{"id":6393,"date":"2022-04-27T09:54:05","date_gmt":"2022-04-27T02:54:05","guid":{"rendered":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/?p=6393"},"modified":"2022-10-08T10:32:36","modified_gmt":"2022-10-08T03:32:36","slug":"7-pendidikan-dalam-pelayanan-kesehatan-ppk-akreditasi-kemenkes-kmk-1128","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/7-pendidikan-dalam-pelayanan-kesehatan-ppk-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/","title":{"rendered":"A7. Pendidikan Dalam Pelayanan Kesehatan (PPK) &#8211; Akreditasi Kemenkes KMK 1128"},"content":{"rendered":"<h5><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>PPK =&gt; Geser ke Jam:Menit => 6h 44m<\/strong><\/span><br \/>\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"Sosialisasi Standar Akreditasi Rumah Sakit sesuai yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/SmDxkn51Lu4\" width=\"683\" height=\"384\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/h5>\n<h1><b>6.\u00a0<\/b><strong><b>Pendidikan Dalam Pelayanan Kesehatan (PPK)<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><\/h1>\n<h4><a href=\"https:\/\/snars.web.id\/rs\/instrumens-pokja-ppk-starkes\/\"><button>Pelajari Ringkasan Instrumen Pokja PPK<\/button><\/a><\/h4>\n<h4><span style=\"color: #000000;\"><strong><b>Gambaran<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>Umum<\/b><\/strong><\/span><\/h4>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Rumah sakit pendidikan harus mempunyai mutu dan keselamatan pasien yang lebih tinggi daripada rumah sakit non pendidikan. Agar mutu dan keselamatan pasien di rumah sakit \u00a0pendidikan \u00a0tetap terjaga maka perlu ditetapkan standar akreditasi untuk rumah\u00a0 sakit pendidikan. Rumah sakit pendidikan memiliki keunikan dengan adanya peserta didik yang terlibat dalam upaya pelayanan pasien.\u00a0<\/span><span style=\"color: #000000;\"> Keberadaan peserta didik ini dapat membantu proses pelayanan namun juga berpotensi untuk mempengaruhi mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Ini disebabkan peserta didik masih dalam tahap belajar dan tidak memahami secara penuh protokol yang ditetapkan oleh rumah sakit. Untuk itu perlu pengaturan khusus \u00a0bagi \u00a0rumah sakit yang mengadakan pendidikan kesehatan.<\/span><\/p>\n<hr \/>\n<h4><span style=\"color: #0000ff;\"><b>a.\u00a0<\/b><strong><b>Kebijakan<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>Penyelenggaraan<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>Pendidikan<\/b><\/strong><\/span><\/h4>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><b><\/b><span style=\"color: #000000;\"><strong>1) Standar <\/strong><strong>PPK<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>1<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Rumah sakit menetapkan regulasi tentang persetujuan\u00a0 dan pemantauan pemilik pimpinan dalam kerja sama penyelenggaraan pendidikan kesehatan di rumah sakit.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b>2)\u00a0<\/b><strong><b>Maksud<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>dan<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>Tujuan<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>PPK<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>1<\/b><\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Keputusan penetapan rumah sakit pendidikan\u00a0 merupakan kewenangan kementerian yang membidangi masalah kesehatan berdasarkan keputusan bersama yang dilanjutkan dengan pembuatan perjanjian kerja sama pemilik dan pimpinan rumah sakit dengan pimpinan institusi pendidikan. Hal tersebut penting karena mengintegrasikan penyelenggaraan pendidikan klinis ke dalam operasional rumah sakit memerlukan komitmen dalam pengaturanwaktu, tenaga, dan sumber daya.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Peserta pendidikan klinis termasuk <em>trainee<\/em>, <em>fellow<\/em>, peserta pendidikan dokter spesialis, dokter, dokter gigi, dan\u00a0 peserta pendidikan tenaga kesehatan profesional lainnya. Keputusan untuk mengintegrasikan operasional rumah sakit dan pendidikan klinis paling baik dibuat oleh jenjang\u00a0 <\/span><span style=\"color: #000000;\">pimpinan tertinggi yang berperan sebagai pengambil keputusan di suatu rumah sakit bersama institusi pendidikan kedokteran, kedokteran gigi, dan profesi kesehatan lainnya yang didelegasikan kepada organisasi yang mengoordinasi pendidikan klinis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Untuk penyelenggaraan pendidikan klinis di rumah sakit maka semua pihak harus mendapat informasi lengkap tentang hubungan dan tanggung jawab masing-masing. Pemilik dan\/atau representasi pemilik memberikan persetujuan terhadap keputusan tentang visi-misi, rencana strategis, alokasi sumber daya, dan program mutu rumah sakit sehingga dapat ikut bertanggung jawab terhadap seluruh proses penyelenggaraan pendidikan klinis di rumah sakit yang harus konsisten dengan regulasi yang berlaku, visi-misi rumah sakit, komitmen pada mutu, keselamatan pasien, serta kebutuhan pasien. Rumah sakit mendapatkan informasi tentang output dengan kriteria-kriteria yang diharapkan dari institusi pendidikan dari pendidikan klinis yang dilaksanakan di rumah sakit untuk mengetahui mutu pelayanan dalam penyelenggaraan pendidikan klinis di rumah sakit.