{"id":3519,"date":"2014-12-15T19:07:38","date_gmt":"2014-12-15T12:07:38","guid":{"rendered":"http:\/\/akreditasi.web.id\/2012\/?p=3519"},"modified":"2016-03-17T17:17:56","modified_gmt":"2016-03-17T10:17:56","slug":"panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\/","title":{"rendered":"Panduan Pelaksanaan Manajer Pelayanan Pasien Rumah Sakit (Draft)"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"Sumber : Materi Workshop dr. Sutoto\u00a0 (Draft edisi F1, Nov2013) - (Hospital Case Manager) \u00a0 BAB I - DEFINISI Manajemen Pelayanan Pasien : Suatu proses kolaboratif mengenai asesmen, perencanaan, fasilitasi, koordinasi asuhan, evaluasi dan advokasi untuk opsi dan pelayanan bagi pemenuhan kebutuhan pasien dan keluarganya yang komprehensif, melalui komunikasi dan sumber daya yang tersedia sehingga memberi hasil (outcome) yang bermutu dengan biaya-efektif. (Sumber : CSMA \u2013 Case Management Society of America, 2010) Suatu model klinis untuk manajemen stratejik mutu dan biaya pelayanan, dibuat untuk memfasilitasi hasil pasien yang diharapkan dalam lama perawatan yang layak \/ patut dan dengan manajemen sumber daya yang sesuai. (Cesta, 2009) Manajer Pelayanan Pasien \u2013 MPP (Case Manager) adalah professional di rumah sakit yang melaksanakan manajemen pelayanan pasien Asesmen utilitas : kegiatan mengevaluasi utilisasi \/ pemanfaatan sumber daya \u00a0 BAB II - RUANG LINGKUP \u00a0 PELAYANAN FOKUS PADA PASIEN (PATIENT CENTERED CARE) Manajemen pelayanan pasien bersumber dari konsep pelayanan fokus pada pasien (PFP). Inti konsep PFP terdiri dari 4 elemen : Martabat dan Respek. Pemberi pelayanan kesehatan mendengarkan, menghormati dan menghargai pandangan dan pilihan pasien serta keluarga. Pengetahuan, nilai-nilai, kepercayaan, latar belakang kultural pasien dan keluarga dimasukkan dalam perencanaan pelayanan dan pemberian pelayanan kesehatan Berbagi informasi. Pemberi pelayanan kesehatan mengkomunikasikan dan berbagi informasi secara lengkap dengan pasien dan keluarga Pasien dan keluarga menerima informasi tepat waktu, lengkap, dan akurat Partisipasi Px dan Keluarga Pasien dan keluarga didorong dan didukung untuk berpartisipasi dalam asuhan dan pengambilan keputusan serta pilihan mereka Kolaborasi \/ kerjasama. Pasien dan keluarga adalah mitra pemberi pelayanan kesehatan. Pemberi pelayanan kesehatan bekerjasama dengan pasien dan keluarga dalam pengembangan, implementasi dan evaluasi kebijakan dan program. \u00a0 \u00b7 TUJUAN Tujuan MPP adalah untuk melibatkan pasien dalam asuhan yang dialaminya. Bilamana pasien merasa menjadi bagian dalam keputusan pengobatan dan rencana asuhan, maka mereka akan memperoleh manfaat. Hal yang sama juga berlaku bagi keluarganya. Bila keluarga yang mempunyai relasi erat, suatu kemitraan dengan rumah sakit yang melayani orang yang mereka kasihi, mereka akan kurang merasa khawatir tentang logistik dan akan lebih banyak fokus terhadap kesehatan pasien. \u00a0 \u00b7 Hubungan profesional Para MPP harus mempunyai hubungan kerja profesional dengan para dokter dan staf klinis. Mereka juga harus terbiasa dengan pelayanan penagihan (billing), pelayanan bantuan finansial, bantuan\/dukungan dari komunitas serta pelayanan kerohanian. \u00a0 \u00b7 Hubungan DENGAN Pasien Penting bagi para MPP untuk memiliki relasi dengan pasien dan keluarga. MPP perlu memelihara rasa saling percaya yang menunjukkan kepada pasien bahwa mereka terlibat untuk manfaat dan kepentingan pasien. Untuk itu MPP perlu memperhatikan secara aktif kebutuhan dan keinginan pasien. \u00a0 \u00b7 kelompok pasien MPP sebaiknya memberikan perhatian lebih kepada pasien-pasien dalam kelompok : anak-anak, usia lanjut, dan yang dengan penyakit kronis. Dalam pelaksanaan manajemen pelayanan pasien, MPP dapat menangani 25 \u2013 50 pasien, tergantung kondisi kerumitan, sistem pelayanan klinis, budaya kerja rumah sakit. \u00a0 \u00b7 FUNGSI Manajer Pelayanan Pasien Asesmen utilitas. Mampu mengakses semua informasi dan data untuk mengevaluasi manfaat\/utilisasi, untuk kebutuhan manajemen pelayanan pasien. (Semua informasi dan data akurat, lengkap yang mudah diakses tentang kebutuhan klinis, finansial, serta sosial pasien) Perencanaan. Dengan asesmen yang lengkap, disusun perencanaan untuk pelaksanaan manajemen pelayanan pasien. Perencanaan tsb mencerminkan kelayakan\/kepatutan dan efektivitas-biaya dari pengobatan medis dan klinis serta kebutuhan pasien untuk mengambil keputusan. Fasilitasi. Tugas ini mencakup interaksi antara MPP dan para anggota tim