 0 71.16 0 80v336c0 17.67 14.33 32 32 32h464c8.84 0 16-7.16 16-16v-16c0-8.84-7.16-16-16-16zm-387.2-48h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8v-70.4c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v70.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8z\" class=\"\"><\/path><\/svg><\/i> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"16\" height=\"16\" alt=\"Loading\" src=\"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-content\/plugins\/page-views-count\/ajax-loader-2x.gif\" border=0 \/><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Program Nasional Pelajari Ringkasan Instrumen Program Nasional &nbsp; &nbsp; Gambaran Umum Pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) bidang kesehatan telah ditentukan prioritas pelayanan kesehatan dengan target yang harus dicapai. <a class=\"more-link\" href=\"https:\/\/snars.web.id\/rs\/d-program-nasional-prognas-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/\">Continue Reading &rarr;<\/a><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p id=\"pvc_stats_6417\" class=\"pvc_stats all  \" data-element-id=\"6417\" style=\"\"><i class=\"pvc-stats-icon medium\" aria-hidden=\"true\"><svg aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\" data-prefix=\"far\" data-icon=\"chart-bar\" role=\"img\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" viewBox=\"0 0 512 512\" class=\"svg-inline--fa fa-chart-bar fa-w-16 fa-2x\"><path fill=\"currentColor\" d=\"M396.8 352h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V108.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v230.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm-192 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V140.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v198.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm96 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V204.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v134.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zM496 400H48V80c0-8.84-7.16-16-16-16H16C7.16 64 0 71.16 0 80v336c0 17.67 14.33 32 32 32h464c8.84 0 16-7.16 16-16v-16c0-8.84-7.16-16-16-16zm-387.2-48h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8v-70.4c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v70.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8z\" class=\"\"><\/path><\/svg><\/i> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"16\" height=\"16\" alt=\"Loading\" src=\"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-content\/plugins\/page-views-count\/ajax-loader-2x.gif\" border=0 \/><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[364,372],"tags":[],"class_list":["post-6417","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-akreditasi-2022","category-akreditasi-kemenkes-2022"],"a3_pvc":{"activated":true,"total_views":114852,"today_views":0},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>D. Program Nasional (PROGNAS) - Akreditasi Kemenkes - KMK 1128 - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/snars.web.id\/rs\/d-program-nasional-prognas-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"D. Program Nasional (PROGNAS) - Akreditasi Kemenkes - KMK 1128 - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Program Nasional Pelajari Ringkasan Instrumen Program Nasional &nbsp; &nbsp; Gambaran Umum Pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) bidang kesehatan telah ditentukan prioritas pelayanan kesehatan dengan target yang harus dicapai. Continue Reading &rarr;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/snars.web.id\/rs\/d-program-nasional-prognas-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/akreditasirumahsakit\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-04-27T04:17:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-06-15T11:11:02+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/d-program-nasional-prognas-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/d-program-nasional-prognas-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6\"},\"headline\":\"D. Program Nasional (PROGNAS) &#8211; Akreditasi Kemenkes &#8211; KMK 1128\",\"datePublished\":\"2022-04-27T04:17:07+00:00\",\"dateModified\":\"2022-06-15T11:11:02+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/d-program-nasional-prognas-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\\\/\"},\"wordCount\":2162,\"articleSection\":[\"Akreditasi 2022\",\"Akreditasi Kemenkes 2022\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/d-program-nasional-prognas-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/d-program-nasional-prognas-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\\\/\",\"name\":\"D. Program Nasional (PROGNAS) - Akreditasi Kemenkes - KMK 1128 - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2022-04-27T04:17:07+00:00\",\"dateModified\":\"2022-06-15T11:11:02+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/d-program-nasional-prognas-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/d-program-nasional-prognas-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/d-program-nasional-prognas-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"D. Program Nasional (PROGNAS) &#8211; Akreditasi Kemenkes &#8211; KMK 1128\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/\",\"name\":\"STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID\",\"description\":\"Pedoman, Panduan, Kebijakan, SPO, TOR, dan lain-lain - Bantu Pembiayaan Web ini dengan KLIK IKLAN .\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/author\\\/admin-2\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"D. Program Nasional (PROGNAS) - Akreditasi Kemenkes - KMK 1128 - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/d-program-nasional-prognas-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"D. Program Nasional (PROGNAS) - Akreditasi Kemenkes - KMK 1128 - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","og_description":"Program Nasional Pelajari Ringkasan Instrumen Program Nasional &nbsp; &nbsp; Gambaran Umum Pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) bidang kesehatan telah ditentukan prioritas pelayanan kesehatan dengan target yang harus dicapai. Continue Reading &rarr;","og_url":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/d-program-nasional-prognas-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/","og_site_name":"STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/akreditasirumahsakit\/","article_published_time":"2022-04-27T04:17:07+00:00","article_modified_time":"2022-06-15T11:11:02+00:00","author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"11 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/d-program-nasional-prognas-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/d-program-nasional-prognas-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/#\/schema\/person\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6"},"headline":"D. Program Nasional (PROGNAS) &#8211; Akreditasi Kemenkes &#8211; KMK 1128","datePublished":"2022-04-27T04:17:07+00:00","dateModified":"2022-06-15T11:11:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/d-program-nasional-prognas-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/"},"wordCount":2162,"articleSection":["Akreditasi 2022","Akreditasi Kemenkes 2022"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/d-program-nasional-prognas-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/","url":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/d-program-nasional-prognas-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/","name":"D. Program Nasional (PROGNAS) - Akreditasi Kemenkes - KMK 1128 - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/#website"},"datePublished":"2022-04-27T04:17:07+00:00","dateModified":"2022-06-15T11:11:02+00:00","author":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/#\/schema\/person\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/d-program-nasional-prognas-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/snars.web.id\/rs\/d-program-nasional-prognas-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/d-program-nasional-prognas-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"D. Program Nasional (PROGNAS) &#8211; Akreditasi Kemenkes &#8211; KMK 1128"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/#website","url":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/","name":"STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","description":"Pedoman, Panduan, Kebijakan, SPO, TOR, dan lain-lain - Bantu Pembiayaan Web ini dengan KLIK IKLAN .","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/#\/schema\/person\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g","caption":"admin"},"url":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/author\/admin-2\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6417","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6417"}],"version-history":[{"count":10,"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6417\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6640,"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6417\/revisions\/6640"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6417"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6417"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6417"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}