{"id":3407,"date":"2014-10-06T13:18:46","date_gmt":"2014-10-06T06:18:46","guid":{"rendered":"http:\/\/akreditasi.web.id\/2012\/?p=3407"},"modified":"2016-03-17T17:22:31","modified_gmt":"2016-03-17T10:22:31","slug":"daftar-isi-standar-prosedur-operasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/daftar-isi-standar-prosedur-operasional\/","title":{"rendered":"DAFTAR ISI STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT \u2013 PENDIDIKAN PASIEN DAN KELUARGA SPO Asesmen Kebutuhan Edukasi SPO Edukasi Proses Penyakit SPO Edukasi Penggunaan Obat SPO Edukasi Penggunaan Peralatan Medis SPO Edukasi Manajemen Nyeri SPO Edukasi Diet SPO Edukasi Teknik Rehabilitasi SPO Verifikasi Pemahaman terhadap Pemberian Informasi dan Edukasi SPO Pemberian Informasi SPO Pemberian Edukasi SPO Pemberian Informed Consent SPO Edukasi Pasien Rawat Jalan secara Individu SPO Edukasi Pasien Rawat Inap secara Individu SPO Edukasi Pasien dan atau Keluarga Secara Kelompok di Dalam Rumah Sakit SPO Edukasi secara Kelompok di Luar Rumah Sakit DAFTAR ISI STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL INSTALASI GIZI Penyusunan Diet Pasien Menyusun Formula Menu dan Perencanaan\u00a0 Menyusun Anggaran Belanja Pengelolaan Produksi dan Distribusi Makanan Pelayanan Gizi Instalasi Rawat Inap Penyuluhan Gizi Instalasi Rawat Inap Konsultasi Gizi Instalasi Rawat Inap Konsultasi Gizi Instalasi Rawat Jalan Penyimpanan dan Penanganan Bahan Makanan Penyimpanan dan Pendistribusian Bahan Makanan Penyediaan Makanan Karyawan Pencatatan dan Pelaporan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pencatatn dan Pelaporan Penyakit Akibat Kerja (K3) Pengelolaan Sampah non Medis (PPIRS) Pengelolaan Air Bersih dan Air Minum Pengendalian Serangga dan Tikus Pemeliharaan Ruangan dan Alat Perbaikan Ruangan dan Alat Penggunaan Insect Killer Penggunaan APAR Penyimpanan Bahan Makanan dalam freezer Penggunaan fryer Penggunaan Mixer Penggunaan Alat Penggilingan Daging\u00a0 Penggunaan Alat Penggilingan Bumbu Penggunaan Alat Toaster Penggunaan Alat Rice Cooker Penggunaan Lemari Es Penggunaan Parutan Kelapa Penggunaan Magic Jar Penggunaan Microwave Penggunaan Juicer Penggunaan Clean Pack Pengkajian Status Gizi Pasien (more&hellip;)\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT \u2013 PENDIDIKAN PASIEN DAN KELUARGA<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">SPO Asesmen Kebutuhan Edukasi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">SPO Edukasi Proses Penyakit<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">SPO Edukasi Penggunaan Obat<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">SPO Edukasi Penggunaan Peralatan Medis<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">SPO Edukasi Manajemen Nyeri<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">SPO Edukasi Diet<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">SPO Edukasi Teknik Rehabilitasi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">SPO Verifikasi Pemahaman terhadap Pemberian Informasi dan Edukasi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">SPO Pemberian Informasi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">SPO Pemberian Edukasi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">SPO Pemberian Informed Consent<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">SPO Edukasi Pasien Rawat Jalan secara Individu<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">SPO Edukasi Pasien Rawat Inap secara Individu<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">SPO Edukasi Pasien dan atau Keluarga Secara Kelompok di Dalam Rumah Sakit<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">SPO Edukasi secara Kelompok di Luar Rumah Sakit<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><script src=\"\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\" async=\"\"><\/script><!-- Responsive ads --> <ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: inline-block; width: 300px; height: 250px;\" data-ad-client=\"ca-pub-8125416953923865\" data-ad-slot=\"1885546577\"><\/ins><script>\/\/ <![CDATA[\n(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n\/\/ ]]><\/script><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">DAFTAR ISI STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">INSTALASI GIZI<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penyusunan Diet Pasien<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Menyusun Formula Menu dan Perencanaan\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Menyusun Anggaran Belanja<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pengelolaan Produksi dan Distribusi Makanan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pelayanan Gizi Instalasi Rawat Inap<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penyuluhan Gizi Instalasi Rawat Inap<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Konsultasi Gizi Instalasi Rawat Inap<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Konsultasi Gizi Instalasi Rawat Jalan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penyimpanan dan Penanganan Bahan Makanan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penyimpanan dan Pendistribusian Bahan Makanan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penyediaan Makanan Karyawan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pencatatan dan Pelaporan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pencatatn dan Pelaporan Penyakit Akibat Kerja (K3)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pengelolaan Sampah non Medis (PPIRS)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pengelolaan Air Bersih dan Air Minum<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pengendalian Serangga dan Tikus<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pemeliharaan Ruangan dan Alat<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Perbaikan Ruangan dan Alat<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penggunaan Insect Killer<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penggunaan APAR<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penyimpanan Bahan Makanan dalam freezer<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penggunaan fryer<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penggunaan Mixer<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penggunaan Alat Penggilingan Daging\u00a0<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penggunaan Alat Penggilingan Bumbu<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penggunaan Alat Toaster<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penggunaan Alat Rice Cooker<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penggunaan Lemari Es<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penggunaan Parutan Kelapa<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penggunaan Magic Jar<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penggunaan Microwave<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penggunaan Juicer<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penggunaan Clean Pack<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pengkajian Status Gizi Pasien<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">HAK PASIEN DAN KELUARGA<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Permintaan second opinion<\/li>\n<li>Menanggapi keluhan pasien dan keluarga<\/li>\n<li>Pemberian informasi pelayanan<\/li>\n<li>Menyelesaikan keluhan pasien dan keluarga<\/li>\n<li>Melindungi harta milik pasien<\/li>\n<li>Pelayanan