pemberi pelayanan kesehatan, perwakilan pembayar, serta pasien\/keluarga yang mencari\/menginginkan pembebasan dari hambatan namun dapat mempengaruhi kinerja\/hasil, serta menjaga kontinuitas pelayanan. Advokasi. Mewakili kepentingan pasien adalah inti dari peran MPP. Tetapi peran ini juga menjangkau pemangku kepentingan lain. MPP diharapkan melakukan advokasi untuk opsi pengobatan yang dapat diterima setelah berkonsultasi dengan DPJP, termasuk rencana pemulangan yang aman. Advokasi perlu mempertimbangkan sistem nilai pasien, kemampuan finansial termasuk atas jaminan pembiayaan, pilihan, serta kebutuhan pelayanan kesehatannya TANGGUNG JAWAB MPP dapat bertanggung-jawab ke Direktur Medis \u00a0 DIAGRAM KOORDINASI \u2013 INTEGRASI \u2013 KONTINUITAS PELAYANAN BAB III - KUALIFIKASI MANAJER PELAYANAN PASIEN KUALIFIKASI Dokter Umum atau Perawat dengan pendidikan S 1 Pengalaman minimal 3 \u2013 5 tahun dalam pelayanan klinis Dokter : sebagai dokter ruangan Perawat : sebagai kepala ruangan PELATIHAN TAMBAHAN Pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan klinis terkait dengan penyusunan dan penerapan SPO Pelayanan Kedokteran yang terdiri dari Panduan Praktik Klinis, Alur Klinis (Clinical Pathway), Algoritme, Protokol, Standing order. Pelatihan Pelayanan Fokus pada Pasien (PFP) \/ Patient Centered Care (PCC). Pelatihan tentang perasuransian, jaminan kesehatan nasional, INA-CBG\u2019s Pelatihan tentang Perencanaan pulang (Discharge planning) untuk kontinuitas pelayanan Pelatihan Manajemen Risiko Pelatihan untuk meningkatkan soft skil ( pengetahuan aspek psiko-sosial, hubungan interpersonal, komunikasi, dsb) BAB IV - TATA LAKSANA Penetapan dan Pengangkatan MPP oleh Direktur Melakukan skrining pasien yang membutuhkan manajemen pelayanan pasien, pada waktu admisi, atau bila dibutuhkan pada waktu di ruang rawat inap, berdasarkan pasien yang meliputi : Risiko tinggi Biaya tinggi Potensi komplain tinggi Kasus dengan penyakit kronis Kemungkinan sistem pembiayaan yang komplek Kasus yang melebihi rata-rata lama dirawat Kasus yang diidentifikasi rencana pemulangannya kritis atau yang membutuhkan kontinuitas pelayanan Kasus komplek \/ rumit Setelah pasien ditentukan sebagai klien MPP, maka dilakukan asesmen utilitas dengan mengumpulkan berbagai informasi klinis, psiko-sosial, sosio-ekonomis, maupun sistem pembayaran yang dimiliki pasien Menyusun rencana manajemen pelayanan pasien tersebut, berkolaborasi dengan DPJP serta para anggota tim klinis lainnya, yang mencerminkan kelayakan \/ kepatutan dan efektivitas-biaya dari pengobatan medis dan klinis serta kebutuhan pasien untuk mengambil keputusan Melakukan fasilitasi yang mencakup interaksi antara MPP dan DPJP serta para anggota tim klinis lainnya, berbagai unit pelayanan, pelayanan administrasi, perwakilan pembayar. Fasilitasi untuk koordinasi, komunikasi dan kolaborasi antara pasien dan pemangku kepentingan, serta menjaga kontinuitas pelayanan. Memfasilitasi untuk kemungkinan pembebasan dari hambatan yang tidak mempengaruhi kinerja\/hasil Memfasilitasi dan memberikan advokasi agar pasien memperoleh pelayanan yang optimal sesuai dengan sistem pembiayaan dan kemampuan finansial dengan berkonsultasi dengan DPJP, memperoleh edukasi yang adekuat, termasuk rencana pemulangan yang memperhatikan kontinuitas pelayanan dan yang aman Melakukan monitoring dan evaluasi proses-proses pelayanan dan asuhan pasien Ada bukti dokumentasi kegiatan MPP, a.l. termasuk dalam rekam medis seperti pencatatan dalam formulir edukasi-informasi. \u00a0 *****\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sumber : Materi Workshop dr. Sutoto\u00a0 (Draft edisi F1, Nov2013) &#8211; <strong><em>(Hospital Case Manager)<\/em><\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BAB I &#8211; DEFINISI<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Manajemen Pelayanan Pasien :<\/span>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Suatu proses kolaboratif mengenai asesmen, perencanaan, fasilitasi, koordinasi asuhan, evaluasi dan advokasi untuk opsi dan pelayanan bagi pemenuhan kebutuhan pasien dan keluarganya yang komprehensif, melalui komunikasi dan sumber daya yang tersedia sehingga memberi hasil <em>(outcome)<\/em> yang bermutu dengan biaya-efektif. (Sumber : CSMA \u2013 Case Management Society of America, 2010)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Suatu model klinis untuk manajemen stratejik mutu dan biaya pelayanan, dibuat untuk memfasilitasi hasil pasien yang diharapkan dalam lama perawatan yang layak \/ patut dan dengan manajemen sumber daya yang sesuai. (Cesta, 2009)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Manajer Pelayanan Pasien \u2013 MPP <em>(Case Manager)<\/em> adalah professional di rumah sakit yang melaksanakan manajemen pelayanan pasien<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Asesmen utilitas : kegiatan mengevaluasi utilisasi \/ pemanfaatan sumber daya<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><script src=\"\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\" async=\"\"><\/script><!