{"id":5603,"date":"2017-05-25T11:21:00","date_gmt":"2017-05-25T04:21:00","guid":{"rendered":"http:\/\/akreditasi.my.id\/rs\/?p=5603"},"modified":"2017-06-22T04:47:01","modified_gmt":"2017-06-21T21:47:01","slug":"manajemen-resiko-instalasi-laboratorium","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/manajemen-resiko-instalasi-laboratorium\/","title":{"rendered":"Manajemen Resiko &#8211; Instalasi Laboratorium"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"Manajemen risiko adalah suatu pendekatan terstruktur\/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman; suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk: Penilaian risiko, pengembangan strategi untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan\/pengelolaan sumberdaya. Contoh Resiko di Unit Laboratorium yang perlu kita kelola adalah : Pengetikan Ulang Hasil ; akibatnya Kerugian Pasien Dan Rs. Salah Pemberian Tranfusi ; akibatnya \u00a0Kerugian \u00a0Bagi Pasien Dan Rs. Salah (Ambil) Sampel Bagi ; akibatnya \u00a0Kerugian \u00a0Pasien Dan Rs. Keterlambatan Hasil Lab Bagi ; akibatnya \u00a0Kerugian \u00a0Pasien Dan Rs. Salah Penempelan Label Idnt Bagi ; akibatnya \u00a0Kerugian \u00a0Pasien Dan Rs. Listrik Tidak Stabil ; akibatnya \u00a0Kerugian \u00a0Pada Rs, Alat Rusak. Alat Tidak Terkontrol\/Terkalibrasi ; akibatnya \u00a0Kerugian \u00a0Pada Pasien Dan Rs. Salah Interpretasi Hasil ; akibatnya \u00a0Kerugian \u00a0Pada Pasien. Insident Stok Reagen Kosong ; akibatnya \u00a0Kerugian \u00a0Bagi Pasien Dan Rs. \\\"Salah Pencoretan Jenis Transfusi Darah\\\" \u00a0; akibatnya \u00a0Kerugian \u00a0 Bagi Pasien Dan Rs. Penusukan Vena greater than1x ; akibatnya \u00a0Kerugian \u00a0Pada Pasien. \\\"Salah Identitas Pasien Plebotomy\\\" ; akibatnya Kerugian Pada Pasien. Salah Tabung Spesimen ; akibatnya \u00a0Kerugian \u00a0Pada Pasien. Salah Kirim Sampel Parameter Rujukan ; akibatnya \u00a0Kerugian \u00a0Bagi Pasien Dan Rs. Dari Inventaris Resiko yang mungkin bisa timbul, dapat di analisa dampak dari resiko tersebut, biasanya dapat digolongkan dalam 2 golongan yaitu : 1) dampak kepada pasien atau keluarganya; 2) dampak terhadap Rumah sakit. Pelaksanaan Identifikasi Risiko dilakukan dengan melihat potensi adanya suatu kejadian yang berdampak negatif dan mempengaruhi pencapaian tujuan yang ingin dicapai . Kemudian ditentukan prioritas risiko untuk membantu proses pengambilan keputusan berdasarkan hasil analisis risiko. Analisis risiko dilakukan dengan menghitung : Skore \/ Tingkat Resiko (R) = P x F x A asumsi probabilitas kejadian (PELUANG) = P. seringnya terjadi ( FREKUENSI ) = F . dengan besaran dampak (AKIBAT) = A . serta score\/tingkat risiko ( RESIKO ) = R. Sebagai contoh : Grade Resiko biasa : - Rendah - Resiko masih dapat di terima dan di toleransi, - Cukup Tinggi - dilakukan perbaikan secepatnya, - Tinggi - perlu mendapat perhatian dari manjemen puncak dan tindakan perbaikan segera di lakukan., - Sangat Tinggi - Perlu mendapat perhatian dari manjemen puncak dan tindakan Cyto perbaikan segera di lakukan.\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Manajemen risiko adalah suatu pendekatan terstruktur\/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman; suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk: Penilaian risiko, pengembangan strategi untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan\/pengelolaan sumberdaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh Resiko di Unit Laboratorium yang perlu kita kelola adalah :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pengetikan Ulang Hasil ; akibatnya Kerugian Pasien Dan Rs.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Salah Pemberian Tranfusi ; akibatnya \u00a0Kerugian \u00a0Bagi Pasien Dan Rs.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Salah (Ambil) Sampel Bagi ; akibatnya \u00a0Kerugian \u00a0Pasien Dan Rs.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Keterlambatan Hasil Lab Bagi ; akibatnya \u00a0Kerugian \u00a0Pasien Dan Rs.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Salah Penempelan Label Idnt Bagi ; akibatnya \u00a0Kerugian \u00a0Pasien Dan Rs.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Listrik Tidak Stabil ; akibatnya \u00a0Kerugian \u00a0Pada Rs, Alat Rusak.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Alat Tidak Terkontrol\/Terkalibrasi ; akibatnya \u00a0Kerugian \u00a0Pada Pasien Dan Rs.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Salah Interpretasi Hasil ; akibatnya \u00a0Kerugian \u00a0Pada Pasien.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Insident Stok Reagen Kosong ; akibatnya \u00a0Kerugian \u00a0Bagi Pasien Dan Rs.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">&#8220;Salah Pencoretan Jenis Transfusi Darah&#8221; \u00a0; akibatnya \u00a0Kerugian \u00a0 Bagi Pasien Dan Rs.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penusukan Vena &gt;1x ; akibatnya \u00a0Kerugian \u00a0Pada Pasien.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">&#8220;Salah Identitas Pasien Plebotomy&#8221; ; akibatnya Kerugian Pada Pasien.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Salah Tabung Spesimen ; akibatnya \u00a0Kerugian \u00a0Pada Pasien.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Salah Kirim Sampel Parameter Rujukan ; akibatnya \u00a0Kerugian \u00a0Bagi Pasien Dan Rs.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dari Inventaris Resiko yang mungkin bisa timbul, dapat di analisa dampak dari resiko tersebut, biasanya dapat digolongkan dalam 2 golongan yaitu : 1) dampak kepada pasien atau keluarganya; 2) dampak terhadap Rumah sakit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pelaksanaan Identifikasi Risiko dilakukan dengan melihat potensi adanya suatu kejadian yang berdampak negatif dan mempengaruhi pencapaian tujuan yang ingin dicapai . Kemudian ditentukan prioritas risiko untuk membantu proses pengambilan keputusan berdasarkan hasil analisis risiko.