kerohanian<\/li>\n<li>Penolakan pengobatan<\/li>\n<li>Perlindungan terhadap pasien yang berisiko disakiti<\/li>\n<li>Hak dan kewajiban pasien<\/li>\n<li>Permintaan pelayanan komuni di IRI<\/li>\n<li>Pencegahan penculikan bayi<\/li>\n<li>Penyuluhan dan informed consent sebelum tindakan operasi<\/li>\n<li>Penyuluhan dan informed consent sebelum tindakan pembiusan<\/li>\n<li>Penyuluhan kepada pasien oleh perawat<\/li>\n<li>Perlindungan privasi<\/li>\n<li>Memberikan hak bantuan hidup dasar<\/li>\n<li>Pelayanan kerohanian non rutin<\/li>\n<li>Pengamanan barang yang tertinggal<\/li>\n<li>Pengamanan barang pasien yang tidak sadar dan tidak ada keluarga<\/li>\n<li>Permintaan pelayanan kerohanian<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">KESEHATAN DAN KESEAMATAN KERJA (K3)<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Penggunaan B3<\/li>\n<li>Identifikasi dan pemasangan label B3<\/li>\n<li>Pengadaan B3<\/li>\n<li>Penyimpanan B3<\/li>\n<li>Penanganan B3<\/li>\n<li>Penanganan Aceton<\/li>\n<li>Penanganan Asam Acetat<\/li>\n<li>Penanganan Asam Clorida<\/li>\n<li>Penanganan Dietil Eter (C4H10O)<\/li>\n<li>Penanganan Parafin<\/li>\n<li>Penanganan Viorex Liquid<\/li>\n<li>Penanganan Air Raksa<\/li>\n<li>Penanganan Boraks<\/li>\n<li>Penanganan Cat Wright<\/li>\n<li>Penanganan Clorine (Cl 2)<\/li>\n<li>Penanganan Etil Alkohol 70%<\/li>\n<li>Penanganan Etil Alkohol 96%<\/li>\n<li>Penanganan Cat Giemsa<\/li>\n<li>Penanganan Fenol<\/li>\n<li>Penanganan Formalin<\/li>\n<li>Penanganan Hidrogen Pirksida (H2O2)<\/li>\n<li>Penanganan Metanol<\/li>\n<li>Penanganan Savlon<\/li>\n<li>Penanganan Spiritus<\/li>\n<li>Pencatatan dan Pelaporan Keselamatan dan Kesehatan Kerja<\/li>\n<li>Pencatatan dan Pelaporan Penyakit Akibat Kerja<\/li>\n<li>Pengelolaan Air Bersih dan Air Minum<\/li>\n<li>Pengendalian Serangga dan Tikus<\/li>\n<li>Pemeliharaan Ruangan dan Alat<\/li>\n<li>Perbaikan Ruangan dan Alat<\/li>\n<li>Penggunaan Insect Killer<\/li>\n<li>Penggunaan APAR<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">PELAYANAN KEPERAWATAN<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Pengukuran suhu tubuh<\/li>\n<li>Pengukuran denyut nadi<\/li>\n<li>Pemeriksaan pernafasan<\/li>\n<li>Pengukuran tekanan darah<\/li>\n<li>Menyiapkan tempat tidur<\/li>\n<li>Merawat kulit area yang tertekan<\/li>\n<li>Merawat rambut<\/li>\n<li>Merawat gigi dan mulut<\/li>\n<li>Merawat kuku<\/li>\n<li>Vulva hygiene<\/li>\n<li>Memandikan pasien<\/li>\n<li>Pemberian oksigen<\/li>\n<li>Melakukan fisioterapi dada<\/li>\n<li>Penghisapan lendir<\/li>\n<li>Pemberian nutrisi melalui oral<\/li>\n<li>Pemberian nutrisi melalui pipa lambung<\/li>\n<li>Pemberian nutrisi parenteral<\/li>\n<li>Pemberian cairan infuse\/pemasangan infuse<\/li>\n<li>Pemasangan pispot untuk buang air besar<\/li>\n<li>Pemberian gliserin per rectal<\/li>\n<li>Evakuasi faeces secara manual<\/li>\n<li>Pemasangan kateter urine<\/li>\n<li>Pemasangan kondom keteter<\/li>\n<li>Membantu pasien duduk di temapt tidur<\/li>\n<li>Mengatur posisi pasien di tempatr tidur<\/li>\n<li>Mengatur posisi SIM<\/li>\n<li>Mengatur posisi trendelenburg<\/li>\n<li>Mengatur posisi dorsal recumben<\/li>\n<li>Mengatur posisi lithotomi<\/li>\n<li>Mengatur posisi genu pektoral<\/li>\n<li>Memindahkan pasien dari tempat tidur ke kursi roda<\/li>\n<li>Memindahkan pasien oleh 2 atau 3 orang<\/li>\n<li>Membantu pasien berjalan<\/li>\n<li>Membantu pasien mobilisasi<\/li>\n<li>Melakukan masase<\/li>\n<li>Melakukan kompres panas<\/li>\n<li>Melakukan kompres dingin<\/li>\n<li>Merendam<\/li>\n<li>Perawatan luka dan pembalutan<\/li>\n<li>Merawat luka dekubitus<\/li>\n<li>Pengambilan darah vena (plebotomi)<\/li>\n<li>Persiapan pasien operasi<\/li>\n<li>Perawatan luka<\/li>\n<li>Pemasangn NGT<\/li>\n<li>Pemberian obat injeksi melalui selang infus\/injection pot<\/li>\n<li>Pemberian obat injeksi intra kutan<\/li>\n<li>Pemberian obat injeksi intra muskuler<\/li>\n<li>Pembrian obat melalui cairan infus<\/li>\n<li>Pemberian obat injeksi intra vena<\/li>\n<li>Pemberian obat injeksi subkutan<\/li>\n<li>Perawatan luka bakar<\/li>\n<li>Pemberian obat per oral<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">INSTALASI LABORATORIUM<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Pencatatan dan pelaporan permintaan darah rutin \/ darurat<\/li>\n<li>Pencatatan dan pelaporan stok darah<\/li>\n<li>Pencatatan dan pelaporan pengembalian darah<\/li>\n<li>Pencatatan dan pelaporan jumlah darah rusak \/ expired<\/li>\n<li>Pencatatan dan pelaporan jumlah pemakaian darah<\/li>\n<li>Pencatatan dan pelaporan jumlah pemeriksaan golongan darah dan cross match<\/li>\n<li>Pencatatan dan pelaporan kejadian reaksi tranfusi darah<\/li>\n<li>Pencatatan dan pelaporan penyerahan darah<\/li>\n<li>Pencatatan dan pelaporan waktu cross matching<\/li>\n<li>Penyimpanan darah dan komponen darah<\/li>\n<li>Pemeriksaan golongan darah abo (metode slide)<\/li>\n<li>Pengadaan darah rutin<\/li>\n<li>Pengadaan darah darurat<\/li>\n<li>Pemeriksaan reaksi silang (cross matching)<\/li>\n<li>Permintaan darah<\/li>\n<li>Penyerahan darah<\/li>\n<li>Pengembalian darah<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">INSTALASI FARMASI<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Penyerahan resep ke instalasi farmasI<\/li>\n<li>Pembelian perbekalan farmasi<\/li>\n<li>Penarikan obat dari IRI &amp; IRJ<\/li>\n<li>Pemilihan\/ seleksi obat oleh komite medis &amp; terapi<\/li>\n<li>Penyimpanan bahan-bahan berbahaya<\/li>\n<li>Distribusi perbekalan farmasi ke IRI<\/li>\n<li>Distribusi perbekalan farmasike IRJ<\/li>\n<li>Pengelolaan Obat Sampel<\/li>\n<li>Penyimpanan perbekalan farmasi<\/li>\n<li>Penulisan resep<\/li>\n<li>Penyimpanan larutan elektrolit konsentrat<\/li>\n<li>Pemberian informasi dan edukasi ke staf kesehatan<\/li>\n<li>Pemberian informasi dan edukasi ke pasien<\/li>\n<li>Pemberian konseling<\/li>\n<li>Pembelian obat di apotik rekanan<\/li>\n<li>Pembelian obat golongan narkotika<\/li>\n<li>Pembelian obat golongan psikotropika<\/li>\n<li>Penerimaan perbekalan farmasi<\/li>\n<li>Pengemasan obat<\/li>\n<li>Perencanan perbekalan farmasi<\/li>\n<li>Permintaan berkala perbekalan farmasi dan bahan habis pakai<\/li>\n<li>Penerimaan pengembalian (retur) perbekalan farmasi dari px IRI<\/li>\n<li>Penerimaan pengembalian (retur) perbekalan farmasi dari px IRJ<\/li>\n<li>Pengisian kartu stok<\/li>\n<li>Penyusunan laporan obat generik<\/li>\n<li>Penyusunsn laporan obat narkotika dan psikotropika<\/li>\n<li>Pengelolaan resep dan pemusnahannya<\/li>\n<li>Pengarsipan<\/li>\n<li>Perubahan harga perbekalan farmasi<\/li>\n<li>Pengelolaan obat yang kadaluarsa<\/li>\n<li>Stok opname di instalasi farmasi<\/li>\n<li>Stok opname di IRI &amp; IRJ<\/li>\n<li>Penulisan etiket rawat inap<\/li>\n<li>Pemberian obat non oral dan non injeksi<\/li>\n<li>Pemberian obat injeksi<\/li>\n<li>Pemberian obat oral<\/li>\n<li>Penulisan etiket rawat jalan<\/li>\n<li>Distrbusi perbekalan farmasi ke IKO<\/li>\n<li>Penerimaan obat yang dibawa pasien sebelum opname<\/li>\n<li>Penyimpanan obat emergensi<\/li>\n<li>Penggunaan obat emergensi<\/li>\n<li>Penggantian obat emergensi<\/li>\n<li>Penyimpanan perbekalan farmasi di unit\/instalasi pelayanan<\/li>\n<li>Pemberian elektrolit konsentrat<\/li>\n<li>Penulisan formulir permintaan alat kesehatan dan bahan habis pakai<\/li>\n<li>Resep yang tidak ter baca<\/li>\n<li>Pencatatan pemberian obat<\/li>\n<li>Identifikasi efek obat yang tidak diharapkan, pencatatan dan pelaporan<\/li>\n<li>Penyimpnana Produk Nutrisi<\/li>\n<li>Pemberian Produk Steril<\/li>\n<li>Informasi tentang obat yang dibawa pulang<\/li>\n<li>Penyimpanan obat-obatan dengan pengawasan high alert medications<\/li>\n<li>Pemberian obat-obatan dengan pengawasan high alert medications<\/li>\n<li>Pemberian injeksi Kalium Klorida<\/li>\n<li>Pemberian Injeksi Calsium Gluconas<\/li>\n<li>Pemberian injeksi MgSO4<\/li>\n<li>Pemberian injeksi Nabic<\/li>\n<li>Penyimpanan obat supaya terlindung dari kehilangan dan pencurian<\/li>\n<li>Penggantian obat yang tidak tersedia<\/li>\n<li>Perencanaan, pengadaan dan penyimpanan OAT<\/li>\n<li>Pengemasan OAT<\/li>\n<li>Pemberian obat pasien rawat inap<\/li>\n<li>Membandingkan permintaan obat pertama dengan daftar obat pasien sebelum dirawat.