{"id":5116,"date":"2016-03-15T21:48:24","date_gmt":"2016-03-15T14:48:24","guid":{"rendered":"http:\/\/akreditasi.web.id\/2012\/?p=5116"},"modified":"2016-03-15T21:59:06","modified_gmt":"2016-03-15T14:59:06","slug":"hak-pasien-di-rumah-sakit","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/hak-pasien-di-rumah-sakit\/","title":{"rendered":"Hak  Pasien di Rumah Sakit."},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"Pasien rumah sakit adalah konsumen, sehingga secara umum pasien dilindungi dengan Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UU No. 8\/1999). Menurut pasal 4 UU No. 8\/1999, hak-hak konsumen adalah: Hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan\/atau jasa; hak untuk memilih barang dan\/atau jasa serta mendapatkan barang dan\/atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan; hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan\/atau jasa; hak untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang dan\/atau jasa yang digunakan; hak untuk mendapatkan advokasi, perlindungan, dan upaya penyelesaian sengketa perlindungan konsumen secara patut; hak untuk mendapat pembinaan dan pendidikan konsumen; hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif; hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan\/atau penggantian, apabila barang dan\/atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya; \u00a0 Undang-Undang No. 29 Tahun 2004 tentang Praktek Kedokteran juga merupakan Undang-Undang yang bertujuan untuk memberikan perlindungan bagi pasien. Hak-hak pasien diatur dalam pasal 52 UU No. 29\/2004 adalah: mendapatkan penjelasan secara lengkap tentang tindakan medis sebagaimana dimaksud dalam pasal 45 ayat (3); meminta pendapat dokter atau dokter lain; mendapatkan pelayanan sesuai dengan kebutuhan medis; menolak tindakan medis; mendapatkan isi rekam medis. \u00a0 Perlindungan hak pasien juga tercantum dalam pasal 32 Undang-Undang No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, yaitu: memperoleh informasi mengenai tata tertib dan peraturan yang berlaku di Rumah Sakit; memperoleh informasi tentang hak dan kewajiban pasien; memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur, dan tanpa diskriminasi; memperoleh layanan kesehatan yang bermutu sesuai dengan standar profesi dan standar prosedur operasional; memperoleh layanan yang efektif dan efisien sehingga pasien terhindar dari kerugian fisik dan materi; mengajukan pengaduan atas kualitas pelayanan yang didapatkan; memilih dokter dan kelas perawatan sesuai dengan keinginannya dan peraturan yang berlaku di Rumah Sakit; meminta konsultasi tentang penyakit yang dideritanya kepada dokter lain yang mempunyai Surat Izin Praktik (SIP) baik di dalam maupun di luar Rumah Sakit; mendapatkan privasi dan kerahasiaan penyakit yang diderita termasuk data-data medisnya; mendapat informasi yang meliputi diagnosis dan tata cara tindakan medis, tujuan tindakan medis, alternatif tindakan, risiko dan komplikasi yang mungkin terjadi, dan prognosis terhadap tindakan yang dilakukan serta perkiraan biaya pengobatan; memberikan persetujuan atau menolak atas tindakan yang akan dilakukan oleh tenaga kesehatan terhadap penyakit yang dideritanya; didampingi keluarganya dalam keadaan kritis; menjalankan ibadah sesuai agama atau kepercayaan yang dianutnya selama hal itu tidak mengganggu pasien lainnya; memperoleh keamanan dan keselamatan dirinya selama dalam perawatan di Rumah Sakit; mengajukan usul, saran, perbaikan atas perlakuan Rumah Sakit terhadap dirinya; menolak pelayanan bimbingan rohani yang tidak sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianutnya; menggugat dan\/atau menuntut Rumah Sakit apabila Rumah Sakit diduga memberikan pelayanan yang tidak sesuai dengan standar baik secara perdata ataupun pidana; dan mengeluhkan pelayanan Rumah Sakit yang tidak sesuai dengan standar pelayanan melalui media cetak dan elektronik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. \u00a0 Selanjutnya apabila hak-haknya dilanggar, maka upaya hukum yang tersedia bagi pasien adalah: Mengajukan gugatan kepada pelaku usaha, baik kepada lembaga peradilan umum maupun kepada lembaga yang secara khusus berwenang menyelesaikan sengketa antara konsumen dan pelaku usaha (Pasal 45 UUPK). Melaporkan kepada polisi atau penyidik lainnya. Hal ini karena di setiap undang-undang yang disebutkan di atas, terdapat ketentuan sanksi pidana atas pelanggaran hak-hak pasien. KEWAJIBAN PASIEN : Memberikan informasi yang lengkap dan jujur tentang masalah\u00a0kesehatannya. Mematuhi nasihat dan petunjuk dokter atau dokter gigi. Mematuhi ketentuan yang berlaku di sarana pelayanan kesehatan. Memberikan imbalan jasa atas pelayanan yang diterima. \u00a0 Contoh Brosur Klik Disini ! \u00a0 Dasar hukum: 1.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen 2.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Undang-Undang No. 29 Tahun 2004 tentang Praktek Kedokteran 3.