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Rumah sakit menyetujui output serta kriteria penilaian pendidikan dan harus dimasukkan dalam perjanjian\u00a0 kerja sama. Organisasi yang mengoordinasi pendidikan klinis bertanggung jawab untuk merencanakan, memonitor, dan mengevaluasi penyelenggaraan program pendidikan \u00a0klinis di rumah sakit. Organisasi yang mengoordinasi pendidikan klinis melakukan penilaian berdasar atas kriteria yang sudah disetujui bersama. Organisasi yang mengoordinasi pendidikan klinis harus melaporkan hasil evaluasi penerimaan, pelaksanaan, dan penilaian output dari program pendidikan kepada pimpinan rumah sakit dan pimpinan institusi pendidikan. (lihat PPK 6)<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b>3)\u00a0<\/b><strong><b>Elemen<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>Penilaian<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>PPK<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>1<\/b><\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">a) Rumahsakit memilki kerjasama resmi rumah sakit dengan institusi pendidikan yang masih berlaku.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">b) Kerjasama antara rumah sakit dengan institusi pendidikan yang sudah terakreditasi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">c) Kriteria penerimaan peserta didik sesuai dengan kapasitas RS harus dicantumkan dalam perjanjian Kerjasama.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">d) Pemilik, pimpinan rumah sakit dan pimpinan institusi pendidikan membuat kajian tertulis \u00a0sedikitnya\u00a0 \u00a0satu kali setahun terhadap hasil evaluasi program pendidikan kesehatan yang dijalankan di rumah sakit.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b>4)\u00a0<\/b><strong><b>Standar<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>PPK<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>2<\/b><\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Pelaksanaan pelayanan dalam pendidikan klinis yang\u00a0 diselenggarakan\u00a0 di rumah sakit mempunyai akuntabilitas manajemen, koordinasi, dan prosedur yang jelas.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b>5)\u00a0<\/b><strong><b>Maksud<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>dan<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>Tujuan<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>PPK<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>2<\/b><\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Organisasi yang mengoordinasi pendidikan di rumah\u00a0 sakit menetapkan kewenangan, perencanaan, pemantauan implementasi program pendidikan klinis, serta evaluasi dan analisisnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Kesepakatan\u00a0antara\u00a0rumah\u00a0sakit\u00a0dan\u00a0institusi\u00a0pendidikan\u00a0kedokteran,\u00a0kedokteran\u00a0gigi,\u00a0dan\u00a0pendidikan\u00a0tenaga\u00a0kesehatan\u00a0professional\u00a0lainnya\u00a0harus\u00a0tercermin\u00a0dalam\u00a0organisasi\u00a0dan\u00a0kegiatan\u00a0organisasi\u00a0yang\u00a0mengoordinasi\u00a0pendidikan\u00a0di\u00a0rumah\u00a0sakit.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Rumah\u00a0sakit\u00a0memiliki\u00a0regulasi\u00a0yang\u00a0mengatur:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">a) Kapasitaspenerimaan peserta didik sesuai dengan kapasitas rumah sakit yang dicantumkan dalam perjanjian kerja sama;\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">b) Persyaratan kualifikasi pendidik\/dosenklinis; dan\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">c) Pesertapendidikan klinis di rumah sakit yang dipertimbangkan berdasarkan masa pendidikan dan level\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Rumah sakit mendokumentasikan daftar akurat yang memuat semua peserta pendidikan klinis di rumah sakit. Untuk setiap peserta pendidikan klinis dilakukan pemberian kewenangan klinis untuk menentukan sejauh mana kewenangan yang diberikan secara mandiri atau\u00a0 di bawah supervisi. Rumah sakit harus mempunyai\u00a0<\/span><span style=\"color: #000000;\">dokumentasi\u00a0yang paling sedikit meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">a) Surat keterangan peserta didik dari institusi pendidikan;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">b) Ijazah,surat tanda registrasi, dan surat izin\u00a0 \u00a0praktik yang menjadi persyaratan sesuai\u00a0 dengan peraturan perundang-undangan;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">c) Klasifikasi akademik;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">d) Identifikasi