<\/li>\n<li>Penulisan etiket rawat jalan.<\/li>\n<li>Penulisan etiket rawat jalan dan rawat inap pasien pulang<\/li>\n<li>Penulisan etiket pasien rawat inap ODD<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">SASARAN KESELAMATAN PASIEN<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Pemasangan gelang identitas<\/li>\n<li>Komunikasi via telpon<\/li>\n<li>Pemberian obat high alert<\/li>\n<li>Cuci tangan<\/li>\n<li>Pemasangan gelang pasien risiko jatuh<\/li>\n<li>Seleksi obat<\/li>\n<li>Pengadaan obat<\/li>\n<li>Penyimpanan obat<\/li>\n<li>Pemesanan\/ peresepan<\/li>\n<li>Pencatatan (transcribe)<\/li>\n<li>Pendistribusian<\/li>\n<li>Persiapan ( preparing)<\/li>\n<li>Penyaluran (dispensing)<\/li>\n<li>Pemberian obat<\/li>\n<li>Pendokumentasian<\/li>\n<li>Pemantauan (monitoring)<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Clincal Pathway<\/li>\n<li>Pemasangan gelang identitas pasien<\/li>\n<li>Pemasangan gelang identitas pasien alergi<\/li>\n<li>Pemasangan gelang identitas pasien risiko jatuh<\/li>\n<li>Pemasangan gelang identitas pasien DNR (Do Not Resuscitate)<\/li>\n<li>Pemasangan stiker warna coklat pd pasien yg namanya sama<\/li>\n<li>Validasi daat indikator mutu pelayanan<\/li>\n<li>Komunikasi efektif<\/li>\n<li>Melepaskan gelang identitas<\/li>\n<li>Verifikasi identitas<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI DI RUMAH SAKIT<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Pengiriman dan pengembalian alat\/instrument kotor ke ISS<\/li>\n<li>Pengiriman dan pengembalian linen bersih ke ISS<\/li>\n<li>Pengumpulan bahan dan alat medis kotor di ISS<\/li>\n<li>Dekontaminasi dan pencucian alat medis dari bahan karet<\/li>\n<li>Pengemasan alat dan pemberian etiket pada alat medis<\/li>\n<li>Steriliasi alat medis dari bahan karet\/plastik\/polimer<\/li>\n<li>Sterilisasi alat medis dari bahan logam<\/li>\n<li>Sterilisasi linen<\/li>\n<li>Sterilisasi alat non medis: botol bayi<\/li>\n<li>Penyimpanan alat \u2013 alat medis di ISS<\/li>\n<li>Pengambilan dan peminjaman bahan\/alat steril di ISS<\/li>\n<li>Etika batuk<\/li>\n<li>Disenfeksi tingkat tinggi alat dari bahan karet<\/li>\n<li>Sterilisasi dengan autoclave (steam\/uap)<\/li>\n<li>Sterilisasi dengan panas kering (dry heat)<\/li>\n<li>Penggunaan indikator kimia internal dg sterilisasi panas kering<\/li>\n<li>Monitoring sterilisasi secara manual<\/li>\n<li>Monitoring sterilisasi secara mikrobiologi<\/li>\n<li>Mekanisme monitoring mutu sterilisasi<\/li>\n<li>Sterilisasi Ruamgan (UV)<\/li>\n<li>Mekanisme monitoring mutu sterilisasi dengan indikator<\/li>\n<li>Pemantauan bahan\/alat medis kadaluarsa di ISS<\/li>\n<li>Cuci tangan dengan air mengalir<\/li>\n<li>Cuci tangan dengan handrub (handrubbing)<\/li>\n<li>Lima momen cuci tangan (5 moment for hand hygiene)<\/li>\n<li>Pengelolaan sampah padat tajam<\/li>\n<li>Pengelolaan sampah sitotoksik<\/li>\n<li>Pengelolaan sampah infeksius<\/li>\n<li>Pengelolaan sampah non infeksius<\/li>\n<li>Tata laksana pajanan<\/li>\n<li>Pemakaian alat pelindung kepala<\/li>\n<li>Pemakaian masker hidung<\/li>\n<li>Pemakaian alat pelindung mata dan wajah<\/li>\n<li>Pemakaian alat pelindung tubuh (baju)<\/li>\n<li>Pemakaian sarung tangan<\/li>\n<li>Penanganan tumpahan cairan tubuh pasien<\/li>\n<li>Penanganan tumpahan sputum<\/li>\n<li>Penempatan pasien menular<\/li>\n<li>Transportasi pasien TB<\/li>\n<li>Penanganan pasien yang dicurigai SARS<\/li>\n<li>Perawatan jenazah di ruang perawatan<\/li>\n<li>Pemindahan jenazah ke kamar jenazah<\/li>\n<li>Perawatan jenazah di kamar jenazah<\/li>\n<li>Perawatan jenazah dengan penyakit menular<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">INSTALASI REKAM MEDIS<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Penerimaan pasien gawat darurat<\/li>\n<li>Penerimaan pasien baru rawat jalan<\/li>\n<li>Penerimaan pasien lama rawat jalan<\/li>\n<li>Penerimaan pasien baru rawat inap<\/li>\n<li>Penerimaan pasien lama rawat inap<\/li>\n<li>Penerimaan pasien penunjang<\/li>\n<li>Penerimaan pasien DOTS<\/li>\n<li>Penerimaan pasien tidak dikenal<\/li>\n<li>Penerimaan pasien asuransi rawat jalan<\/li>\n<li>Penerimaan pasien asuransi rawat inap<\/li>\n<li>Identifikasi pasien<\/li>\n<li>Identifikasi bayi baru lahir<\/li>\n<li>Penomoran rekam medis<\/li>\n<li>Pengisian buku register rawat inap<\/li>\n<li>Pembatalan dokumen rekam medis rawat inap<\/li>\n<li>Pasien keluar rumah sakit<\/li>\n<li>Pasien pulang paksa<\/li>\n<li>Rawat bersama<\/li>\n<li>Alih rawat<\/li>\n<li>Konsultasi medis<\/li>\n<li>Permintaan informasi rekam medis<\/li>\n<li>Permintaan salinan dokumen rekam medis<\/li>\n<li>Visum et repertum<\/li>\n<li>Informed consent<\/li>\n<li>Coding<\/li>\n<li>Simbol dan singkatan<\/li>\n<li>Otopsi<\/li>\n<li>Pengisian sensus harian rawat inap<\/li>\n<li>Rekapitulasi sensus harian rawat inap<\/li>\n<li>Assembling<\/li>\n<li>Pengembalian dokumen rekam medis setelah pasien pulang<\/li>\n<li>Pelaporan up date sewaktu-waktu<\/li>\n<li>Pelaporan kejadian sewaktu<\/li>\n<li>Pelaporan bulanan persalinan<\/li>\n<li>Pelaporan bulanan ibu melahirkan di wilayah kota Malang<\/li>\n<li>Pelaporan bulanan kematian bayi dan balita di wilayah kota Malang<\/li>\n<li>Pelaporan bulanan kegiatan rumah sakit<\/li>\n<li>Pelaporan tahunan kegiatan rumah sakit<\/li>\n<li>Pelaporan tahunan morbiditas<\/li>\n<li>Pelayanan klaim asuransi<\/li>\n<li>Pembuatan surat kematian<\/li>\n<li>Pembuatan surat kelahiran<\/li>\n<li>Pembuatan surat keterangan kelahiran<\/li>\n<li>Pembuatan surat keterangan dirawat<\/li>\n<li>Pemeliharaan dokumen rekam medis<\/li>\n<li>Pengamanan dokumen rekam medis<\/li>\n<li>Penyimpanan dokumen rekam medis rawat inap<\/li>\n<li>Penyimpanan dokumen rekam medis rawat jalan<\/li>\n<li>Peminjaman dokumen rekam medis<\/li>\n<li>Pengambilan dokumen rekam medis dari rak penyimpanan<\/li>\n<li>Pengembalian dokumen rekam medis ke rak penyimpanan<\/li>\n<li>Pengelolaan dokumen rekam medis in aktif<\/li>\n<li>Penerbitan dokumen rekam medis rawat jalan, rawat inap, gawat darurat, penunjang<\/li>\n<li>Persediaan dokumen rekam medis rawat inap<\/li>\n<li>Retensi<\/li>\n<li>Penusnahan dokumen rekam medis in aktif<\/li>\n<li>Perlindungan dokumen rekam medis dari kehilangan dan kerusakan<\/li>\n<li>Tatalaksana pengisian resume rawat jalan<\/li>\n<li>Permintaan data rekam medis<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">DAFATAR ISI STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">INSTALASI GAWAT DARURAT<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Pengaturan dokter jaga konsultan<\/li>\n<li>Konsultasi medis ke dokter konsultan<\/li>\n<li>Pengaturan jadual jaga dokter IGD<\/li>\n<li>Perubahan jadual jaga