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Analisis risiko dilakukan dengan menghitung :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Skore \/ Tingkat Resiko (R) = P x F x A<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">asumsi probabilitas kejadian (PELUANG) = P.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> seringnya terjadi ( FREKUENSI ) = F .<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> dengan besaran dampak (AKIBAT) = A .<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> serta score\/tingkat risiko ( RESIKO ) = R.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Sebagai contoh :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Grade Resiko biasa :<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; Rendah &#8211; Resiko masih dapat di terima dan di toleransi,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; Cukup Tinggi &#8211; dilakukan perbaikan secepatnya,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; Tinggi &#8211; perlu mendapat perhatian dari manjemen puncak dan tindakan perbaikan segera di lakukan.,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> &#8211; Sangat Tinggi &#8211; Perlu mendapat perhatian dari manjemen puncak dan tindakan Cyto perbaikan segera di lakukan.<\/span><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p id=\"pvc_stats_5603\" class=\"pvc_stats all  \" data-element-id=\"5603\" style=\"\"><i class=\"pvc-stats-icon medium\" aria-hidden=\"true\"><svg aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\" data-prefix=\"far\" data-icon=\"chart-bar\" role=\"img\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" viewBox=\"0 0 512 512\" class=\"svg-inline--fa fa-chart-bar fa-w-16 fa-2x\"><path fill=\"currentColor\" d=\"M396.8 352h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V108.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v230.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm-192 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V140.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v198.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm96 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V204.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v134.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zM496 400H48V80c0-8.84-7.16-16-16-16H16C7.16 64 0 71.16 0 80v336c0 17.67 14.33 32 32 32h464c8.84 0 16-7.16 16-16v-16c0-8.84-7.16-16-16-16zm-387.2-48h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8v-70.4c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v70.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8z\" class=\"\"><\/path><\/svg><\/i> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"16\" height=\"16\" alt=\"Loading\" src=\"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-content\/plugins\/page-views-count\/ajax-loader-2x.gif\" border=0 \/><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manajemen risiko adalah suatu pendekatan terstruktur\/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman; suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk: Penilaian risiko, pengembangan strategi untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan\/pengelolaan <a class=\"more-link\" href=\"http:\/\/snars.web.id\/rs\/manajemen-resiko-instalasi-laboratorium\/\">Continue Reading &rarr;<\/a><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p id=\"pvc_stats_5603\" class=\"pvc_stats all  \" data-element-id=\"5603\" style=\"\"><i class=\"pvc-stats-icon medium\" aria-hidden=\"true\"><svg aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\" data-prefix=\"far\" data-icon=\"chart-bar\" role=\"img\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" viewBox=\"0 0 512 512\" class=\"svg-inline--fa fa-chart-bar fa-w-16 fa-2x\"><path fill=\"currentColor\" d=\"M396.8 352h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V108.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v230.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm-192 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V140.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v198.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm96 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V204.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v134.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zM496 400H48V80c0-8.84-7.16-16-16-16H16C7.16 64 0 71.16 0 80v336c0 17.67 14.33 32 32 32h464c8.84 0 16-7.16 16-16v-16c0-8.84-7.16-16-16-16zm-387.2-48h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8v-70.4c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v70.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8z\" class=\"\"><\/path><\/svg><\/i> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"16\" height=\"16\" alt=\"Loading\" src=\"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-content\/plugins\/page-views-count\/ajax-loader-2x.gif\" border=0 \/><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[94],"tags":[],"class_list":["post-5603","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-akreditasi-2012"],"a3_pvc":{"activated":true,"total_views":13458,"today_views":0},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Manajemen Resiko - Instalasi Laboratorium - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/snars.web.id\/rs\/manajemen-resiko-instalasi-laboratorium\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Manajemen Resiko - Instalasi Laboratorium - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Manajemen risiko adalah suatu pendekatan terstruktur\/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman; suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk: Penilaian risiko, pengembangan strategi untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan\/pengelolaan Continue Reading &rarr;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/snars.web.id\/rs\/manajemen-resiko-instalasi-laboratorium\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/akreditasirumahsakit\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-05-25T04:21:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-06-21T21:47:01+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"http:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/manajemen-resiko-instalasi-laboratorium\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"http:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/manajemen-resiko-instalasi-laboratorium\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6\"},\"headline\":\"Manajemen Resiko &#8211; Instalasi Laboratorium\",\"datePublished\":\"2017-05-25T04:21:00+00:00\",\"dateModified\":\"2017-06-21T21:47:01+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"http:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/manajemen-resiko-instalasi-laboratorium\\\/\"},\"wordCount\":334,\"articleSection\":[\"Akreditasi 2012\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/manajemen-resiko-instalasi-laboratorium\\\/\",\"url\":\"http:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/manajemen-resiko-instalasi-laboratorium\\\/\",\"name\":\"Manajemen Resiko - Instalasi Laboratorium - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2017-05-25T04:21:00+00:00\",\"dateModified\":\"2017-06-21T21:47:01+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"http:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/manajemen-resiko-instalasi-laboratorium\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/manajemen-resiko-instalasi-laboratorium\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"http:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/manajemen-resiko-instalasi-laboratorium\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Manajemen Resiko &#8211; Instalasi Laboratorium\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/\",\"name\":\"STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID\",\"description\":\"Pedoman, Panduan, Kebijakan, SPO, TOR, dan lain-lain - Bantu Pembiayaan Web ini dengan KLIK IKLAN .\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"url\":\"http:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/author\\\/admin-2\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Manajemen Resiko - Instalasi Laboratorium - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/manajemen-resiko-instalasi-laboratorium\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Manajemen Resiko - Instalasi Laboratorium - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","og_description":"Manajemen risiko adalah suatu pendekatan terstruktur\/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman; suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk: Penilaian risiko, pengembangan strategi untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan\/pengelolaan Continue Reading &rarr;","og_url":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/manajemen-resiko-instalasi-laboratorium\/","og_site_name":"STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/akreditasirumahsakit\/","article_published_time":"2017-05-25T04:21:00+00:00","article_modified_time":"2017-06-21T21:47:01+00:00","author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/manajemen-resiko-instalasi-laboratorium\/#article","isPartOf":{"@id":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/manajemen-resiko-instalasi-laboratorium\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/#\/schema\/person\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6"},"headline":"Manajemen Resiko &#8211; Instalasi Laboratorium","datePublished":"2017-05-25T04:21:00+00:00","dateModified":"2017-06-21T21:47:01+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/manajemen-resiko-instalasi-laboratorium\/"},"wordCount":334,"articleSection":["Akreditasi 2012"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/manajemen-resiko-instalasi-laboratorium\/","url":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/manajemen-resiko-instalasi-laboratorium\/","name":"Manajemen Resiko - Instalasi Laboratorium - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/#website"},"datePublished":"2017-05-25T04:21:00+00:00","dateModified":"2017-06-21T21:47:01+00:00","author":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/#\/schema\/person\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6"},"breadcrumb":{"@id":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/manajemen-resiko-instalasi-laboratorium\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["http:\/\/snars.web.id\/rs\/manajemen-resiko-instalasi-laboratorium\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/manajemen-resiko-instalasi-laboratorium\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Manajemen Resiko &#8211; Instalasi Laboratorium"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/#website","url":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/","name":"STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","description":"Pedoman, Panduan, Kebijakan, SPO, TOR, dan lain-lain - Bantu Pembiayaan Web ini dengan KLIK IKLAN .","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/#\/schema\/person\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g","caption":"admin"},"url":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/author\/admin-2\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5603","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5603"}],"version-history":[{"count":2,"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5603\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5638,"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5603\/revisions\/5638"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5603"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5603"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5603"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}