kompetensi peserta pendidikan klinis; dan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">e) Laporan pencapaian kompetensi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b>6)\u00a0<\/b><strong><b>Elemen<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>Penilaian<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>PPK<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>2<\/b><\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">a) Rumah sakit menetapkan regulasi tentang pengelolaandan pengawasan pelaksanaan pendidikan klinis yang telah disepakati bersama meliputi poin a) sampai dengan c) pada maksud dan tujuan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">b) Rumah sakit memiliki daftar lengkap memuat nama semua peserta pendidikan klinis yang saat ini ada di rumah sakit.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">c) Untuk setiap peserta pendidikan klinis terdapat dokumentasi yang meliputi poin a) \u00a0\u2013 \u00a0e) \u00a0pada \u00a0maksud dan tujuan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b>7)\u00a0<\/b><strong><b>Standar<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>PPK<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>3<\/b><\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Tujuan dan sasaran program pendidikan klinis di rumah sakit disesuaikan dengan jumlah staf yang memberikan pendidikan klinis, variasi dan jumlah \u00a0pasien, teknologi, serta fasilitas rumah sakit.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b>8)\u00a0<\/b><strong><b>Maksud<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>dan<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>Tujuan<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>PPK<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>3<\/b><\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Pendidikan klinis di rumah sakit harus mengutamakan keselamatan pasien serta memperhatikan kebutuhan pelayanan sehingga pelayanan rumah sakit tidak\u00a0 terganggu, akan tetapi justru menjadi lebih baik dengan terdapat program pendidikan klinis ini. Pendidikan harus dilaksanakan secara terintegrasi dengan pelayanan dalam rangka memperkaya pengalaman dan kompetensi peserta didik, termasuk juga pengalaman pendidik klinis untuk selalu memperhatikan prinsip pelayanan berfokus pada pasien.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">a) Variasidan jumlah pasien harus selaras dengan kebutuhan untuk berjalannya program, demikian\u00a0 juga fasilitas pendukung pembelajaran harus disesuaikan dengan teknologi berbasis bukti yang harus tersedia.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">b) Jumlah peserta pendidikan klinis di rumah sakit\u00a0 harus memperhatikan jumlah staf pendidik klinis serta ketersediaan sarana dan prasarana.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b>9)\u00a0<\/b><strong><b>Elemen<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>Penilaian<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>PPK<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>3<\/b><\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">a) Terdapat bukti perhitungan rasio peserta pendidikandengan staf pendidik klinis untuk seluruh peserta dari setiap program pendidikan profesi yang disepakati oleh rumah sakit dan institusi pendidikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">b) Terdapat bukti perhitungan peserta didik yang diterima di rumah sakit per periode untuk proses pendidikan disesuaikan dengan jumlah pasien untuk menjamin mutu dan keselamatan pasien.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">c) Terdapat bukti bahwa \u00a0sarana \u00a0prasarana, \u00a0teknologi, dan sumber daya lain di rumah sakit tersedia untuk mendukung pendidikan peserta didik.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<hr \/>\n<h4><span style=\"color: #0000ff;\"><b>b.\u00a0<\/b><strong><b>Kompetensi<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>dan<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>Supervisi<\/b><\/strong><\/span><\/h4>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>1) Standar <\/strong><strong>PPK<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>4<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Seluruh\u00a0staf\u00a0yang\u00a0memberikan\u00a0pendidikan\u00a0klinis\u00a0mempunyai\u00a0kompetensi\u00a0sebagai\u00a0pendidik\u00a0klinis\u00a0dan\u00a0mendapatkan\u00a0kewenangan\u00a0dari\u00a0institusi\u00a0pendidikan\u00a0dan\u00a0rumah\u00a0sakit.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b>2)\u00a0<\/b><strong><b>Maksud<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>dan<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>Tujuan<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>PPK<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>4<\/b><\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Seluruh staf yang memberikan pendidikan klinis telah mempunyai kompetensi dan kewenangan klinis untuk dapat mendidik dan memberikan pembelajaran klinis kepada peserta pendidikan klinis di rumah sakit sesuai dengan peraturan perundang- undangan. Daftar staf yang memberikan pendidikan klinis dengan seluruh gelar akademis dan profesinya tersedia di rumah sakit.