dokter IGD<\/li>\n<li>Pengaturan jadual jaga dokter IGD<\/li>\n<li>Penanggulangan musibah massal dalam RS<\/li>\n<li>Penanggulangan musibah kebakaran<\/li>\n<li>Penanggulangan musibah massal diluar RS<\/li>\n<li>Penanganan penderita keracunan<\/li>\n<li>Penanganan pasien dngan jaminan asuransi di IGD<\/li>\n<li>Pelayanan pasien GD triage ESI I<\/li>\n<li>Observasi pasien pro RI selama di IGD (kondisi stabil)<\/li>\n<li>Observasi pasien pro RI selama di IGD (kondisi tdk stabil)<\/li>\n<li>Pengadaan obat dan cairan infus di IGD<\/li>\n<li>Pengadaan alat life saving<\/li>\n<li>Penggantian obat life saving<\/li>\n<li>Memberikan ventilasi manual<\/li>\n<li>Memasang oropharingeal tube<\/li>\n<li>Memasang ETT<\/li>\n<li>Memasang nasopharingeal tube<\/li>\n<li>Akses ambulan menuju IGD<\/li>\n<li>Pembuatan visum et repertum<\/li>\n<li>Pasien Death On Arrival (DOA)<\/li>\n<li>Pasien Death On Resusitation (DOR)<\/li>\n<li>Pelatihan dan Pengembangan SDM IGD<\/li>\n<li>Kasus kegawatan di unit\/instalasi pelayanan<\/li>\n<li>Orientasi dokter baru di IGD<\/li>\n<li>Pendaftaran pasien rawat jalan baru<\/li>\n<li>Pendaftaran pasien rawat jalan lama<\/li>\n<li>Pendaftaran pasien rawat inap umum<\/li>\n<li>Penerimaan pasien rawat inap dengan surat pengantar<\/li>\n<li>Penerimaan pasien rawat inap atas rujukan dokter yang tidak punya SIP<\/li>\n<li>Penerimaan pasien rawat inap melalui IGD tanpa surat pengantar<\/li>\n<li>Penerimaan pasien rawat inap melalui IGD atas permintaan sendiri<\/li>\n<li>Penerimaan pasien rujukan dari rumah sakit lain (dengan pemberitahuan)<\/li>\n<li>Penerimaan pasien rujukan dari rumah sakit lain (tanpa pemberitahuan)<\/li>\n<li>Penerimaan pasien dengan cacat fisik (tuna netra)<\/li>\n<li>Penerimaan pasien dengan cacat fisik (tuna rungu, tuna wicara)<\/li>\n<li>Penerimaan pasien dengan cacat fisik (tuna daksa)<\/li>\n<li>Penerimaan pasien dengan cacat fisik (tuna grahita)<\/li>\n<li>Penerimaan pasien dengan usia lanjut<\/li>\n<li>Penerimaan pasien WNA<\/li>\n<li>Mengatasi hambatan komunikasi karena kendala bahasa<\/li>\n<li>Transfer pasien IGD ke RS lain<\/li>\n<li>Transfer pasien ke RS lain untuk pemeriksaan bronkoskopi.<\/li>\n<li>Transfer pasien ke RS lain untuk pemeriksaan EEG<\/li>\n<li>Transfer pasien ke RS lain untuk pemeriksaan endoskopi<\/li>\n<li>Transfer pasien ke RS lain untuk mendapatkan pelayanan Jamkesmas<\/li>\n<li>Transfer pasien ke RS lain karena ruang perawatan penuh<\/li>\n<li>Transfer pasien ke RS lain tidak tersedianya peralatan medis atau<\/li>\n<li>penunjang medis yang diperlukan<\/li>\n<li>Skrining pasienTriage<\/li>\n<li>Observasi pasien di IGD<\/li>\n<li>Pemesanan ambulan<\/li>\n<li>Transfer pasien dari IGD ke US<\/li>\n<li>Transfer pasien dari IGD ke IRI<\/li>\n<li>Transfer pasien dari IGD ke IPI<\/li>\n<li>Transfer pasien dari IGD ke UH<\/li>\n<li>Transfer pasien dari IGD ke RM<\/li>\n<li>Transfer pasien dari IGD ke RO<\/li>\n<li>Transfer pasien dari IGD ke IKO<\/li>\n<li>Penundaan pelayanan karena dokter tidak ada di tempat atau terlambat<\/li>\n<li>Penundaan pelayanan karena menunggu persetujuan keluarga<\/li>\n<li>Penundaan pelayanan karena menunggu jaminan asuransi<\/li>\n<li>Penundaan tindakan ODC karena menunggu jaminan asuransi<\/li>\n<li>Penundaan pasien MRS karena tempat belum tersedia<\/li>\n<li>Pemesanan kamar perawatan dari luar RSPN<\/li>\n<li>Mempersiapkan pasien rujuk dengan pesawat terbang<\/li>\n<li>Transfer pasien dalam kondisi kritis<\/li>\n<li>Mengatasi hambatan komunikasi pd px dg kendala fisik<\/li>\n<li>Penetapan DPJP dan Tatalaksana Pelayanannya<\/li>\n<li>Informed Consent<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">MFK<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Laporan Kerusakan Alat<\/li>\n<li>Kalibrasi Alat<\/li>\n<li>Penggunaan Alat Pemeriksaan GD<\/li>\n<li>Penggunaan Telepon<\/li>\n<li>Penggunaan Radio Medik<\/li>\n<li>Penggunaan Mesin Faksimili<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">KPS<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Orientasi Perawat Baru di IGD<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>ICU<\/p>\n<ol>\n<li>Pemberian oksigen<\/li>\n<li>Penghisapan lendir<\/li>\n<li>Pemasangan kateter urine<\/li>\n<li>Pemasangan kondom keteter<\/li>\n<li>Pengambilan darah vena (plebotomi)<\/li>\n<li>Persiapan pasien operasi<\/li>\n<li>Perawatan luka<\/li>\n<li>Pemasangn NGT<\/li>\n<li>Pemberian obat injeksi melalui selang infus\/injection pot<\/li>\n<li>Pemberian obat injeksi intra kutan<\/li>\n<li>Pemberian obat injeksi intra muskuler<\/li>\n<li>Pembrian obat melalui cairan infus<\/li>\n<li>Pemberian obat injeksi intra vena<\/li>\n<li>Pemberian obat injeksi subkutan<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">AKSES KE PELAYANAN DAN KONTINUITAS PELAYANAN<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Pendaftaran pasien rawat jalan baru<\/li>\n<li>Pendaftaran pasien rawat jalan lama<\/li>\n<li>Pendaftaran pasien rawat inap umum<\/li>\n<li>Penerimaan pasien rawat inap dengan surat pengantar<\/li>\n<li>Penerimaan pasien rawat inap atas rujukan dokter yang tidak punya SIP<\/li>\n<li>Penerimaan pasien rawat inap melalui IGD tanpa surat pengantar<\/li>\n<li>Penerimaan pasien rawat inap melalui IGD atas permintaan sendiri<\/li>\n<li>Penerimaan pasien rujukan dari rumah sakit lain (dengan pemberitahuan)<\/li>\n<li>Penerimaan pasien rujukan dari rumah sakit lain (tanpa pemberitahuan)<\/li>\n<li>Penerimaan pasien dengan cacat fisik (tuna netra)<\/li>\n<li>Penerimaan pasien dengan cacat fisik (tuna rungu, tuna wicara)<\/li>\n<li>Penerimaan pasien dengan cacat fisik (tuna daksa)<\/li>\n<li>Penerimaan pasien dengan cacat fisik (tuna grahita)<\/li>\n<li>Penerimaan pasien dengan usia lanjut<\/li>\n<li>Penerimaan pasien WNA<\/li>\n<li>Penerimaan pasien baru di IPI<\/li>\n<li>Penerimaan pasien rujukan dari RS lain ke IPI<\/li>\n<li>Mengatasi hambatan komunikasi karena kendala bahasa.<\/li>\n<li>Transfer pasien ke RS lain<\/li>\n<li>Transfer pasien IGD ke RS lain<\/li>\n<li>Transfer pasien ke RS lain untuk pemeriksaan bronkoskopi.<\/li>\n<li>Transfer pasien ke RS lain untuk pemeriksaan EEG<\/li>\n<li>Transfer pasien ke RS lain untuk pemeriksaan endoskopi<\/li>\n<li>Transfer pasien ke RS lain untuk mendapatkan pelayanan Jamkesmas<\/li>\n<li>Transfer pasien ke RS lain karena ruang perawatan penuh<\/li>\n<li>Transfer pasien ke RS lain tidak tersedianya peralatan medis ataupenunjang medis yang diperlukan<\/li>\n<li>Pengiriman spesimen ke laboratorium luar.<\/li>\n<li>Pengiriman spesimen PA ke laboratorium<\/li>\n<li>Pengiriman spesimen VC ke laboratorium luar.