-- Responsive ads --> <ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: inline-block; width: 300px; height: 250px;\" data-ad-client=\"ca-pub-8125416953923865\" data-ad-slot=\"1885546577\"><\/ins><script>\/\/ <![CDATA[\n(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n\/\/ ]]><\/script>\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BAB II &#8211; RUANG LINGKUP<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>\u00a0<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>PELAYANAN FOKUS PADA PASIEN <em>(PATIENT CENTERED CARE)<\/em><\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Manajemen pelayanan pasien bersumber dari konsep pelayanan fokus pada pasien (PFP).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Inti konsep PFP terdiri dari 4 elemen :<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Martabat dan Respek.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pemberi pelayanan kesehatan mendengarkan, menghormati dan menghargai pandangan dan pilihan pasien serta keluarga.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pengetahuan, nilai-nilai, kepercayaan, latar belakang kultural pasien dan keluarga dimasukkan dalam perencanaan pelayanan dan pemberian pelayanan kesehatan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"2\">\n<li><span style=\"color: #000000;\">Berbagi informasi.<\/span>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pemberi pelayanan kesehatan mengkomunikasikan dan berbagi informasi secara lengkap dengan pasien dan keluarga<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pasien dan keluarga menerima informasi tepat waktu, lengkap, dan akurat<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Partisipasi Px dan Keluarga <\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pasien dan keluarga didorong dan didukung untuk berpartisipasi dalam asuhan dan pengambilan keputusan serta pilihan mereka<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kolaborasi \/ kerjasama.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pasien dan keluarga adalah mitra pemberi pelayanan kesehatan. Pemberi pelayanan kesehatan bekerjasama dengan pasien dan keluarga dalam pengembangan, implementasi dan evaluasi kebijakan dan program.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>\u00b7 TUJUAN<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tujuan MPP adalah untuk melibatkan pasien dalam asuhan yang dialaminya. Bilamana pasien merasa menjadi bagian dalam keputusan pengobatan dan rencana asuhan, maka mereka akan memperoleh manfaat. Hal yang sama juga berlaku bagi keluarganya. Bila keluarga yang mempunyai relasi erat, suatu kemitraan dengan rumah sakit yang melayani orang yang mereka kasihi, mereka akan kurang merasa khawatir tentang logistik dan akan lebih banyak fokus terhadap kesehatan pasien.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>\u00b7 Hubungan profesional<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Para MPP harus mempunyai hubungan kerja profesional dengan para dokter dan staf klinis. Mereka juga harus terbiasa dengan pelayanan penagihan (billing), pelayanan bantuan finansial, bantuan\/dukungan dari komunitas serta pelayanan kerohanian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>\u00b7 Hubungan DENGAN Pasien<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Penting bagi para MPP untuk memiliki relasi dengan pasien dan keluarga. MPP perlu memelihara rasa saling percaya yang menunjukkan kepada pasien bahwa mereka terlibat untuk manfaat dan kepentingan pasien. Untuk itu MPP perlu memperhatikan secara aktif kebutuhan dan keinginan pasien.