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Seluruh staf yang memberikan pendidikan klinis harus memenuhi persyaratan kredensial dan memiliki kewenangan klinis untuk melaksanakan pendidikan klinis\u00a0<\/span><span style=\"color: #000000;\">yang sesuai dengan tuntutan tanggung jawabnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b>3)\u00a0<\/b><strong><b>Elemen<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>Penilaian<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>PPK<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>4<\/b><\/strong><\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Rumah sakit menetapkan staf klinis yang\u00a0 memberikanpendidikan klinis dan penetapan penugasan klinis serta rincian kewenangan klinis dari rumah sakit.\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Rumahsakit memiliki daftar staf klinis yang memberikan pendidikan klinis secara lengkap (akademik dan profesi) sesuai dengan jenis pendidikan yang dilaksanakan di rumah sakit.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Rumah sakit memiliki bukti staf klinis yang memberikan pendidikan klinis telah mengikuti pendidikan sebagai pendidikan dan keprofesian berkelanjutan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b>4)\u00a0<\/b><strong><b>Standar<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>PPK<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>5<\/b><\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Rumah\u00a0sakit\u00a0memastikan\u00a0pelaksanaan\u00a0pendidikan\u00a0yang\u00a0dijalankan\u00a0untuk\u00a0setiap\u00a0jenis\u00a0dan\u00a0jenjang\u00a0pendidikan\u00a0staf\u00a0klinis\u00a0di\u00a0rumah\u00a0sakit\u00a0aman\u00a0bagi\u00a0pasien\u00a0dan\u00a0peserta\u00a0didik.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b>5)\u00a0<\/b><strong><b>Maksud<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>dan<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>Tujuan<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>PPK<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>5<\/b><\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Supervisi dalam pendidikan menjadi tanggung jawab staf klinis yang memberikan pendidikan klinis untuk menjadi acuan pelayanan rumah sakit agar pasien, staf, dan\u00a0 peserta didik terlindungi secara hukum. Supervisi diperlukan untuk memastikan asuhan pasien yang aman dan merupakan bagian proses belajar bagi peserta pendidikan klinis. Tingkat supervise ditentukan oleh rumah sakit sesuai dengan jenjang pembelajaran dan level kompetensi peserta pendidikan klinis.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Setiap peserta pendidikan klinis di rumah sakit mengerti proses supervisi klinis, meliputi siapa saja yang melakukan supervisi\u00a0 \u00a0dan frekuensi supervisi oleh staf klinis yang memberikan pendidikan klinis. Pelaksanaan supervisi didokumentasikan dalam log book atau sistem dokumentasi lain untuk peserta didik dan staf klinis yang memberikan pendidikan klinis sesuai dengan ketetapan yang berlaku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>\u00a0<\/b><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b>6)\u00a0<\/b><strong><b>Elemen<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>Penilaian<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>PPK<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>5<\/b><\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Rumahsakit telah memiliki tingkat supervisi yang diperlukan oleh setiap peserta pendidikan klinis di rumah sakit untuk setiap jenjang pendidikan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Setiap peserta pendidikan klinis mengetahui tingkat, frekuensi, dan dokumentasi untuk supervisinya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Rumah sakit telah memiliki format spesifik untuk mendokumentasikan proses supervisi yang sesuai dengan kebijakan rumah sakit, tujuan program pendidikan, serta mutu dan keselamatan asuhan\u00a0 pasien.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Rumah sakit telah memiliki proses pengkajian rekam medis untuk memastikan kepatuhan batasan kewenangan dan proses supervisi peserta pendidikan yang mempunyai akses pengisian rekam medis.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<hr \/>\n<h4><span style=\"color: #0000ff;\"><b>c.