<\/li>\n<li>Skrining pasien<\/li>\n<li>Triase<\/li>\n<li>Observasi pasien di IGD<\/li>\n<li>Pemesanan ambulan<\/li>\n<li>Transfer pasien dari IGD ke US<\/li>\n<li>Transfer pasien dari IGD ke IRI<\/li>\n<li>Transfer pasien dari IGD ke IPI<\/li>\n<li>Transfer pasien dari IGD ke UH<\/li>\n<li>Transfer pasien dari IGD ke RM<\/li>\n<li>Transfer pasien dari IGD ke RO<\/li>\n<li>Transfer pasien dari IGD ke IKO<\/li>\n<li>Transfer pasien dari IPI ke IRI<\/li>\n<li>Transfer pasien dari IPI\/IRI ke US<\/li>\n<li>Transfer pasien dari IPI ke IKO<\/li>\n<li>Transfer pasien dari IKO ke IPI\/IRI<\/li>\n<li>Transfer pasien dari IRI\/IPI ke UH<\/li>\n<li>transfer pasien dari UH ke IRI\/IPI<\/li>\n<li>Transfer pasien dari poli gigi ke IKO<\/li>\n<li>transfer pasien dari IRJ ke IGD<\/li>\n<li>Transfer pasien dari IRJ ke IRI<\/li>\n<li>Transfer pasien dari IRJ ke Ins Lab<\/li>\n<li>Transfer pasien dari IKO ke IRI<\/li>\n<li>Penundaan pelayanan karena dokter tidak ada di tempat atau terlambat<\/li>\n<li>Penundaan pelayanan karena menunggu persetujuan keluarga<\/li>\n<li>Penundaan pelayanan karena menunggu jaminan asuransi<\/li>\n<li>Penundaan tindakan ODC karena menunggu jaminan asuransi<\/li>\n<li>Penundaan pasien MRS karena tempat belum tersedia<\/li>\n<li>Pendelegasian visite dokter<\/li>\n<li>Peberian ijin pulang sementara<\/li>\n<li>Pemesanan kamar perawatan dari luar RSPN<\/li>\n<li>Memulangkan pasien dalam keadaan sembuh<\/li>\n<li>Memulangkan pasien pulang paksa<\/li>\n<li>Memulangkan pasien dalam keadaan meninggal<\/li>\n<li>Pemindahan pasien sehubungan dengan renovasi ruangan<\/li>\n<li>Mempersiapkan pasien rujuk dengan pesawat terbang<\/li>\n<li>Transfer pasien dalam kondisi kritis<\/li>\n<li>Mengatasi hambatan komunikasi pd px dg kendala fisik<\/li>\n<li>Asesmen rencana pemulangan pasien<\/li>\n<li>Penetapan DPJP dan Tatalaksana Pelayanannya<\/li>\n<li>Permintaan pemeriksaan lab px RI<\/li>\n<li>Memindahkan px dari IRI ke RO<\/li>\n<li>Memindahkan px dari IRI ke RM<\/li>\n<li>Transfer px MCU ke klinik mata<\/li>\n<li>Penggunaan name tag staf RSPN<\/li>\n<li>Pemesanan ambulan jenazah<\/li>\n<li>Mengantar pasien pulang menggunakan ambulan jenazah<\/li>\n<li>Transfer pasien ESWL<\/li>\n<li>Transfer pasien HIV\/AIDS<\/li>\n<li>Transfer pasien bedah jantung\/ tindakan invasif lain<\/li>\n<li>Transfer pasien untuk radioterapi<\/li>\n<li>Transfer pasien untuk pemeriksaan penunjang radiologis<\/li>\n<li>Transfer pasien untuk pemeriksaan BMD<\/li>\n<li>Pendelegasian jadual praktek dokter di IRJ<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">UNIT HEMODIALA<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Menghidupkan Mesin Nipro Surdial<\/li>\n<li>Priming dan Desinfeksi Mesin HD<\/li>\n<li>Menghidupkan Mesin Surdial 55<\/li>\n<li>Priming dan Desinfeksi Surdial 55<\/li>\n<li>Tindakan Hemodialisis<\/li>\n<li>Pengawasan hemodialisis<\/li>\n<li>Tindakan Hemodialisis Dengan Akses Double Lumen<\/li>\n<li>Cara Memulai dilalisis dengan Double lumen<\/li>\n<li>Mengakhiri dialisis dengan Akses double lumen<\/li>\n<li>Mengakhiri dialisis dengan AV fistula<\/li>\n<li>Observasi sesudah dialisis<\/li>\n<li>Re-use Dialyzer di Unit Hemodialisis<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">INSTALASI LABORATORIUM<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Identifikasi risiko keselamatan<\/li>\n<li>Pelaporan hasil<\/li>\n<li>Pembuangan spesimen<\/li>\n<li>Penggunaan APD masker PPIRS<\/li>\n<li>Identifikasi spesimen<\/li>\n<li>Penerimaan spesimen<\/li>\n<li>Pengambilan spesimen<\/li>\n<li>Pengiriman pemeriksaan rujukan<\/li>\n<li>Penyimpanan reagen<\/li>\n<li>Kontrol mutu<\/li>\n<li>Distribusi reagen<\/li>\n<li>Pencatatan spesimen<\/li>\n<li>Pengetesan reagen<\/li>\n<li>Penyediaan reagen<\/li>\n<li>Pemeriksaan Hapusan Darah dan Hitung Diff<\/li>\n<li>Pelaporan Hasil Test Kritis<\/li>\n<li>Permintaan Pemeriksaan<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">UPAYA PEMANTAUAN LINGKUNGAN (UPL) dan <\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">UPAYA PENGELOLAAN LINGKUNGAN (UKL)<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Pembersihan lantai<\/li>\n<li>Pengepelan lantai<\/li>\n<li>Pembersihan kamar mandi<\/li>\n<li>Pembersihan kaca pintu, jendela dan cermin<\/li>\n<li>Pembersihan wastafel<\/li>\n<li>Pembersihan permukaan furniture<\/li>\n<li>Pembersihan lift<\/li>\n<li>General cleaning<\/li>\n<li>Pembersihan kamar perawatan<\/li>\n<li>Pembersihan tangga<\/li>\n<li>Pembersihan dinding bercat minyak<\/li>\n<li>Pembersihan dengan menggunakan vacuum cleaner<\/li>\n<li>Pembersihan dengan menggunakan mesin poles<\/li>\n<li>Pembersihan dengan menggunakan mesin karcher<\/li>\n<li>Pembersihan halaman<\/li>\n<li>Penyiraman tanaman<\/li>\n<li>Pembersihan box pengumuman<\/li>\n<li>Pengelolaan sampah infeksius<\/li>\n<li>Pengelolaan sampah non infeksius<\/li>\n<li>Pengelolaan sampah sitostatika<\/li>\n<li>Pengangkutan sampah infeksius dari ruang perawatan<\/li>\n<li>Pengangkutan sampah non infeksius dari ruang perawatan<\/li>\n<li>Pengendalian serangga dan tikus<\/li>\n<li>Pengelolaan air bersih<\/li>\n<li>Pengelolaan air limbah<\/li>\n<li>Pengambilan sample air untuk pemeriksaan bahan mutu air<\/li>\n<li>Pengangkutan sampah non infeksius dari TPS ke TPA<\/li>\n<li>Penerimaan sampah medis dari pihak luar rumah sakit.<\/li>\n<li>Pengelolaan sisa hasil pembakaran sampah infeksius<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">KUALIFIKASI &amp; PENDIDIKAN STAF<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Rekruitmen pegawai<\/li>\n<li>Tenaga magang<\/li>\n<li>Pemberian penghargaaan<\/li>\n<li>Oreintasio pegawai<\/li>\n<li>Penilaian kinerja<\/li>\n<li>Pengangkatan karyawan tetap<\/li>\n<li>Pembayaran gaji<\/li>\n<li>Penghitungan gaji<\/li>\n<li>Pemeriksaan kesehatan<\/li>\n<li>Prosedur cuti<\/li>\n<li>Purna tugas<\/li>\n<li>Pelaporan kecelakaan kerja<\/li>\n<li>Kredensial staf keperawatan<\/li>\n<li>Kredensial staf bidan<\/li>\n<li>Kredensial staf fisioterapi<\/li>\n<li>Kredensial staf analis kesehatan<\/li>\n<li>Kredensial staf perekam medis<\/li>\n<li>Kredensial staf medis<\/li>\n<li>Mutasi<\/li>\n<li>Pendelegasian tugas<\/li>\n<li>Ijin menikah<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">MANAJEMEN FASILITAS KESEHATAN<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">MFK UMUM <\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Pemeliharaan listrik<\/li>\n<li>Pemeliharaan air<\/li>\n<li>Pelaporan kerusakan prasarana\/ perbaikan alat<\/li>\n<li>Kalibrasi alat<\/li>\n<li>Pemeliharaan lemasi es<\/li>\n<li>Penggunaan pesawat telpon<\/li>\n<li>Penggunaan pesawat radiomedik<\/li>\n<li>Penggunaan mesin faksimili<\/li>\n<li>Penggunaan Lemari Es<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">MFK PEMELIHARAAN ALAT IKO-PAB<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>PEMELIHARAAN PERALATAN IKO<\/li>\n<li>PEMELIHARAAN DAN PEMANTAUAN INSTRUMEN RUTIN<\/li>\n<li>PEMELIHARAAN DAN PEMANTAUAN ANESTESI RUTIN<\/li>\n<li>PEMELIHARAAN DAN PEMANTAUAN ALAT RMH TANGGA<\/li>\n<li>PEMELIHARAAN MESIN CAOUTER<\/li>\n<li>KALIBRASI ALAT<\/li>\n<li>PERBAIKAN ALAT IKO<\/li>\n<li>PEMELIHARAAN ALAT BOOR LISTRIK (COLIBRI)<\/li>\n<li>PEMELIHARAAN ALAT C.ARM<\/li>\n<li>PEMELIHARAAN MESIN SUCTION OLEH PETUGAS IKO<\/li>\n<li>PENGGUNAAN SUCTION DARAH \/ CAIRAN PASIEN<\/li>\n<li>PENGGUNAAN MESIN ANESTESI<\/li>\n<li>PENGGUNAAN STERILISATOR<\/li>\n<li>PENGGUNAAN VENTILATOR<\/li>\n<li>PENGGUNAAN CAUTER<\/li>\n<li>PENGGUNAAN DAN PEMELIHARAAN BOR, MERK SYNTESS<\/li>\n<li>PENGGUNAAN INFANT RADIANT WARMER<\/li>\n<li>CARA PENGGUNAAN ALAT DERMATOME (SKIN GRAF)<\/li>\n<li>CARA MEMBERSIKAN RESPIFLO OKSIGEN<\/li>\n<li>CARA PENGGUNAAN ALAT BOR MANUAL \/ LISTRIK<\/li>\n<li>CARA PENGGUNAAN ALAT COLIBRI<\/li>\n<li>CARA PENGGUNAAN ALAT C.ARM<\/li>\n<li>PENGGUNAAN MEJA OP IKO I &amp; II<\/li>\n<li>PENGGUNAAN MEJA OP IKO III &amp; V<\/li>\n<li>PENGGUNAAN MEJA OP IKO IV<\/li>\n<li>PENGGUNAAN LAMPU OP IKO IV &amp; V<\/li>\n<li>PENGGUNAAN LAMPU OP IKO I, II, III<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">MFK PEMELIHARAAN ALAT DI LABORATORIUM<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Pemeliharaan alat TMS 1024i<\/li>\n<li>Pemeliharaan alat pengering<\/li>\n<li>Pemeliharaan alat centrifuge<\/li>\n<li>Pemeliharaan alat easylite<\/li>\n<li>Pemeliharaan Mikroskop<\/li>\n<li>Pemeliharaan