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Undang-Undang No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit \u00a0 Sumber Referensi : hukumonline.com \u00a0\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Pasien rumah sakit adalah konsumen, sehingga secara umum pasien dilindungi dengan Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UU No. 8\/1999). Menurut pasal 4 UU No. 8\/1999, hak-hak konsumen adalah:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan\/atau jasa;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">hak untuk memilih barang dan\/atau jasa serta mendapatkan barang dan\/atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan\/atau jasa;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">hak untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang dan\/atau jasa yang digunakan;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">hak untuk mendapatkan advokasi, perlindungan, dan upaya penyelesaian sengketa perlindungan konsumen secara patut;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">hak untuk mendapat pembinaan dan pendidikan konsumen;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan\/atau penggantian, apabila barang dan\/atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya;<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<div><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Undang-Undang No. 29 Tahun 2004 tentang Praktek Kedokteran juga merupakan Undang-Undang yang bertujuan untuk memberikan perlindungan bagi pasien. Hak-hak pasien diatur dalam pasal 52 UU No. 29\/2004 adalah:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">mendapatkan penjelasan secara lengkap tentang tindakan medis sebagaimana dimaksud dalam pasal 45 ayat (3);<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">meminta pendapat dokter atau dokter lain;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">mendapatkan pelayanan sesuai dengan kebutuhan medis;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">menolak tindakan medis;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">mendapatkan isi rekam medis.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<div><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Perlindungan hak pasien juga tercantum dalam pasal 32 Undang-Undang No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">memperoleh informasi mengenai tata tertib dan peraturan yang berlaku di Rumah Sakit;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">memperoleh informasi tentang hak dan kewajiban pasien;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur, dan tanpa diskriminasi;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">memperoleh layanan kesehatan yang bermutu sesuai dengan standar profesi dan standar prosedur operasional;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">memperoleh layanan yang efektif dan efisien sehingga pasien terhindar dari kerugian fisik dan materi;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">mengajukan pengaduan atas kualitas pelayanan yang didapatkan;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">memilih dokter dan kelas perawatan sesuai dengan keinginannya dan peraturan yang berlaku di Rumah Sakit;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">meminta konsultasi tentang penyakit yang dideritanya kepada dokter lain yang mempunyai Surat Izin Praktik (SIP) baik di dalam maupun di luar Rumah Sakit;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">mendapatkan privasi dan kerahasiaan penyakit yang diderita termasuk data-data medisnya;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">mendapat informasi yang meliputi diagnosis dan tata cara tindakan medis, tujuan tindakan medis, alternatif tindakan, risiko dan komplikasi yang mungkin terjadi, dan prognosis terhadap tindakan yang dilakukan serta perkiraan biaya pengobatan;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">memberikan persetujuan atau menolak atas tindakan yang akan dilakukan oleh tenaga kesehatan terhadap penyakit yang dideritanya;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">didampingi keluarganya dalam keadaan kritis;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">menjalankan ibadah sesuai agama atau kepercayaan yang dianutnya selama hal itu tidak mengganggu pasien lainnya;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">memperoleh keamanan dan keselamatan dirinya selama dalam perawatan di Rumah Sakit;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">mengajukan usul, saran, perbaikan atas perlakuan Rumah Sakit terhadap dirinya;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">menolak pelayanan bimbingan rohani yang tidak sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianutnya;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">menggugat dan\/atau menuntut Rumah Sakit apabila Rumah Sakit diduga memberikan pelayanan yang tidak sesuai dengan standar baik secara perdata ataupun pidana; dan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">mengeluhkan pelayanan Rumah Sakit yang tidak sesuai dengan standar pelayanan melalui media cetak dan elektronik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<div><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selanjutnya apabila hak-haknya dilanggar, maka upaya hukum yang tersedia bagi pasien adalah:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Mengajukan gugatan kepada pelaku usaha, baik kepada lembaga peradilan umum maupun kepada lembaga yang secara khusus berwenang menyelesaikan sengketa antara konsumen dan pelaku usaha (Pasal 45 UUPK).<\/span><\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Melaporkan kepada polisi atau penyidik lainnya. Hal ini karena di setiap undang-undang yang disebutkan di atas, terdapat ketentuan sanksi pidana atas pelanggaran hak-hak pasien.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div id=\"stcpDiv\">\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>KEWAJIBAN PASIEN :<br \/>\n<\/b><\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Memberikan informasi yang lengkap dan jujur tentang masalah\u00a0kesehatannya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Mematuhi nasihat dan petunjuk dokter atau dokter gigi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Mematuhi ketentuan yang berlaku di sarana pelayanan kesehatan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Memberikan imbalan jasa atas pelayanan yang diterima.