\u00a0<\/b><strong><b>Mutu<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>dan<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>Keselamatan<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>Dalam<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>Pelaksanaan<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>Pendidikan<\/b><\/strong><\/span><\/h4>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b><\/b><strong>1) Standar <\/strong><strong>PPK<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><strong>6<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Pelaksanaan\u00a0pendidikan\u00a0klinis\u00a0di\u00a0rumah\u00a0sakit\u00a0harus\u00a0mematuhi\u00a0regulasi\u00a0rumah\u00a0sakit\u00a0dan\u00a0pelayanan\u00a0yang\u00a0diberikan\u00a0berada\u00a0dalam\u00a0upaya\u00a0mempertahankan\u00a0atau\u00a0meningkatkan\u00a0mutu\u00a0dan\u00a0keselamatan\u00a0pasien.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\"><b>2)\u00a0<\/b><strong><b>Maksud<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>dan<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>Tujuan<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>PPK<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>6<\/b><\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Dalam pelaksanaannya program pendidikan klinis\u00a0 tersebut senantiasa menjamin mutu dan keselamatan pasien. Rumah sakit memiliki rencana dan melaksanakan program orientasi terkait penerapan konsep mutu dan keselamatan pasien yang harus diikuti oleh seluruh peserta pendidikan klinis serta mengikutsertakan peserta didik dalam semua pemantauan mutu dan keselamatan pasien. Orientasi peserta pendidikan klinis minimal mencakup:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">a) Program rumah sakit tentang mutu dan keselamatan pasien;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">b) Program pengendalian infeksi;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">c) Program keselamatan penggunaan obat; dan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">d) Sasaran keselamatan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #000000;\">Peserta pendidikan klinis seyogyanya diikut sertakan\u00a0 dalam pelaksanaan program peningkatan mutu dan keselamatan\u00a0<\/span><span style=\"color: #000000;\">pasien di rumah sakit, yang disesuaikan dengan jenis\u00a0 dan jenjang pendidikannya. Penugasan peserta didik dalam pelaksanaan program mutu dan keselamatan pasien diatur bersama antara organisasi pengelola pendidikan, pengelola mutu dan keselamatan pasien, serta kepala unit pelayanan. Rumah sakit harus dapat membuktikan bahwa adanya peserta didik di rumah sakit tidak menurunkan mutu pelayanan dan tidak membahayakan keselamatan pasien di rumah sakit. Hasil survei kepuasan pasien atas pelayanan rumah sakit harus memasukkan unsur kepuasan atas keterlibatan peserta didik dalam pelayanan kepada pasien.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"color: #ff0000;\"><b>3)\u00a0<\/b><strong><b>Elemen<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>Penilaian<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>PPK<\/b><\/strong><strong><b>\u00a0<\/b><\/strong><strong><b>6<\/b><\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">a) Rumah sakit menetapkan unit yang bertanggung\u00a0 jawabuntuk mengelola pelaksanaan pendidikan klinis di rumah sakit.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">b) Rumahsakit menetapkan program orientasi peserta pendidikan\u00a0 klinis.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">c) Rumahsakit telah memiliki bukti pelaksanaan dan sertifikat program orientasi peserta pendidikan\u00a0 klinis.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">d) Rumahsakit telah memiliki bukti pelaksanaan dan dokumentasi peserta didik diikutsertakan dalam semua program peningkatan mutu dan keselamatan pasien di rumah\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">e) Rumah sakit telah memantau dan mengevaluasi\u00a0 bahwapelaksanaan program pendidikan kesehatan tidak menurunkan mutu dan keselamatan pasien yang dilaksanakan sekurang-kurangnya sekali setahun yang terintegrasi dengan program mutu dan keselamatan\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">f) Rumahsakit telah melakukan survei mengenai kepuasan pasien terhadap pelayanan rumah sakit atas dilaksanakannya pendidikan klinis sekurang- kurangnya sekali\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p id=\"pvc_stats_6393\" class=\"pvc_stats all  \" data-element-id=\"6393\" style=\"\"><i class=\"pvc-stats-icon medium\" aria-hidden=\"true\"><svg aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\" data-prefix=\"far\" data-icon=\"chart-bar\" role=\"img\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" viewBox=\"0 0 512 512\" class=\"svg-inline--fa fa-chart-bar fa-w-16 fa-2x\"><path fill=\"currentColor\" d=\"M396.8 352h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V108.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v230.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm-192 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V140.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v198.