ninocard<\/li>\n<li>Pemeliharaan alat yang terbuat dari kaca dan plastik<\/li>\n<li>Pemeliharaan alat ABX MICROS 60<\/li>\n<li>Pemeliharaan COBAS b 121 (BGA-SE)<\/li>\n<li>Pemeliharaan alat SYSMEX CA \u2013 50<\/li>\n<li>Pemeliharaan alat COBAS h 232 (CK-MB Mass &amp; Trop T)<\/li>\n<li>Pemeliharaan alat kamar hitung<\/li>\n<li>Pemeliharaan alat Miditron Junior II<\/li>\n<li>Pemeliharaan alat MINI VIDAS<\/li>\n<li>Pemeliharaan alat ABX PENTRA 80<\/li>\n<li>Pemelioharaan alat fotometer<\/li>\n<li>Pemeliharaan alat waterbath<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">MFK PENGGUNAAN ALAT DI LABORATORIUM<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Penggunaan alat pengocok pipet (vibramix marti)<\/li>\n<li>Penggunaan alat ABX MICROS 60<\/li>\n<li>Penggunaan alat VES MATIC<\/li>\n<li>Penggunaan alat pengering<\/li>\n<li>Penggunaan alat SYSMEX CA \u2013 50<\/li>\n<li>Penggunaan alat EASYlite<\/li>\n<li>Penggunaan alat mikroskop<\/li>\n<li>Penggunaan alat ninocard<\/li>\n<li>Penggunaan alat fotometer 4020<\/li>\n<li>Penggunaan alat autoanalizer Kimia Klinik Tokyo Boike TMS 1024i<\/li>\n<li>Penggunaan alat centrifuge<\/li>\n<li>Penggunaan alat optium<\/li>\n<li>Penggunaan alat fotometer BTS 310<\/li>\n<li>Penggunaan alat COBAS b 121 ( BGA- SE)<\/li>\n<li>Penggunaan alat COBAS h 232 (CK-MB Mass &amp; Trop T)<\/li>\n<li>Penggunaan alat Miditron Junior II<\/li>\n<li>Penggunaan alat Minividas<\/li>\n<li>Penggunaan alat ABX PENTRA 80<\/li>\n<li>Penggunaan alat Waterbath<\/li>\n<li><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">MFK MEDIS UMUM<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Penggunaan mesin suction<\/li>\n<li>Penggunaan mesin ECG<\/li>\n<li>Penggunaan mesin nebuliser<\/li>\n<li>Penggunaan alat oximetri<\/li>\n<li>Penggunaan monitor analogic scientific<\/li>\n<li>Penggunaan monitor DASH 2000<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">MFK PENGGUNAAN ALAT DI INSTALASI GIZI<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Penggunaan fryer<\/li>\n<li>Penggunaan Mixer<\/li>\n<li>Penggunaan Alat Penggilingan Daging<\/li>\n<li>Penggunaan Alat Penggilingan Bumbu<\/li>\n<li>Penggunaan Alat Toaster<\/li>\n<li>Penggunaan Alat Rice Cooker<\/li>\n<li>Penggunaan Lemari Es<\/li>\n<li>Penggunaan Parutan Kelapa<\/li>\n<li>Penggunaan Magic Jar<\/li>\n<li>Penggunaan Microwave<\/li>\n<li>Penggunaan Juicer<\/li>\n<li>Penggunaan Clean Pack<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">DAFTAR ISI STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">PAB-IKO<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Pelaksanaan bedah<\/li>\n<li>Penulisan laporan operasi<\/li>\n<li>Perawatan pasca bedah dan anestesi di RPS<\/li>\n<li>Tata cara masuk IKO<\/li>\n<li>Premedikasi<\/li>\n<li>Konsultasi medis durante operasi<\/li>\n<li>Pemberian sedasi moderat (general)<\/li>\n<li>Pemberian sedasi moderat (regional)<\/li>\n<li>Asesmen pra anestesi<\/li>\n<li>Pengawasan selama anestesi dan operasi<\/li>\n<li>Pengelolaan pasien di IKO<\/li>\n<li>Penjadualan pasien operasi elektif<\/li>\n<li>Penjadualan pasien operasi emergensi (cito)<\/li>\n<li>Penundaan, pembatalan dan penambahan acara operasi pada jadual operasi yang sudah ada<\/li>\n<li>Penghitungan kasa dan instrument sebelum dan sesudah operasi<\/li>\n<li>Penentuan tindakan operasi cito<\/li>\n<li>Pemberian anestesi umum inhalasi dengan sungkup muka<\/li>\n<li>Pelayanan anestesi (anestesi regional)<\/li>\n<li>Permintaan kamar bagi pasien ODC<\/li>\n<li>Persiapan pasien ODC<\/li>\n<li>Terima pasien rujukan dari rumah sakit lain<\/li>\n<li>Pelayanan anestesi (pra anestesi)<\/li>\n<li>Pelayanan anestesi general intubasi<\/li>\n<li>Pelayanan anestesi di RPS<\/li>\n<li>Pemberian sedasi sedang (untuk prosedur diagnostik)<\/li>\n<li>Perawatan pasca bedah ODC dengan general anestesi<\/li>\n<li>Perawatan pasca bedah ODC dengan lokal anestesi<\/li>\n<li>Kerjasama dengan asisten bedah luar RSPN<\/li>\n<li>Kerjasama dengan asisten anestesi luar RSPN<\/li>\n<li>Keselamatan bedah time out<\/li>\n<li>Persiapan kamar operasi<\/li>\n<li>Alur pasien keluar dari IKO<\/li>\n<li>Alur masuk keluar petugas di IKO<\/li>\n<li>Manajemen pelayanan kedokteran tentang nyeri<\/li>\n<li>Penggunaan meja op IKO<\/li>\n<li>Penggunaan lampu op IKO<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">DAFTAR ISI STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">PELAYANAN PASIEN<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Restrain<\/li>\n<li>Pemasangan ETT<\/li>\n<li>Pemasangan Ventilator<\/li>\n<li>Transfusi Darah<\/li>\n<li>Pelayanan PAsien Gawat Darurat<\/li>\n<li>Pemberian Obat Streptase<\/li>\n<li>Permintaan Darah<\/li>\n<li>Penggunaan Traksi Leher<\/li>\n<li>Penanganan Penyakit Menular (PPIRS)<\/li>\n<li>Penatalaksanaan Pasien HD<\/li>\n<li>Pengelolaan Rasa Nyeri (AP)<\/li>\n<li>Pengelolaan Pasien Tahap Terminasl (AP)<\/li>\n<li>Pemberian Obat Sitostatika (Kemoterapi)<\/li>\n<li>Pertolongan Pertama Pd Px yang Mengalami Kegawatan di ruang perawatan<\/li>\n<li>Serah terima px IRJ di IRI (APK)<\/li>\n<li>Serah Terima Px di IPI (APK)<\/li>\n<li>Serah Terima Px Rujukan (APK)<\/li>\n<li>Prosedur penerimaan pasien baru (APK)<\/li>\n<li>Prosedur serah terima pasien di IKO (APK)<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">DAFTAR ISI STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">INSTALASI RADIOLOGI<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>CT Scan thorax<\/li>\n<li>CT Scan otak<\/li>\n<li>CT Scan laryng<\/li>\n<li>CT Scan nasopharyng, oropharyng, lidah<\/li>\n<li>CT Scan Orbita<\/li>\n<li>RSPCT Scan sinusparanasalis<\/li>\n<li>CT Scan telinga Os Petrosum<\/li>\n<li>CT Scan thyroid<\/li>\n<li>Foto Cystography &#8211; Uretrography<\/li>\n<li>Foto Esofagography<\/li>\n<li>Foto Faryngiography<\/li>\n<li>Foto fistulography<\/li>\n<li>Foto Foramen Optikum\/Rhese<\/li>\n<li>Foto Ankle Joint Lateral<\/li>\n<li>Foto Ankle Joint AP<\/li>\n<li>Foto Kepala AP<\/li>\n<li>Foto Kepala Lateral<\/li>\n<li>Foto Maag Duodenum Barium Intake<\/li>\n<li>Foto Mandibula AP<\/li>\n<li>Foto Mandibula Eisler<\/li>\n<li>Foto Manus AP<\/li>\n<li>Foto Manus Oblique PA<\/li>\n<li>Foto Pelvis AP<\/li>\n<li>Foto Thorax PA<\/li>\n<li>Foto Thorax Lateral<\/li>\n<li>Foto Sendi Siku AP<\/li>\n<li>Foto Wrist Joint AP<\/li>\n<li>Foto Cor Study<\/li>\n<li>Foto Oral Cholecystography<\/li>\n<li>Foto Mastoid \/ S chuler Position<\/li>\n<li>Foto Orbita \/ Cadwell<\/li>\n<li>Foto Petrosum Stenver<\/li>\n<li>Foto Reflux Study Vesica Urinaria<\/li>\n<li>Foto Sendi Siku Lateral<\/li>\n<li>Foto Sialography<\/li>\n<li>Foto Temporo Mandibula Joint<\/li>\n<li>Foto Thoracolumbal Lateralis<\/li>\n<li>Foto Thoracolumbal AP<\/li>\n<li>Foto Pedis Oblique<\/li>\n<li>Foto Sendi Bahu AP<\/li>\n<li>Foto Humerus AP<\/li>\n<li>Foto Humerus Lateral<\/li>\n<li>Foto Cruris Lateral<\/li>\n<li>Foto Cruris AP<\/li>\n<li>Foto Femur AP<\/li>\n<li>Foto Femur Lateral<\/li>\n<li>Foto Antebracii Lateral<\/li>\n<li>Foto Abdomen AP<\/li>\n<li>Foto t-Tube Choledocography<\/li>\n<li>CT Scan Lumbosakral<\/li>\n<li>CT Scan Hypofise<\/li>\n<li>CT Scan Abdomen<\/li>\n<li>Pengoperasian alat MRI<\/li>\n<li>MRI Otak<\/li>\n<li>MRI Cervical<\/li>\n<li>MRI Thoracolumbal<\/li>\n<li>MRI Abdomen<\/li>\n<li>MRI Pelvis<\/li>\n<li>MRI Ekstremitas Atas<\/li>\n<li>MRI Ekstremitas Bawah<\/li>\n<li>MRI Lumbosacral<\/li>\n<li>Pengoperasian Printer MRI<\/li>\n<li>USG Payudara<\/li>\n<li>UEG Pleura<\/li>\n<li>USG Ginekologi<\/li>\n<li>USG