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>\u00b7 kelompok pasien<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">MPP sebaiknya memberikan perhatian lebih kepada pasien-pasien dalam kelompok : anak-anak, usia lanjut, dan yang dengan penyakit kronis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam pelaksanaan manajemen pelayanan pasien, MPP dapat menangani 25 \u2013 50 pasien, tergantung kondisi kerumitan, sistem pelayanan klinis, budaya kerja rumah sakit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>\u00b7 FUNGSI Manajer Pelayanan Pasien<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Asesmen utilitas. Mampu mengakses semua informasi dan data untuk mengevaluasi manfaat\/utilisasi, untuk kebutuhan manajemen pelayanan pasien. (Semua informasi dan data akurat, lengkap yang mudah diakses tentang kebutuhan klinis, finansial, serta sosial pasien) <\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Perencanaan. Dengan asesmen yang lengkap, disusun perencanaan untuk pelaksanaan manajemen pelayanan pasien. Perencanaan tsb mencerminkan kelayakan\/kepatutan dan efektivitas-biaya dari pengobatan medis dan klinis serta kebutuhan pasien untuk mengambil keputusan.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Fasilitasi. Tugas ini mencakup interaksi antara MPP dan para anggota tim pemberi pelayanan kesehatan, perwakilan pembayar, serta pasien\/keluarga yang mencari\/menginginkan pembebasan dari hambatan namun dapat mempengaruhi kinerja\/hasil, serta menjaga kontinuitas pelayanan.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Advokasi. Mewakili kepentingan pasien adalah inti dari peran MPP. Tetapi peran ini juga menjangkau pemangku kepentingan lain. MPP diharapkan melakukan advokasi untuk opsi pengobatan yang dapat diterima setelah berkonsultasi dengan DPJP, termasuk rencana pemulangan yang aman. Advokasi perlu mempertimbangkan sistem nilai pasien, kemampuan finansial termasuk atas jaminan pembiayaan, pilihan, serta kebutuhan pelayanan kesehatannya<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>TANGGUNG JAWAB <\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">MPP dapat bertanggung-jawab ke Direktur Medis<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>DIAGRAM KOORDINASI \u2013 INTEGRASI \u2013 KONTINUITAS PELAYANAN<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone\" src=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/-t046NNx-5NE\/VI7SHY3viTI\/AAAAAAAAOmI\/6Y-MzjdziRs\/s498\/Case%2520Manager%25201.PNG\" alt=\"\" width=\"498\" height=\"376\" \/><\/span><br \/>\n<script src=\"\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js\" async=\"\"><\/script><!-- 468x60, created 11\/23\/09 --> <ins class=\"adsbygoogle\" style=\"display: inline-block; width: 468px; height: 60px;\" data-ad-client=\"ca-pub-8125416953923865\" data-ad-slot=\"3866818929\"><\/ins><script>\/\/ <![CDATA[\n(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n\/\/ ]]><\/script><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone\" src=\"https:\/\/lh6.googleusercontent.com\/-XSayI-lJn4Q\/VI7TfdEaCRI\/AAAAAAAAOmc\/CH-RkwCpfSY\/s454\/Case%2520Manager%25202.PNG\" alt=\"\" width=\"454\" height=\"390\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BAB III &#8211; KUALIFIKASI MANAJER PELAYANAN PASIEN<\/strong><\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>KUALIFIKASI <\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Dokter Umum atau Perawat dengan pendidikan S 1<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pengalaman minimal 3 \u2013 5 tahun dalam pelayanan klinis<\/span>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Dokter : sebagai dokter ruangan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Perawat : sebagai kepala ruangan<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\"><strong>PELATIHAN TAMBAHAN <\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan klinis terkait dengan penyusunan dan penerapan SPO Pelayanan Kedokteran yang terdiri dari Panduan Praktik Klinis, Alur Klinis (Clinical Pathway), Algoritme, Protokol, Standing order.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pelatihan Pelayanan Fokus pada Pasien (PFP) \/ Patient Centered Care (PCC).