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm96 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V204.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v134.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zM496 400H48V80c0-8.84-7.16-16-16-16H16C7.16 64 0 71.16 0 80v336c0 17.67 14.33 32 32 32h464c8.84 0 16-7.16 16-16v-16c0-8.84-7.16-16-16-16zm-387.2-48h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8v-70.4c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v70.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8z\" class=\"\"><\/path><\/svg><\/i> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"16\" height=\"16\" alt=\"Loading\" src=\"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-content\/plugins\/page-views-count\/ajax-loader-2x.gif\" border=0 \/><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PPK =&gt; Geser ke Jam:Menit => 6h 44m 6.\u00a0Pendidikan Dalam Pelayanan Kesehatan (PPK)\u00a0 Pelajari Ringkasan Instrumen Pokja PPK Gambaran\u00a0Umum Rumah sakit pendidikan harus mempunyai mutu dan keselamatan pasien yang lebih <a class=\"more-link\" href=\"https:\/\/snars.web.id\/rs\/7-pendidikan-dalam-pelayanan-kesehatan-ppk-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/\">Continue Reading &rarr;<\/a><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p id=\"pvc_stats_6393\" class=\"pvc_stats all  \" data-element-id=\"6393\" style=\"\"><i class=\"pvc-stats-icon medium\" aria-hidden=\"true\"><svg aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\" data-prefix=\"far\" data-icon=\"chart-bar\" role=\"img\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" viewBox=\"0 0 512 512\" class=\"svg-inline--fa fa-chart-bar fa-w-16 fa-2x\"><path fill=\"currentColor\" d=\"M396.8 352h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V108.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v230.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm-192 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V140.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v198.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm96 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V204.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v134.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zM496 400H48V80c0-8.84-7.16-16-16-16H16C7.16 64 0 71.16 0 80v336c0 17.67 14.33 32 32 32h464c8.84 0 16-7.16 16-16v-16c0-8.84-7.16-16-16-16zm-387.2-48h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8v-70.4c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v70.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8z\" class=\"\"><\/path><\/svg><\/i> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"16\" height=\"16\" alt=\"Loading\" src=\"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-content\/plugins\/page-views-count\/ajax-loader-2x.gif\" border=0 \/><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[94],"tags":[],"class_list":["post-6393","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-akreditasi-2012"],"a3_pvc":{"activated":true,"total_views":22340,"today_views":0},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>A7. Pendidikan Dalam Pelayanan Kesehatan (PPK) - Akreditasi Kemenkes KMK 1128 - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/snars.web.id\/rs\/7-pendidikan-dalam-pelayanan-kesehatan-ppk-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"A7. Pendidikan Dalam Pelayanan Kesehatan (PPK) - Akreditasi Kemenkes KMK 1128 - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PPK =&gt; Geser ke Jam:Menit =&gt; 6h 44m 6.\u00a0Pendidikan Dalam Pelayanan Kesehatan (PPK)\u00a0 Pelajari Ringkasan Instrumen Pokja PPK Gambaran\u00a0Umum Rumah sakit pendidikan harus mempunyai mutu dan keselamatan pasien yang lebih Continue Reading &rarr;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/snars.web.id\/rs\/7-pendidikan-dalam-pelayanan-kesehatan-ppk-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/akreditasirumahsakit\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-04-27T02:54:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-08T03:32:36+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/7-pendidikan-dalam-pelayanan-kesehatan-ppk-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/7-pendidikan-dalam-pelayanan-kesehatan-ppk-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6\"},\"headline\":\"A7. Pendidikan Dalam Pelayanan Kesehatan (PPK) &#8211; Akreditasi Kemenkes KMK 1128\",\"datePublished\":\"2022-04-27T02:54:05+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-08T03:32:36+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/7-pendidikan-dalam-pelayanan-kesehatan-ppk-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\\\/\"},\"wordCount\":1698,\"articleSection\":[\"Akreditasi 2012\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/7-pendidikan-dalam-pelayanan-kesehatan-ppk-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/7-pendidikan-dalam-pelayanan-kesehatan-ppk-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\\\/\",\"name\":\"A7. Pendidikan