SPO LABORATORIUM – PENYIMPANAN SPECIMEN


Pengertian :

Suatu tata cara pengawetan spesimen setelah dilakukan pemeriksaan dengan cara yang benar dan sesuai ketentuan.

 

Tujuan :

Untuk persiapan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk pemeriksaaan lebih lanjut.

 

Kebijakan :

Penyimpanan specimen untuk tes yang ditunda harus sesuai standar prosedur operasional yang berlaku (sesuai dengan  tentang Kebijakan Instalasi Laboratorium.)

 

PROSEDUR :

Lakukan penyimpanan specimen sebagai berikut :
A. Untuk sampel kimia rutin, Imunologi serologi, sampel yang dirujuk :
1. Pisahkan sampel darah dengan serum .
2. Masukkan serum ke dalam sumple cup.
3. Tempelkan label identitas pasien.
4. Simpanlah/awetkan sampel pada suhu 2?C – 8?C selama 3 hari.

 

B. Untuk sampel urine :
1. Lakukan penyimpanan urine selama 2 jam.
2. Buang urine setelah 2 jam.

 

C. Untuk sampel darah lengkap :
– Lakukan penyimpanan sampel darah 1 x 24 jam pada suhu kamar.

 

Unit Terkait :

  • Instalasi Laboratorium