<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pelatihan tentang perasuransian, jaminan kesehatan nasional, INA-CBG\u2019s<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pelatihan tentang Perencanaan pulang <em>(Discharge planning)<\/em> untuk kontinuitas pelayanan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pelatihan Manajemen Risiko<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pelatihan untuk meningkatkan <em>soft skil (<\/em> pengetahuan aspek psiko-sosial, hubungan interpersonal, komunikasi, dsb)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>BAB IV &#8211; TATA LAKSANA<\/strong><\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penetapan dan Pengangkatan MPP oleh Direktur<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Melakukan skrining pasien yang membutuhkan manajemen pelayanan pasien, pada waktu admisi, atau bila dibutuhkan pada waktu di ruang rawat inap, berdasarkan pasien yang meliputi :<\/span>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Risiko tinggi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Biaya tinggi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Potensi komplain tinggi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kasus dengan penyakit kronis<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kemungkinan sistem pembiayaan yang komplek<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kasus yang melebihi rata-rata lama dirawat<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kasus yang diidentifikasi rencana pemulangannya kritis atau yang membutuhkan kontinuitas pelayanan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Kasus komplek \/ rumit<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Setelah pasien ditentukan sebagai klien MPP, maka dilakukan asesmen utilitas dengan mengumpulkan berbagai informasi klinis, psiko-sosial, sosio-ekonomis, maupun sistem pembayaran yang dimiliki pasien<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Menyusun rencana manajemen pelayanan pasien tersebut, berkolaborasi dengan DPJP serta para anggota tim klinis lainnya, yang mencerminkan kelayakan \/ kepatutan dan efektivitas-biaya dari pengobatan medis dan klinis serta kebutuhan pasien untuk mengambil keputusan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Melakukan fasilitasi yang mencakup interaksi antara MPP dan DPJP serta para anggota tim klinis lainnya, berbagai unit pelayanan, pelayanan administrasi, perwakilan pembayar. Fasilitasi untuk koordinasi, komunikasi dan kolaborasi antara pasien dan pemangku kepentingan, serta menjaga kontinuitas pelayanan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Memfasilitasi untuk kemungkinan pembebasan dari hambatan yang tidak mempengaruhi kinerja\/hasil<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Memfasilitasi dan memberikan advokasi agar pasien memperoleh pelayanan yang optimal sesuai dengan sistem pembiayaan dan kemampuan finansial dengan berkonsultasi dengan DPJP, memperoleh edukasi yang adekuat, termasuk rencana pemulangan yang memperhatikan kontinuitas pelayanan dan yang aman<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Melakukan monitoring dan evaluasi proses-proses pelayanan dan asuhan pasien<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Ada bukti dokumentasi kegiatan MPP, a.l. termasuk dalam rekam medis seperti pencatatan dalam formulir edukasi-informasi.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">*****<\/span><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p id=\"pvc_stats_3519\" class=\"pvc_stats all  \" data-element-id=\"3519\" style=\"\"><i class=\"pvc-stats-icon medium\" aria-hidden=\"true\"><svg aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\" data-prefix=\"far\" data-icon=\"chart-bar\" role=\"img\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" viewBox=\"0 0 512 512\" class=\"svg-inline--fa fa-chart-bar fa-w-16 fa-2x\"><path fill=\"currentColor\" d=\"M396.8 352h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V108.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v230.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm-192 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V140.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v198.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm96 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V204.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v134.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zM496 400H48V80c0-8.84-7.16-16-16-16H16C7.16 64 0 71.16 0 80v336c0 17.67 14.33 32 32 32h464c8.84 0 16-7.16 16-16v-16c0-8.84-7.16-16-16-16zm-387.2-48h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8v-70.4c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v70.