Kandungan<\/li>\n<li>USG Abdomen<\/li>\n<li>Foto Barium Follow Through<\/li>\n<li>Foto Colon In loop\/Barium In loop<\/li>\n<li>Foto Arteriografi Arteri Femoralis<\/li>\n<li>Foto RPG\/APG<\/li>\n<li>Pengoperiasian C-Arm<\/li>\n<li>Pengoperasian USG C Dopler<\/li>\n<li>Pemeliharaan Alat Radiologi<\/li>\n<li>Perbaikan Peralatan<\/li>\n<li>Penyimpanan Film<\/li>\n<li>Penyimpanan Dokumen Hasil<\/li>\n<li>Penyimpanan Kaset<\/li>\n<li>Penyimpanan Dokumen Paparan Radiasi<\/li>\n<li>Pemakaian Proteksi Radiasi<\/li>\n<li>Pemakaian Film Badge<\/li>\n<li>Pemakaian Alat X-Ray<\/li>\n<li>Pemakaian Mobil Unit<\/li>\n<li>Pemakaian Film<\/li>\n<li>Rujukan Keluar Rumah Sakit<\/li>\n<li>RSPMemanggil Dokter Sp.Rad<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">DAFTAR ISI<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">INSTALASI REHABILITASI MEDIS<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Senam nifas<\/li>\n<li>Senam hamil<\/li>\n<li>RM pada px stroke<\/li>\n<li>RM pada px penyakit paru<\/li>\n<li>RM pada px mastectomi<\/li>\n<li>Rolling\/barbeque manuver<\/li>\n<li>Epley manuver<\/li>\n<li>Brand Daroff manuver<\/li>\n<li>Semont Liberatory manuver<\/li>\n<li>Chest Fisioterapi<\/li>\n<li>RM pada kasus bedah orthopedi<\/li>\n<li>RM pada kasus bedah thorax<\/li>\n<li>RM pada px jantung<\/li>\n<li>RM pada kasus bedah syaraf<\/li>\n<li>RM pada kasus Obgyn<\/li>\n<li>Penggunaan SWD<\/li>\n<li>Penggunaan USD<\/li>\n<li>RM pada px kasus combutio<\/li>\n<li>Splinting<\/li>\n<li>Traksi leher<\/li>\n<li>Penggunaan infra merah<\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">DAFTAR ISI<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">MDG\u2019s TB DOTS<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Diagnosa TB paru<\/li>\n<li>Diagnosa TB ekstra paru<\/li>\n<li>Diagnosa TB anak<\/li>\n<li>Penjaringan suspek TB paru<\/li>\n<li>Pengumpulan dahak<\/li>\n<li>Pengecatan Ziehl Nielsen<\/li>\n<li>Pengobatan TB<\/li>\n<li>Pelayanan pasien TB rawat jalan<\/li>\n<li>Pelayanan pasien TB rawat inap<\/li>\n<li>Pelayanan psien TB di IGD<\/li>\n<li>Penilaian risiko HIV pada pasien TB<\/li>\n<li>Pelayanan pasien TB yang diduga TB MDR<\/li>\n<li>Pelacakan pasien TB mangkir<\/li>\n<li>Follow Up pasien TB<\/li>\n<li>Rujuk\/pindah pengobatan psien TB awal<\/li>\n<li>Rujuk\/pindah pengobatan psien TB lanjutan<\/li>\n<li>Jajaring internal pasien TB DOTS<\/li>\n<li>Jajaringeksternal pasien TB DOTS<\/li>\n<li>Pelayanan OAT pasien TB rawat inap<\/li>\n<li>Pengelolaan obat yang kadaluarsa dan atau rusak<\/li>\n<li>Perencanaan, pengadaan, penyimpanan OAT<\/li>\n<li>Pengemasan OAT<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">DAFTAR ISI STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">URUSAN LINEN<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Perencanaan kebutuhan linen di unit pelayanan<\/li>\n<li>Permintaan bahan baku linen<\/li>\n<li>Penerimaan bahan baku linen<\/li>\n<li>Permintaan linen baru dari unit pelayanan ke urusan linen<\/li>\n<li>Pendistribusian linen baru<\/li>\n<li>Perbaikan dan pengantian linen rusak<\/li>\n<li>Penghapusan atau pengurangan inventaris linen rusak<\/li>\n<li>Evaluasi pengelolaan linen jadi<\/li>\n<li>Permintaan bahan kimia cuci linen<\/li>\n<li>Penerimaan bahan kimia cuci linen<\/li>\n<li>Pengelolaan linen kotor non infeksius di ruang pelayanan<\/li>\n<li>Pengelolaan linen kotor infeksius di ruang pelayanan<\/li>\n<li>Transportasi linen kotor<\/li>\n<li>Penerimaan linen kotor<\/li>\n<li>Pengelolaan linen kotor di urusan linen<\/li>\n<li>Cara penggunaan mesin cuci<\/li>\n<li>Cara Penggunaan Mesin Pengering<\/li>\n<li>Cara Penggunaan Mesin Setrika manual<\/li>\n<li>Pengeringan linen bersih<\/li>\n<li>Menyetrika linen bersih<\/li>\n<li>Pendistribusian linen bersih<\/li>\n<li>Transportasi linen bersih<\/li>\n<li>Penyimpanan linen bersih di unit pelayanan<\/li>\n<li>Penggunaan linen bersih di unit pelayanan<\/li>\n<li>Penggantian Linen Kotor Infeksius Dan Non Infeksius Di Unit Pelayanan<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">DAFTAR ISI STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">ASESMEN PASIEN<\/span><\/p>\n<ol>\n<li>Asesmen individual<\/li>\n<li>Asesmen rencana pemulangan pasien<\/li>\n<li>Asesmen pasien risiko jatuh<\/li>\n<li>Asesmen ulang<\/li>\n<\/ol>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p id=\"pvc_stats_3407\" class=\"pvc_stats all  \" data-element-id=\"3407\" style=\"\"><i class=\"pvc-stats-icon medium\" aria-hidden=\"true\"><svg aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\" data-prefix=\"far\" data-icon=\"chart-bar\" role=\"img\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" viewBox=\"0 0 512 512\" class=\"svg-inline--fa fa-chart-bar fa-w-16 fa-2x\"><path fill=\"currentColor\" d=\"M396.8 352h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V108.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v230.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm-192 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V140.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v198.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm96 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V204.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v134.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zM496 400H48V80c0-8.84-7.16-16-16-16H16C7.16 64 0 71.16 0 80v336c0 17.67 14.33 32 32 32h464c8.84 0 16-7.16 16-16v-16c0-8.84-7.16-16-16-16zm-387.2-48h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8v-70.4c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v70.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8z\" class=\"\"><\/path><\/svg><\/i> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"16\" height=\"16\" alt=\"Loading\" src=\"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-content\/plugins\/page-views-count\/ajax-loader-2x.gif\" border=0 \/><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT \u2013 PENDIDIKAN PASIEN DAN KELUARGA SPO Asesmen Kebutuhan Edukasi SPO Edukasi Proses Penyakit SPO Edukasi Penggunaan Obat SPO Edukasi Penggunaan Peralatan Medis SPO Edukasi Manajemen Nyeri <a class=\"more-link\" href=\"https:\/\/snars.web.id\/rs\/daftar-isi-standar-prosedur-operasional\/\">Continue Reading &rarr;<\/a><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p id=\"pvc_stats_3407\" class=\"pvc_stats all  \" data-element-id=\"3407\" style=\"\"><i class=\"pvc-stats-icon medium\" aria-hidden=\"true\"><svg aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\" data-prefix=\"far\" data-icon=\"chart-bar\" role=\"img\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" viewBox=\"0 0 512 512\" class=\"svg-inline--fa fa-chart-bar fa-w-16 fa-2x\"><path fill=\"currentColor\" d=\"M396.8 352h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V108.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v230.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm-192 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V140.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v198.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm96 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V204.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v134.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zM496 400H48V80c0-8.84-7.16-16-16-16H16C7.16 64 0 71.16 0 80v336c0 17.67 14.33 32 32 32h464c8.84 0 16-7.16 16-16v-16c0-8.84-7.16-16-16-16zm-387.2-48h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8v-70.4c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v70.