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<\/div>\n<div><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div>Contoh Brosur <a href=\"https:\/\/www.google.com\/search?q=kewajiban+pasien+di+rumah+sakit&amp;safe=active&amp;tbm=isch&amp;tbo=u&amp;source=univ&amp;sa=X&amp;ved=0ahUKEwiqsPv0-MLLAhXDX5QKHYaRAr0QsAQIIg&amp;biw=1280&amp;bih=698\" target=\"_blank\">Klik Disini !<\/a><\/div>\n<div><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"color: #000000;\"><u>Dasar hukum<\/u>:<\/span><\/div>\n<div><span style=\"color: #000000;\">1.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen<\/span><\/div>\n<div><span style=\"color: #000000;\">2.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Undang-Undang No. 29 Tahun 2004 tentang Praktek Kedokteran<\/span><\/div>\n<div><span style=\"color: #000000;\">3.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Undang-Undang No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit<\/span><\/div>\n<div><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"color: #000000;\">Sumber Referensi : <a style=\"color: #000000;\" href=\"http:\/\/www.hukumonline.com\/klinik\/detail\/cl2431\/hak-pasien-atas-pelayanan-kesehatan-di-rumah-sakit\" target=\"_blank\">hukumonline.com<\/a><\/span><\/div>\n<div><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p id=\"pvc_stats_5116\" class=\"pvc_stats all  \" data-element-id=\"5116\" style=\"\"><i class=\"pvc-stats-icon medium\" aria-hidden=\"true\"><svg aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\" data-prefix=\"far\" data-icon=\"chart-bar\" role=\"img\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" viewBox=\"0 0 512 512\" class=\"svg-inline--fa fa-chart-bar fa-w-16 fa-2x\"><path fill=\"currentColor\" d=\"M396.8 352h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V108.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v230.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm-192 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V140.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v198.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm96 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V204.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v134.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zM496 400H48V80c0-8.84-7.16-16-16-16H16C7.16 64 0 71.16 0 80v336c0 17.67 14.33 32 32 32h464c8.84 0 16-7.16 16-16v-16c0-8.84-7.16-16-16-16zm-387.2-48h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8v-70.4c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v70.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8z\" class=\"\"><\/path><\/svg><\/i> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"16\" height=\"16\" alt=\"Loading\" src=\"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-content\/plugins\/page-views-count\/ajax-loader-2x.gif\" border=0 \/><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pasien rumah sakit adalah konsumen, sehingga secara umum pasien dilindungi dengan Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UU No. 8\/1999). Menurut pasal 4 UU No. 8\/1999, hak-hak konsumen <a class=\"more-link\" href=\"http:\/\/snars.web.id\/rs\/hak-pasien-di-rumah-sakit\/\">Continue Reading &rarr;<\/a><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p id=\"pvc_stats_5116\" class=\"pvc_stats all  \" data-element-id=\"5116\" style=\"\"><i class=\"pvc-stats-icon medium\" aria-hidden=\"true\"><svg aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\" data-prefix=\"far\" data-icon=\"chart-bar\" role=\"img\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" viewBox=\"0 0 512 512\" class=\"svg-inline--fa fa-chart-bar fa-w-16 fa-2x\"><path fill=\"currentColor\" d=\"M396.8 352h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V108.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v230.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm-192 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V140.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v198.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm96 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V204.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v134.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zM496 400H48V80c0-8.84-7.16-16-16-16H16C7.16 64 0 71.16 0 80v336c0 17.67 14.33 32 32 32h464c8.84 0 16-7.16 16-16v-16c0-8.84-7.16-16-16-16zm-387.2-48h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8v-70.4c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v70.