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8z\" class=\"\"><\/path><\/svg><\/i> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"16\" height=\"16\" alt=\"Loading\" src=\"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-content\/plugins\/page-views-count\/ajax-loader-2x.gif\" border=0 \/><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumber : Materi Workshop dr. Sutoto\u00a0 (Draft edisi F1, Nov2013) &#8211; (Hospital Case Manager) \u00a0 BAB I &#8211; DEFINISI Manajemen Pelayanan Pasien : Suatu proses kolaboratif mengenai asesmen, perencanaan, fasilitasi, <a class=\"more-link\" href=\"http:\/\/snars.web.id\/rs\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\/\">Continue Reading &rarr;<\/a><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n<p id=\"pvc_stats_3519\" class=\"pvc_stats all  \" data-element-id=\"3519\" style=\"\"><i class=\"pvc-stats-icon medium\" aria-hidden=\"true\"><svg aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\" data-prefix=\"far\" data-icon=\"chart-bar\" role=\"img\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" viewBox=\"0 0 512 512\" class=\"svg-inline--fa fa-chart-bar fa-w-16 fa-2x\"><path fill=\"currentColor\" d=\"M396.8 352h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V108.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v230.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm-192 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V140.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v198.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zm96 0h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8V204.8c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v134.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8zM496 400H48V80c0-8.84-7.16-16-16-16H16C7.16 64 0 71.16 0 80v336c0 17.67 14.33 32 32 32h464c8.84 0 16-7.16 16-16v-16c0-8.84-7.16-16-16-16zm-387.2-48h22.4c6.4 0 12.8-6.4 12.8-12.8v-70.4c0-6.4-6.4-12.8-12.8-12.8h-22.4c-6.4 0-12.8 6.4-12.8 12.8v70.4c0 6.4 6.4 12.8 12.8 12.8z\" class=\"\"><\/path><\/svg><\/i> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"16\" height=\"16\" alt=\"Loading\" src=\"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-content\/plugins\/page-views-count\/ajax-loader-2x.gif\" border=0 \/><\/p>\n<div class=\"pvc_clear\"><\/div>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[142,137],"tags":[162],"class_list":["post-3519","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-pelayanan-pasien","category-panduan","tag-case-manager"],"a3_pvc":{"activated":true,"total_views":11657,"today_views":1},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Panduan Pelaksanaan Manajer Pelayanan Pasien Rumah Sakit (Draft) - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/snars.web.id\/rs\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Panduan Pelaksanaan Manajer Pelayanan Pasien Rumah Sakit (Draft) - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sumber : Materi Workshop dr. Sutoto\u00a0 (Draft edisi F1, Nov2013) &#8211; (Hospital Case Manager) \u00a0 BAB I &#8211; DEFINISI Manajemen Pelayanan Pasien : Suatu proses kolaboratif mengenai asesmen, perencanaan, fasilitasi, Continue Reading &rarr;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/snars.web.id\/rs\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/akreditasirumahsakit\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2014-12-15T12:07:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2016-03-17T10:17:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/-t046NNx-5NE\/VI7SHY3viTI\/AAAAAAAAOmI\/6Y-MzjdziRs\/s498\/Case%2520Manager%25201.PNG\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6\"},\"headline\":\"Panduan Pelaksanaan Manajer Pelayanan Pasien Rumah Sakit (Draft)\",\"datePublished\":\"2014-12-15T12:07:38+00:00\",\"dateModified\":\"2016-03-17T10:17:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\\\/\"},\"wordCount\":954,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/lh3.googleusercontent.com\\\/-t046NNx-5NE\\\/VI7SHY3viTI\\\/AAAAAAAAOmI\\\/6Y-MzjdziRs\\\/s498\\\/Case%2520Manager%25201.PNG\",\"keywords\":[\"case manager\"],\"articleSection\":[\"04.PP - Pelayanan Pasien\",\"Panduan\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\\\/\",\"name\":\"Panduan Pelaksanaan Manajer Pelayanan Pasien Rumah Sakit (Draft) - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/lh3.googleusercontent.com\\\/-t046NNx-5NE\\\/VI7SHY3viTI\\\/AAAAAAAAOmI\\\/6Y-MzjdziRs\\\/s498\\\/Case%2520Manager%25201.PNG\",\"datePublished\":\"2014-12-15T12:07:38+00:00\",\"dateModified\":\"2016-03-17T10:17:56+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lh3.googleusercontent.com\\\/-t046NNx-5NE\\\/VI7SHY3viTI\\\/AAAAAAAAOmI\\\/6Y-MzjdziRs\\\/s498\\\/Case%2520Manager%25201.PNG\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/lh3.googleusercontent.com\\\/-t046NNx-5NE\\\/VI7SHY3viTI\\\/AAAAAAAAOmI\\\/6Y-MzjdziRs\\\/s498\\\/Case%2520Manager%25201.PNG\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Panduan Pelaksanaan Manajer Pelayanan Pasien Rumah Sakit (Draft)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/\",\"name\":\"STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID\",\"description\":\"Pedoman, Panduan, Kebijakan, SPO, TOR, dan lain-lain - Bantu Pembiayaan Web ini dengan KLIK IKLAN .