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8z\" class=\"\"><\/path><\/svg><\/i> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"16\" height=\"16\" alt=\"Loading\" src=\"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-content\/plugins\/page-views-count\/ajax-loader-2x.gif\" border=0 \/><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[94],"tags":[],"class_list":["post-3407","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-akreditasi-2012"],"a3_pvc":{"activated":true,"total_views":2555,"today_views":0},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>DAFTAR ISI STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/snars.web.id\/rs\/daftar-isi-standar-prosedur-operasional\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"DAFTAR ISI STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT \u2013 PENDIDIKAN PASIEN DAN KELUARGA SPO Asesmen Kebutuhan Edukasi SPO Edukasi Proses Penyakit SPO Edukasi Penggunaan Obat SPO Edukasi Penggunaan Peralatan Medis SPO Edukasi Manajemen Nyeri Continue Reading &rarr;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/snars.web.id\/rs\/daftar-isi-standar-prosedur-operasional\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/akreditasirumahsakit\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-10-06T06:18:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2016-03-17T10:22:31+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"21 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/daftar-isi-standar-prosedur-operasional\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/daftar-isi-standar-prosedur-operasional\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"http:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6\"},\"headline\":\"DAFTAR ISI STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL\",\"datePublished\":\"2014-10-06T06:18:46+00:00\",\"dateModified\":\"2016-03-17T10:22:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/daftar-isi-standar-prosedur-operasional\\\/\"},\"wordCount\":4201,\"commentCount\":0,\"articleSection\":[\"Akreditasi 2012\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/daftar-isi-standar-prosedur-operasional\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/daftar-isi-standar-prosedur-operasional\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/daftar-isi-standar-prosedur-operasional\\\/\",\"name\":\"DAFTAR ISI STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"http:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2014-10-06T06:18:46+00:00\",\"dateModified\":\"2016-03-17T10:22:31+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"http:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/daftar-isi-standar-prosedur-operasional\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/daftar-isi-standar-prosedur-operasional\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/daftar-isi-standar-prosedur-operasional\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"http:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"DAFTAR ISI STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"http:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#website\",\"url\":\"http:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/\",\"name\":\"STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID\",\"description\":\"Pedoman, Panduan, Kebijakan, SPO, TOR, dan lain-lain - Bantu Pembiayaan Web ini dengan KLIK IKLAN .\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"http:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"http:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/author\\\/admin-2\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"DAFTAR ISI STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/daftar-isi-standar-prosedur-operasional\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"DAFTAR ISI STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","og_description":"PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT \u2013 PENDIDIKAN PASIEN DAN KELUARGA SPO Asesmen Kebutuhan Edukasi SPO Edukasi Proses Penyakit SPO Edukasi Penggunaan Obat SPO Edukasi Penggunaan Peralatan Medis SPO Edukasi Manajemen Nyeri Continue Reading &rarr;","og_url":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/daftar-isi-standar-prosedur-operasional\/","og_site_name":"STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/akreditasirumahsakit\/","article_published_time":"2014-10-06T06:18:46+00:00","article_modified_time":"2016-03-17T10:22:31+00:00","author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"21 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/daftar-isi-standar-prosedur-operasional\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/daftar-isi-standar-prosedur-operasional\/"},"author":{"name":"admin","@id":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/#\/schema\/person\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6"},"headline":"DAFTAR ISI STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL","datePublished":"2014-10-06T06:18:46+00:00","dateModified":"2016-03-17T10:22:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/daftar-isi-standar-prosedur-operasional\/"},"wordCount":4201,"commentCount":0,"articleSection":["Akreditasi 2012"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/snars.web.id\/rs\/daftar-isi-standar-prosedur-operasional\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/daftar-isi-standar-prosedur-operasional\/","url":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/daftar-isi-standar-prosedur-operasional\/","name":"DAFTAR ISI STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","isPartOf":{"@id":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/#website"},"datePublished":"2014-10-06T06:18:46+00:00","dateModified":"2016-03-17T10:22:31+00:00","author":{"@id":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/#\/schema\/person\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/daftar-isi-standar-prosedur-operasional\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/snars.web.id\/rs\/daftar-isi-standar-prosedur-operasional\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/daftar-isi-standar-prosedur-operasional\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"DAFTAR ISI STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL"}]},{"@type":"WebSite","@id":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/#website","url":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/","name":"STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","description":"Pedoman, Panduan, Kebijakan, SPO, TOR, dan lain-lain - Bantu Pembiayaan Web ini dengan KLIK IKLAN .","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/#\/schema\/person\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g","caption":"admin"},"url":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/author\/admin-2\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3407","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3407"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3407\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5143,"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3407\/revisions\/5143"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3407"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3407"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3407"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}