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8z\" class=\"\"><\/path><\/svg><\/i> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"16\" height=\"16\" alt=\"Loading\" src=\"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-content\/plugins\/page-views-count\/ajax-loader-2x.gif\" border=0 \/><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[139],"tags":[101,102],"class_list":["post-5116","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-hak-pasien-keluarga","tag-hak","tag-kewajiban"],"a3_pvc":{"activated":true,"total_views":2825,"today_views":0},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Hak Pasien di Rumah Sakit. - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/snars.web.id\/rs\/hak-pasien-di-rumah-sakit\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hak Pasien di Rumah Sakit. - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pasien rumah sakit adalah konsumen, sehingga secara umum pasien dilindungi dengan Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UU No. 8\/1999). Menurut pasal 4 UU No. 8\/1999, hak-hak konsumen Continue Reading &rarr;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/snars.web.id\/rs\/hak-pasien-di-rumah-sakit\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/akreditasirumahsakit\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-03-15T14:48:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2016-03-15T14:59:06+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/hak-pasien-di-rumah-sakit\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/hak-pasien-di-rumah-sakit\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6\"},\"headline\":\"Hak Pasien di Rumah Sakit.\",\"datePublished\":\"2016-03-15T14:48:24+00:00\",\"dateModified\":\"2016-03-15T14:59:06+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/hak-pasien-di-rumah-sakit\\\/\"},\"wordCount\":609,\"keywords\":[\"hak\",\"kewajiban\"],\"articleSection\":[\"02.HPK - Hak Px &amp; Keluarga\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/hak-pasien-di-rumah-sakit\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/hak-pasien-di-rumah-sakit\\\/\",\"name\":\"Hak Pasien di Rumah Sakit. - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2016-03-15T14:48:24+00:00\",\"dateModified\":\"2016-03-15T14:59:06+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/hak-pasien-di-rumah-sakit\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/hak-pasien-di-rumah-sakit\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/hak-pasien-di-rumah-sakit\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Hak Pasien di Rumah Sakit.\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/\",\"name\":\"STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID\",\"description\":\"Pedoman, Panduan, Kebijakan, SPO, TOR, dan lain-lain - Bantu Pembiayaan Web ini dengan KLIK IKLAN .\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"url\":\"http:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/author\\\/admin-2\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hak Pasien di Rumah Sakit. - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/hak-pasien-di-rumah-sakit\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Hak Pasien di Rumah Sakit. - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","og_description":"Pasien rumah sakit adalah konsumen, sehingga secara umum pasien dilindungi dengan Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UU No. 8\/1999). Menurut pasal 4 UU No. 8\/1999, hak-hak konsumen Continue Reading &rarr;","og_url":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/hak-pasien-di-rumah-sakit\/","og_site_name":"STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/akreditasirumahsakit\/","article_published_time":"2016-03-15T14:48:24+00:00","article_modified_time":"2016-03-15T14:59:06+00:00","author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/hak-pasien-di-rumah-sakit\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/hak-pasien-di-rumah-sakit\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/#\/schema\/person\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6"},"headline":"Hak Pasien di Rumah Sakit.","datePublished":"2016-03-15T14:48:24+00:00","dateModified":"2016-03-15T14:59:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/hak-pasien-di-rumah-sakit\/"},"wordCount":609,"keywords":["hak","kewajiban"],"articleSection":["02.HPK - Hak Px &amp; Keluarga"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/hak-pasien-di-rumah-sakit\/","url":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/hak-pasien-di-rumah-sakit\/","name":"Hak Pasien di Rumah Sakit. - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/#website"},"datePublished":"2016-03-15T14:48:24+00:00","dateModified":"2016-03-15T14:59:06+00:00","author":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/#\/schema\/person\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/hak-pasien-di-rumah-sakit\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/snars.web.id\/rs\/hak-pasien-di-rumah-sakit\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/hak-pasien-di-rumah-sakit\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Hak Pasien di Rumah Sakit."}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/#website","url":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/","name":"STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","description":"Pedoman, Panduan, Kebijakan, SPO, TOR, dan lain-lain - Bantu Pembiayaan Web ini dengan KLIK IKLAN .","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/#\/schema\/person\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g","caption":"admin"},"url":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/author\/admin-2\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5116","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5116"}],"version-history":[{"count":4,"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5116\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5120,"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5116\/revisions\/5120"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5116"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5116"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5116"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}