\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"url\":\"http:\\\/\\\/snars.web.id\\\/rs\\\/author\\\/admin-2\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Panduan Pelaksanaan Manajer Pelayanan Pasien Rumah Sakit (Draft) - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Panduan Pelaksanaan Manajer Pelayanan Pasien Rumah Sakit (Draft) - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","og_description":"Sumber : Materi Workshop dr. Sutoto\u00a0 (Draft edisi F1, Nov2013) &#8211; (Hospital Case Manager) \u00a0 BAB I &#8211; DEFINISI Manajemen Pelayanan Pasien : Suatu proses kolaboratif mengenai asesmen, perencanaan, fasilitasi, Continue Reading &rarr;","og_url":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\/","og_site_name":"STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/akreditasirumahsakit\/","article_published_time":"2014-12-15T12:07:38+00:00","article_modified_time":"2016-03-17T10:17:56+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/-t046NNx-5NE\/VI7SHY3viTI\/AAAAAAAAOmI\/6Y-MzjdziRs\/s498\/Case%2520Manager%25201.PNG","type":"","width":"","height":""}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/#\/schema\/person\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6"},"headline":"Panduan Pelaksanaan Manajer Pelayanan Pasien Rumah Sakit (Draft)","datePublished":"2014-12-15T12:07:38+00:00","dateModified":"2016-03-17T10:17:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\/"},"wordCount":954,"image":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/-t046NNx-5NE\/VI7SHY3viTI\/AAAAAAAAOmI\/6Y-MzjdziRs\/s498\/Case%2520Manager%25201.PNG","keywords":["case manager"],"articleSection":["04.PP - Pelayanan Pasien","Panduan"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\/","url":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\/","name":"Panduan Pelaksanaan Manajer Pelayanan Pasien Rumah Sakit (Draft) - STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/-t046NNx-5NE\/VI7SHY3viTI\/AAAAAAAAOmI\/6Y-MzjdziRs\/s498\/Case%2520Manager%25201.PNG","datePublished":"2014-12-15T12:07:38+00:00","dateModified":"2016-03-17T10:17:56+00:00","author":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/#\/schema\/person\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/snars.web.id\/rs\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\/#primaryimage","url":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/-t046NNx-5NE\/VI7SHY3viTI\/AAAAAAAAOmI\/6Y-MzjdziRs\/s498\/Case%2520Manager%25201.PNG","contentUrl":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/-t046NNx-5NE\/VI7SHY3viTI\/AAAAAAAAOmI\/6Y-MzjdziRs\/s498\/Case%2520Manager%25201.PNG"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/panduan-pelaksanaan-manajer-pelayanan-pasien-rumah-sakit-draft\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Panduan Pelaksanaan Manajer Pelayanan Pasien Rumah Sakit (Draft)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/#website","url":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/","name":"STARKES 2024- Akreditasi RS Indonesia - SNARS.WEB.ID","description":"Pedoman, Panduan, Kebijakan, SPO, TOR, dan lain-lain - Bantu Pembiayaan Web ini dengan KLIK IKLAN .","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/snars.web.id\/rs\/#\/schema\/person\/ce28c97f238741fb79cb044fca84a5c6","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/39743362541c0f9957f02959d6d2b35af8c323b93d621a9de42faae3d2a5e6d0?s=96&r=g","caption":"admin"},"url":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/author\/admin-2\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3519","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3519"}],"version-history":[{"count":8,"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3519\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5142,"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3519\/revisions\/5142"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3519"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3519"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/snars.web.id\/rs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3519"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}