Dalam Pelayanan Kesehatan (PPK) - Akreditasi Kemenkes KMK 1128 - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2022-04-27T02:54:05+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-08T03:32:36+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/7-pendidikan-dalam-pelayanan-kesehatan-ppk-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/7-pendidikan-dalam-pelayanan-kesehatan-ppk-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/7-pendidikan-dalam-pelayanan-kesehatan-ppk-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"A7. Pendidikan Dalam Pelayanan Kesehatan (PPK) &#8211; Akreditasi Kemenkes KMK 1128\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/\",\"name\":\"STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID\",\"description\":\"Pedoman, Panduan, Kebijakan, SPO, TOR, dan lain-lain - Bantu Pembiayaan Web ini dengan KLIK IKLAN .\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/author\\\/admin-2\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"A7. Pendidikan Dalam Pelayanan Kesehatan (PPK) - Akreditasi Kemenkes KMK 1128 - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/7-pendidikan-dalam-pelayanan-kesehatan-ppk-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"A7. Pendidikan Dalam Pelayanan Kesehatan (PPK) - Akreditasi Kemenkes KMK 1128 - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","og_description":"PPK =&gt; Geser ke Jam:Menit => 6h 44m 6.\u00a0Pendidikan Dalam Pelayanan Kesehatan (PPK)\u00a0 Pelajari Ringkasan Instrumen Pokja PPK Gambaran\u00a0Umum Rumah sakit pendidikan harus mempunyai mutu dan keselamatan pasien yang lebih Continue Reading &rarr;","og_url":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/7-pendidikan-dalam-pelayanan-kesehatan-ppk-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/","og_site_name":"STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/akreditasirumahsakit\/","article_published_time":"2022-04-27T02:54:05+00:00","article_modified_time":"2022-10-08T03:32:36+00:00","author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/7-pendidikan-dalam-pelayanan-kesehatan-ppk-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/7-pendidikan-dalam-pelayanan-kesehatan-ppk-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/#\/schema\/person\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6"},"headline":"A7. Pendidikan Dalam Pelayanan Kesehatan (PPK) &#8211; Akreditasi Kemenkes KMK 1128","datePublished":"2022-04-27T02:54:05+00:00","dateModified":"2022-10-08T03:32:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/7-pendidikan-dalam-pelayanan-kesehatan-ppk-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/"},"wordCount":1698,"articleSection":["Akreditasi 2012"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/7-pendidikan-dalam-pelayanan-kesehatan-ppk-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/","url":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/7-pendidikan-dalam-pelayanan-kesehatan-ppk-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/","name":"A7. Pendidikan Dalam Pelayanan Kesehatan (PPK) - Akreditasi Kemenkes KMK 1128 - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/#website"},"datePublished":"2022-04-27T02:54:05+00:00","dateModified":"2022-10-08T03:32:36+00:00","author":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/#\/schema\/person\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/7-pendidikan-dalam-pelayanan-kesehatan-ppk-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/snars.web.id\/rs\/7-pendidikan-dalam-pelayanan-kesehatan-ppk-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/7-pendidikan-dalam-pelayanan-kesehatan-ppk-akreditasi-kemenkes-kmk-1128\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"A7. Pendidikan Dalam Pelayanan Kesehatan (PPK) &#8211; Akreditasi Kemenkes KMK 1128"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/#website","url":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/","name":"STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","description":"Pedoman, Panduan, Kebijakan, SPO, TOR, dan lain-lain - Bantu Pembiayaan Web ini dengan KLIK IKLAN .","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/#\/schema\/person\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g","caption":"admin"},"url":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/author\/admin-2\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6393","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6393"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6393\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6797,"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6393\/revisions\/6797"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6393"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6393"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6393"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}